22.4.24

Tugas Essay 4: Psikologi Lingkungan - Upcycling Sampah Anorganik - "Proyek Daur Ulang" oleh Finda Pensiuna Wati

 Finda Pensiuna Wati

Psikologi Lingkungan

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 YOGYAKARTA

Dosen Pembimbing Arundati Shinta

Email: Findapensiunawati7@gmail.com

THE NEW

Limba h cantik b Cord's



    Aku sedikit memperkenalkan produk baru dari home made Cord's, yang awalnya aku jual Accessories kali ini sedikit berbeda, masih sama kok di Accessories juga, namun ini dari Limbah padat yaitu kaleng bekas susu formula anakku.

    Karna banyaknya kaleng selalu di buang aku mutusin buat bikin sesuatu yang menarik dan bermanfaat tentunya. Untuk harga, aku tidak mematok harga, cukup kalian mendonasikan berapapun, dan biaya ongkir sesuai dengan alamat tujuan kalian. Untuk waktu pembuatan maksimal 4 hari setelah kalian order.

must haves

How about reusing everything? That's right, you can reuse everything you have or find around. Creativity combined with an eco- friendly mind can bring beauty to a room. And if wrapped as a gift, joy for a heart.






ACCESSORIES BY CORD’S                      RECYCLED PRODUCT

METAL AND WOOD FOR UNUSUAL HOME DECORATING


    Daur ulang merupakan hal yang alami bagi orang-orang kreatif dan artistik. Kemasan, furnitur lama, kaleng logam, kayu bekas, dan kain adalah bahan yang luar biasa untuk dekorasi rumah. Cord's menawarkan banyak barang bekas yang dapat diubah menjadi barang unik untuk dekorasi rumah modern. Kerajinan daur ulang, barang daur ulang, dan barang bekas menunjukkan secara pribadi dan menunjukkan cara kreatif mengubah kekacauan yang tidak diinginkan di rumah Anda menjadi sesuatu yang indah dan berguna. Daur ulang itu menyenangkan dan praktis.
    Banyak orang mendapatkan manfaat dari membuat dan memiliki barang daur ulang. Benda-benda yang tidak biasa menambah kesenangan dalam hidup. Ide desain daur ulang membantu kita membuang sisa-sisa.Kaleng makanan, kaleng bir, koran, botol kaca,tong logam, potongan kayu reklamasi, kemasan karton, semua bahan dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah atau diubah menjadi barang fungsional dan orisinal, cocok untuk dekorasi rumah. Segala potensi daur ulang tersebut tidak boleh disia-siakan karena ketidaktahuan atau kemalasan kita. Ide ramah lingkungan untuk menggunakan kembali dan mendaur ulang mengubah pikiran manusia dan mengajari anak-anak untuk menghargai planet ini.Kita dapat menggunakan kembali dan mendaur ulang segala sesuatu, mulai dari cangkang mobil bekas hingga potongan kayu bekas, dan mengubah sampah tersebut menjadi furnitur yang indah dan modern. Masyarakat bergerak ke arah yang benar, menunjukkan kreativitas yang mengesankan dalam daur ulang dan desain ramah lingkungan.






Tugas Essay 1: Psikologi Lingkungan - Review Jurnal "MEMBANGUN SINERGI PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM RANGKA PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP" oleh Alimin Mubarok

 Nama : Alimin Mubarok (22310410144)

Kelas Karyawan SJ

Mata Kuliah Psikoligi Lingkungan

Dosen Pembimbing : DR. Arundati Shinta MA. Jum’at 5 April 2024






LATAR BELAKANG

    Dalam kehidupan kita sehari-hari kita tidak lepas dari barang-barang yang sudah tidak terpakai atau tidak berguna yang dinamakan sampah, Sampah kalau dibiarkan maka akan menjadi sumber berbagai penyakit. Padahal sampah juga dapat menjadi sumber duit bagi masyarakat.

    Gerakan Citivitas Akademika Pamulang( mahasiswa dan dosen) mengadakan penyuluhan memperkenalkan kepada masyarakat bagaimana sih biar sampah menjadi barang yang bermanfaat dan bagaimana pengolahannya. Lokasi penyuluhannya berada di TPST Griya Bersih Asri, Pamulang Barat, Tanggerang tahun 2020

TUJUAN

    Sebagai insan Akademik diharapkan mampu berinteraksi serta dapat memberikan konstribusi yang baik bagi lingkungan masyarakatnya, misalnya mahasiswa bisa memperkenalkan apa itu bank sampah ?, bagaimana pengolahannya?, mengedukasi sampah agar menjadi barang yang bermanfaat dan menjadi sumber ekonomi, dan masyarakat mengerti bahwa pengolahan sampah yang baik bermanfaat bagi kesehatan di lingkungannya.

