18.4.20

Dosen Kreatif Mahasiswa Jaya


Ujian Tengah Semester Psikologi Industri dan Organisasi
Semester Genap 2019/2020
BAYU PRATAMA
19310410022
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilam, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Pembelajaran biasanya terjadi antara guru dengan murid. Sekarang ini ada banyak pengajar atau dosen baru yang mulai mengajar ditingkat bangku perkuliahan. Tak dimungkiri jika profesi dosen masih sangat identik dengan profesi guru, identik dengan kemampuan untuk mengajar dan menyampaikan materi di depan kelas. Umumnya, mereka ingin menjadi dosen karena ingin mengajar. Hanya saja muridnya bukan anak sekolahan, tapi orang-orang dewasa.
            Melihat mahasiswanya sukses setelah diwisuda adalah kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Namun hakikatnya dosen bukanlah sekadar profesi yang dijalankan hanya mengajar. Lebih dari itu, untuk menekuni profesi dosen, seseorang dituntut untuk bisa mendidik dan memberikan komitmen dan dedikasi penuh. Dosen pada hakikatnya menjadi pelatih dan fasilitator bagi para mahasiswanya.


            Bentuk pendidikan yang hanya mengandalkan pengajar sebagai sumber ilmu serta sekadar mengajarkan ilmu adalah sebuah praktik pendidikan yang kurang tepat di era kekinian. Tapi justru harus memberikan arahan tepat untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang, terutama terhadap peserta didik. Bukan materi yang dipaksakan masuk, namun pemahaman terhadap materi inilah yang harus menjadi sistem belajar peserta didik.
            Dosen-dosen baru biasanya belum memiliki pengalaman yang cukup untuk mengajar mahasiswa. Pengembangan diri bagi para dosen yunior sangatlah perlu untuk bisa menjadi trainer yang baik. Memahami karakter mahasiswa dan dapat menyesuaikan diri dan menempatkan dirinya dapat membantu mahasiswa untuk bisa memahami apa yang disampaikan oleh dosennya. Rasa senang yang tercipta dalam suasana belajar memudahkan mahasiswa menerima materi pelajaran. Makin menyenangkan makin banyak informasi yang diperoleh. Rasa senang dalam belajar adalah masalah suasana hati yang harus diciptakan.
            Kreatifitas dosen sangat diperlukan apalagi dosen-dosen muda sekarang, menciptakan ikatan antara dosen dengan mahasiswa adalah kunci dari keberhasilan trainer dari dosen. Jika dosennya saja galak atau selalu memberatkan mahasiswanya pasti mahasiswa juga ogah-ogahan mengikuti perkuliahan dari dosen tersebut.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan (diakses pada 16 April 2020)
Sumber Gambar:

10 comments:

  1. Artikel yang sangat bermanfaat.. lanjutkan mas

    ReplyDelete
  2. Tulisannya menarik. Menjadi dosen tentu suatu pekerjaan yang mulia. Benar sekali bahwa dosen bukan hanya sekedar status profesi saja, melainkan terdapat tanggung jawab yang besar atas keberhasilan anak didiknya. Salah satun caranya ya itu dengan berkreatif dalam memberikan kuliah kepada mahasiswa. Menurut mas contoh dari bentuk kreativitas dosen itu sendiri seperti apa? Terima kasih. Salam. Andi P.

    ReplyDelete
  3. Terima kasih mas, menurut saya salah satu bentuk kreativitas yang mungkin dilakukan oleh dosen salah satunya adalah menayangan sebuah video yang menginspirasi dan bisa membuka pola pikir mahasiswa sebelum perkuliahan dilaksanakan. Seperti itu mas menurut saya.

    ReplyDelete
  4. Semangat menulis mas bayu. menurut mas hal apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa jika mendaptkan dosen yang tidak kreatif dalam hal mengajar?

    ReplyDelete
  5. Judul yang sangat menarik, sukses selalu kak bayu.

    ReplyDelete
  6. Menarik. Saya setuju kalau menjadi dosen bukan sekedar memberi materi perkuliahan, tetapi dosen sebagai transfer ilmu pengetahuan, mengembangkan skill dan membentuk mindset mahasiswa. Dosen juga harus bisa memahami karakter mahasiswa agar bisa menyampaikan ilmu dengan cara yang tepat.
    Buat penulisan artikel agar mencantumkan referensi pada naskah sesuai ketentuan penilaian Ujian. Lanjutkan Mas!

    ReplyDelete
  7. Setiap dosen memiliki cara masing-masing dalam menyampaikan materi ke mahasiswa, misal gaya mengajar yg serius dan tegang, ada yang santai, ada yang sambil guyon, dll. Mungkin yang perlu kita pahami yaitu kita mencoba untuk mengikuti alur dari dosen, pastinya dosen memiliki tujuan tersendiri dgn cara yang digunakan, misal : kita dituntut untuk banyak menulis mungkin tujuannya kita agar berlatih menulis, banyak membaca, banyak menganalisa sehingga kita bisa menambah ilmu pengetahuan kita dan terbiasa menulis. Trims

    ReplyDelete
  8. Mantap mas, saya setuju. Semoga tulisan ini bisa menjadi referensi banyak orang hehe

    ReplyDelete
  9. Judul yang menarik mas Bayu. Lanjutkan. Sukses selalu

    ReplyDelete