29.12.23

UAS PSIKOLOGI INOVASI


ESSAY UJIAN AKHIR SEMESTER PSIKOLOGI INOVASI

Dosen Pengampu:

Dr. Arundati Shinta, M.A. 

Oleh:

Syaifulloh Aji Widada

21310410009

FAKULTAS PSIKOLOGI

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

 

Kesejahteraan berawal dari Perintah untuk Olahraga 

Manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan dalam memunculkan persepsi. Persepsi adalah suatu proses yang menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya untuk memperoleh dan menginterpretasikan stimulus yang berasal dari indera. Dalam hal ini individu mampu memproses setiap persepsi melalui daya kreatifitasnya menjadi manfaat. Apabila dosen memberi perintah atau instruksi kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan perubahan yaitu berolahraga 1 jam/minggu yang dilakukan secara rutin minimal 8 minggu maka persepsi tersebut akan muncul ketika mahasiswa mampu memproses pemahaman dari perintah dosen, seperti fungsi dari olahraga, dan makna yang tejadi apabila rutin melakukan olahraga 1jam/hari dengan minimal waktu 8 minggu.

Persepsi positif dari fungsi dan tujuan serta manfaat olahraga antara lain yaitu: 

Meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh

Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Memperkuat otot

Memperbaiki kualitas tidur

Meningkatkan fungsi kerja otak

Mencegah stress & depresi

Membuat hidup jadi lebih bahagia

Mahasiswa yang memproses persepsi olahraga dari sisi fungsi dan manfaatnya maka akan melaksanakan dengan bahagia tanpa adanya beban. 

Sedangkan akan ada mahasiswa yang memunculkan persepsi dengan pandangan negatif maka ketika melakukan kegiatan olahraga tersebut dirinya merasa tertekan dan tidak bahagia, karena merasa perintah tersebut adalah tekanan untuk dirinya, dan menganggap olahraga adalah beban tugas yang diberikan oleh dosen.

Perintah olahraga yang diberikan dosen memiliki tujuan untuk mendapatkan kesejahteraan. Menurut Martin Seligman (1998) psikologi positif menginginkan manusia memiliki kehidupan yang baik, menyenangkan, dan bermakna (have a goodlife, have a pleasant life, have a meaningful life). Tujuannya berkaitan dengan psikologi positif yaitu flourishingFlourishing adalah pengalaman hidup yang lebih baik (Seligman, 2010). Namun yang terdapat dilapangan akan ada kecenderungan yaitu memunculkan beberapa respon, baik respon positif maupun respon negatif. Hal ini dapat dilakukan evaluasi supaya dapat terjadi perubahan positif, antara lain dengan memberikan kesan semangat dan optimis dalam menjalanan perintah sehingga, mahasiswa dapa enjoy melakukan olahraga. 

Evaluasi dari mahasiswa yang tidak menyukai olahraga dan merasa tertekan dengan adanya perintah untuk melakukan olahraga 1jam/minggu yang dilakukan selama minimal 8 minggu oleh dosen, dapat diberikan pelatihan dan pendampingan serta memberikan dorongan agar menghilangkan rasa pesimisnya, selain itu dapat juga diberikan kepercayaan diri sehingga individu dapat bangkit dari rasa tertekan akan adanya perintah untuk melaksanakan olahraga 1jam/minggu dengan minimal waktu 8 minggu.

Pelatihan dan pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa yang memiliki persepsi negatif terhadap perintah olahraga yang diberikan dosen, akan merubah mahasiswa tersebut menjadi individu yang memiliki persepsi positif sehingga diharaphakan dimasa yang akan datang dapatmencapai kesejahteraan dalam dirinya tanpa ada tekanan yang berarti dan berujung pada stress ataupun depresi.

Apabila evaluasi tersebut sudah dilakukan dan berhasil, selanjutnya adalah melakukan dan mempertahankan kegiatan tesebut secara berkelanjutan (sustain) supaya mendapatkan maanfaat positif untuk fisik maupun untuk mental. Terdapat syarat-syarat supaya kegiatan olahraga 1jam/minggu berjalan secara berkelanjutan (sustain), antara lain adalah :

Memiliki motivasi yang tinggi untuk mempertahankan kebiasaan positif guna kesejahteraan di masa mendatang

Membentuk lingkungan yang memiliki persepsi positif yang sadar akan kebiasaan baik untuk masa depan

Tidak terkecoh dengan persepsi-persepsi negatif

Mengontrol diri supaya tetap dalam persepsi positif

 

Daftar Pustaka :

Efendi, Nurlaila., Mangundjaya, W.L., & Shaleh, A.R. (2018).PSIKOLOGI POSITIF. Teori dan Terapan untuk Perubahan. Diterbitkan oleh Asosiasi Psikologi PositifIndonesia (AP2I).

Seligman, M. E. P. E. P. (2010). “Flourish : Positive Psychology and Positive Interventions”. The Tanner Lectures on Human Values, 231-242

Shinta, A. (2013). Persepsi terhadap Lingkungan. Kupasiana. Retrieved from : http://kupasiana.psikologiup45.com/2013/04/persepsi-terhadap-lingkungan.html

 

0 komentar:

Posting Komentar