19.4.17

ARTIKEL HASIL WAWANCARA : KOMUNIKASI HAL YANG PALING MENDASAR DALAM ORGANISASI

Siti Hanifah
(16.310.410.1151)
Psikologi industri dan organisasi


Organisasi adalah sekumpulan dari orang-orang yang memiliki satu tujuan tertentu. Karena  memiliki tujuan tertentu, maka organisasi juga mengatur orang-orang yag menjadi anggota dengan berbagai macam usaha dan kegiatan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, organisasi menjadi sebuah kebutuhan nyata bagi manusia. Manusia sebagai mahluk sosial tidak dapat berdiri sendiri untuk menjalankan kehidupannya. Kesehariaannya akan selalu bersinggungan dengan manusia yang lain. Persinggungan tersebut dapat menguntungkan (kerja sama) dan dapat pula merugikan (menghisap/menindas). Agar terjadi persatuan yang erat dari kelompok (golongan) manusia yang memiliki kepentingan (tujuan) yang sama, maka manusia tersebut harus membentuk organisasi sebagai wadah persatuan dan kekompakan. Organisasi yang akan mengatur (memimpin) usaha-usaha golongan tersebut agar terwujud tujuannya. Maka erat hubungannya antara organisasi dengan komunikasi entah itu dengan anggota pengurus ataupun dengan berbagai pihak yang mendukung berjalannya agenda organisasi tersebut
Adapun hasil wawancara dengan salah seorang mahasiswa yang sangat aktif sekali berorganisasi. Sebut saja mahasiswa ini IN yang merupakan salah satu mahasiswa perguruan tinggi diyogyakarta.
IN mulai ikut berorganisasi sewaktu semester 2 sekitar tahun 2014. Organisasi yang aktif diikuti saat ini adalah Lembaga Pers Mahasiswa Paradigma. Bentuk kegiatan organisasi tersebut ialah menulis berita baik itu media cetak maupun online.  Ia memutuskan untuk bergabung diorganisasi tersebut Karna kesukaannya dalam dunia tulis menulis dan masuk lembaga pers adalah sebuah kesempatan untuk belajar dan menggali lagi kemampuan dibidang jurnalistik. Kantor kesekertariatan organisasi ini di student canter lantai 3 diperguruan tinggi tersebut. Ia merasa beruntung saat pertama kali bergabung dalam organisasi ini karena lewat organisasi tersebut banyak ilmu baru yang ia dapatkan, tak hanya itu link ke kampus lain pun jadi lebih mudah,  selain itu ia juga belajar bagaimana memanajemen sebuah organisasi.
 Jumlah pengurus diangkatan 2016/2017 ini ada 22 orang, Jabatannya di organisasi tersebut adalah PU (Pimpinan Umum). Visi organisasi tersebut adalah menuju transformasi pendidikan dan Misinya Mengawal isu kampus utamanya dibidang pendidikan serta meningkatkan proktifitas insan pers dalam menulis/berkarya. Setiap hari rabu dan sabtu organisasi ini mempunyai kegiatan rutin untuk rabu namanya GARASI (Gagasan Rabu Siang ), dan hari sabtu namanya KASASI (Kajian Sabtu Siang) Selain itu ada event seperti lomba menulis baik itu opini esai atau LKTI (Lomba Karya tulis Ilmiah) atau seminar. Dalam organisasi ini menerapkan system kekeluargaan tidak ada senioritas ataupun junioritas. Bentuk komunikasinya dengan cultural seperti : ngopi, jalan-jalan dan diskusi, sehingga memudahkan untuk mengkoordinasi antar pengurus dan memudahkan komunikasi antar mereka. Kendala diorganisasi ini adalah SDM karena didominasi oleh mahasiswa semester 8 otomatis mereka selain fokus diorganisasi juga fokus menyelesaikan tugas akhir /sekripsi. Hal itulah yang sering menjadi kinerja pengurus tidak maksimal.
LPM Paradigma merupakan salah satu BOM F (BADAN OTONOM MAHASISWA FAKULTAS) tentunya dana yang didapatkan dari anggaran FITK (Fakults Ilmu Tarbiyah dan Keguruan ).
            Mis komunikasi pasti sering terjadi terutama saat mengadakan kegiatan yang sifatnya event. Contohnya pernah ada event yang diselanggarakan saat itu terjadi mis komunikasi antara ketua bazar buku dengan bendahara. Dampaknya harga buku yg dijual kepada pembeli berbeda-beda. Sehingga menimbulkan kerancuan.
Selain itu tantangan tersulit yang dihadapi sebagai ketua yaitu menumbuhkan kesadaran diri setiap pengurus terutama dalam hal tolong menolong contohnya saja mereka tidak mau saling membantu antar pengurus saat jobdisk yang dikerjakan sudah selesai.
Untuk mengatasi hal tersebut setiap selesai kegiatan kami selalu mengadakan evaluasi, saat itulah komunikasi yang rancu kami luruskan dan mencoba untuk memperbaiki dihari selanjutanya. Serta saling mengomunikasikan masalah agar rasa tolong menolong dapat tercipta.
Dalam mempertahankan organisasi hal yang paling mendasar adalah menunjukan komunikasi yang baik antar anggotannya. Dengan begitu organisasi tersebut tidak terpecah belah dan tentunya setiap organisasi memiliki ciri khas tersendiri dalam menyatukan anggotanya. Harapan untuk organisasi ini kedepannya semoga organisasi ini terus berkembang dan semakin maju

Referensi :
https://hayyuretno.wordpress.com/2013/10/21/pentingnya-berorganisasi/



0 comments:

Post a Comment