HASIL PEMBAHASAN

    Sampah keberadaanya tidak lepas dari aktivitas didalam kehidupan manusia itu sendiri, apapalagi kebanyakan individu masih beranggapan bahwa sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, padahal kalau sampah tidak dikelola secara baik dapat mengakibatkan timbulnya pencemaran, bau yang sangat menyengat dan timbulnya datangnya penyakit.

    TPST Griya Bersih Asri, ternyata setiap hari bisa menampung 1,5 ton sampah rumah tangga, dimana di 3 RW tersebut ada 1000 keluarga, adapun sampah rumah tangga yang ditampung terdiri dari kantong plastik, daun-daun, limbah berbahaya, juga sampah sisa makanan.

    Sampah-sampah tersebut dipilah, setelah dipilah, sampah seperti limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) diolah menjadi pupuk dan bio gas. Sampah organik yang terdiri dari dedaunan, sisa makanan diolah menjadi pupuk kompos melalui tahap penampungan permentasi menggunakan mikroorganisme. Sampah kering seperti botol-botol bekas, kertas diolah menjadi barang kerajinan yang bermanfaat

    Peran bank sampah sangat bermanfaat kehadirannya, warga menabung sampah dan warga mempunyai buku tabungan sehingga bisa meminjam uang namun mengembalikannya caranya dengan sampah. Sampah yang sudah ditabung dan ditimbang tentu ada harganya kemudian dihargai dengan sejumlah uang nantinya akan dijual di pabrik

KESIMPULAN

Mahasiswa & dosen bersinergi dalam kegiatan ini dengan masyarakat, yang harapannya dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, bagaimana mengelola keberadaan bank sampah, mahasiswa dan dosen juga mendapatkan pengalaman tentang pengelolaan bank sampah dalam rangka pengendalian dampak lingkungan hidup, dampak lainnya juga masyarakat mengenal Universitas Pamulang dengan image yang baik. Dampak positif lainnya masyarakat mengerti apa itu bank sampah dan bagaiman pengelolaanya, yang ternyata akan menjadi sumber ekonomi barunya.


REFERENSI

Sari.W.N, Thorik.S.H,Ningsih, Anwar M (2021). MEMBANGUN SINERGI PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM RANGKA PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP, Jurnal Pengabdian Sosial, Vol 1,No1, Hal 43-49

Tugas Essay 2: Psikologi Lingkungan - Plogging "Plogging Yess: Not Joging but Plogging" Oleh Finda Pensiuna Wati

 A journey through a clean environment

Doha, Qatar



THE QATAR PLOGGINGS

Kami adalah kelompok plogging yang berbasis di Doha yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang orang di sepanjang Corniche sampai dengan akhir dari Mia Park.

Bertemu setiap hari Sabtu di gerbang taman MIA (Museum Seni Islam) pada jam 6 pagi, kami berlari dan memungut plastik dan sampah lainnya sambil menikmati pemandangan indah Doha saat kami pergi. Yang Anda butuhkan hanyalah perlengkapan lari, masker, sarung tangan, dan senyuman!



Jadi, mari menjadi bugar, kurangi jumlah plastik yang dibuang, bertemu orang baru, dan menginspirasi kelompok serupa. 

Julian Bevin


“apa pun yang bisa membuat orang keluar dari alam dan terhubung secara positif dengan lingkungan
mereka adalah hal lingkungan mereka adalah hal yang baik”

Julian Bevin, merupakan pendiri The Qatar Ploggers

PLOGGING BERASAL DARI SWEDIA, 'PLOGGING' ADALAH AKTIVITAS

KEBUGARAN DI MANA SESEORANG

MEMUNGUT SAMPAH YANG IA TEMUKAN DI RUTE JOGGING. SEHAT SEKALIGUS

RAMAH LINGKUNGAN.



Setelah menghabiskan 8 tahun terakhir di Qatar dan berlari- lari kecil setiap akhir pekan di sepanjang Corniche dan berakhir di MIA Prak, saya melihat tumpukan plastik dan sampah lainnya yang ditinggalkan orang secara sembarangan, meskipun banyak tong sampah di sepanjang Corniche sampai batas akhir MIA Park. Saya memperkuat tekad saya untuk melakukan sesuatu dan pada suatu jumat pagi saya mengambil kantong sampah, sarung tangan, dan masker dan memungut sekitar 1kg sampah dalam kantong dengan langkah kaki saya 1,2km selama dalam perjalanan lari-lari kecil.


Minggu berikutnya saya bergabung dengan teman- teman The Qatar Ploggers dan rekan-rekan dan kini kelompok tersebut telah berkembang.