10.6.24

Tugas Essay 5: Psikologi Lingkungan - Eksperimen tentang Sampah - Oleh Fatien Muthmainnah Azzahra

DOSEN PENGAMPU : Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA MA

NAMA : Fatien Muthmainnah Azzahra

NIM : 22310410185

KELAS : SJ

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

Untuk mengurangi pencemaran lingkungan, kita bisa memanfaatkan sampah organik agar jadi lebih bermanfaat dan agar kita bisa secara nyata mengolah sampah karena hal itu penting untuk berbagai aspek kehidupan (karir, keluarga dan masyarakat). 

Eksperimen pengolahan sampah organik yang akan saya buat adalah Kompos, Sabun cair, dan Eco Enzym.

  1. Kompos. 

 

Jenis-jenis sampah yang digunakan untuk pembuatan kompos adalah sayur-sayuran, buah-buahan, sisa makanan maupun sampah seperti daun kering, rumput, dan ranting juga bisa digunakan untuk dicampur sebagai bahan pembuatan kompos. Pada eksperimen dirumah dosen 19 mei 2024 lalu, kami membuat kompos dari bahan-bahan sebagai berikut: tanah, arang(digiling halus), dedaunan yang sudah dicincang, campur bahan-bahan tersebut didalam wadah besar yang bisa ditutup. Setelah dicampur rata tutup rapat lalu diamkan kurang lebih selama 2 minggu, setelah itu kompos bisa digunakan. 

  1. Sabun Cair

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun cair adalah air, garam, dan bahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan sabun. Cara membuatnya, air dipanaskan untuk mensterilkan air dari bakteri dan kuman. Lalu masukkan garam kedalam air mendidih dan diaduk hingga rata. Garam berfungsi menjadi pengental alami untuk membuat sabun cair. Setelah larutan garam siap, bahan-bahan lain seperti minyak kelapa, alkali, dan bahan tambahan seperti pewangi atau pewarna alami ditambahkan kedalam resep. Bahan-bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga merata. Proses ini dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari terjadinya reaksi kimia yang berbahaya. Setelah semua bahan tercampur sempurna, campuran tersebut didiamkan hingga suhunya turun dan sabun cair siap digunakan. 

  1. Pembuatan Eco Enzym.

Proses untuk membuat eco enzym adalah dengan memanaskan air. Air mendidih digunakan untuk memastikan tidak ada bakteri, kuman atau mikroorganisme yang dapat mengganggu proses fermentasi. Selanjutnya kulit buah-buahan( semangka, jeruk, dll) dipotong kecil-kecil. Potongan buah ini dimasukkan kedalam btol air mineral 1500ml bersama dengan air yang sudah dimasak tadi. Untuk menghindari ledakan akibat tekanan gas yang dihasilkan selama fermentasi, botol air mineral kedua berukuran 600ml juga diisi dengan air dan kedua botol dihubungkan dengan selang,. Bagian tutup kedua botol ini dibolongi untuk memasukkan selang, dan agar udara tidak masuk, kedua tutup botol dilapisidengan selotip kertas dan ditutup lagi dengan lilin atau dough atau tanah liat. Setelah semua persiapan selesai, kedua botol disimpan ditempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Proses fermentasi ini memakna waktu beberapa minggu hingga eco enzym terbentuk. Selama periode ini, gas yang dihasilkan dari fermentasi akan mengalir dari botol besar ke botol kecil melalui selang, sehingga mencegah tekanan berlebih yang dapat menyebabkan ledakan.

Ketiga eksperimen ini memberikan saya pemahaman tentang proses-proses alami dan kimia yang terhadudalam pembuatan kompos, sabun cair, dan eco enzym. Dengan bimbingan BU Shinta, saya berhasil menyelesaikan tiga eksperimen dengan baik dan mendapat pengalaman yang berharga dalam mengolah limbah organik dan membuat produk yang ramah lingkungan.

0 komentar:

Posting Komentar