29.12.23

MENGIKUTI KOMPETISI SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN DIRI

 

MENGIKUTI KOMPETISI SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN DIRI

Essay 5 Psikologi Inovasi

Meli Nur Hidayah

NIM : 21310410085

Kelas Reguler / Semester 5

Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



 

Berkompetisi menjadi salah satu hal yang bisa di lakukan dalam mengetahui sejauh mana kemampuan yang di miliki seseorang, selain itu dengan berkompetisi kita juga bisa paham akaan apa yang kurang dalam diri kita, serta menjadi tau apa saja hal yang nantinya perlu di kembangkan untuk mengasah kemampuan kita. Kompetisi merupakan lawan dari kerjasama khusus dimana didalamnya terdiri dari beberapa competitor yang saling memberikan tantangan agar dapat menampilkan performa yang maksimal. Kompetisi bertujuan untuk menggali potensi Individu agar dapat berkembang semaksimal mungkin baik potensi fisik, teknik, mental, dan taktik. Hal ini dikarenakan aspek ini adalah kompomen penting untuk meraih kemenangan sehingga individu dapat memperoleh prestasi puncak kompetisi.

Selain itu sebagai generasi muda yang nantinya akan mengemban tugas besar di masa depan, saya menyadari perlu banyak refleksi diri dan mempersiapkan segala sesuatu agar nantinya kita tetap bisa ikut serta dalam pengembangkan subner daya manusia agar lebih baik di masa yang akan dating. Salah satu hal yang bisa di lakuka adalah dengan berprestasi dan mengikuti ketiatan kegiatan psoitif yang bisa mengembangkan kemampuan yang di miliki oleh individu. Tantangan di masa depan tentu saja akan lebih menantang karena zaman akan terus berkembang, teknologi semakin canggih jika tidak di imbangi skil dan keterampilan tentu nantinya kita yang akan lenyap dan di kendalikan, padahal kita yang perlu mengendalikan itu semua. Saya menyadari akan hal tersebut sehingga saya mencoba untuk mengikuti perlombaan yang bisa mengembangkan skil dan kemampuan yang saya miliki yaitu dengan mengikuti.

1.       Turnamen Bulu Tangkis dalam acara Dies Natalies Fakultas Psikologi UP45

Ini merupakan kegiatan baru yang saya lakukan di Yogyakarta, karena sudah lama sekali saya tidak berolahraga bulutangkis. Padahal Ketika di rumah saya  sering melakukan kegiatan ini. Dengan begitu ada banyak tantangan yang harus saya hadapi salah satunya adalah respon tubuh yang mulai kaku karena lama tidak bermain bulutangkis serta stamina tubuh yang tidak sebaik dulu. Selain itu saat mengikuti turnamen saya merasa kurangnya persiapan sehingga saat bertanding tidak bisa maksimal apalagi saat melawan mereka mereka yang sudah terbiasa bermain bulu tangkis. Namun saya menyadari kemenangan dan kekalahan dalam pertandiingan adalah hal yang biasa sehingga hal utama yang bis akita dapatkan adalah pengalaman yang tentunya lebih berharga dari sekedar gelar juara.

2.       Lomba Cipta Puisi Bertema Bebas.





Menulis sajak puisi merupakan salah satu hobby yang saya miliki sedari saya masih kecil, karena melalui puisi saya bebas mengekpresikan segala perasaan yang ada dalam hati dan pikiran saya. Melalui puisi juga saya mampu menyampaikan sesuatu yang tidak bisa di sampaikan secara langsung. Hal ini terbukti dengan saya memiliki buku buku berisikan karya puisi yang saya tulis dengan bermacam macam tema, seperti sedih, Bahagia, marah atau kecewa. Kumpulan puisi ini selalu saya buka Kembali Ketika saya sedang suntuk dan banyak pikiran karena dengan begitu saya menjadi sadar ternyata sudah banyak hal yang bisa saya lewati sehingga saya bisa sampai pada titik ini. Salah satu cara yang bisa saya lakukan untuk mengetahui sejauh mana potensi yang saya miliki dalam menulis puisi yaitu dengan mengikuti lomba cipta puisi. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya mengikuti perlombaan cipta puisi, karena sebelumnya saya juga pernah mengikuti lomba cipta puisi dan mendapat kemenangan. Meskipun kali ini saya tidak mendapat kemenangan tetapi saya senang karena saya bisa menyampikan tulisan saya dan bisa di baca oleh orang lain.

Pada kesempatkan kali ini saya menuliskan puisi dengan judul “kecewa” sesuai dengan perasaan saya terhadap seseorang yang selalu meremehkan  orang lain. Adapun puisi nya adalah sebagai berikut.



 

 

Daftar Pustaka

Prayitno, H. W. (2013). Peningkatan keterampilan menulis puisi menggunakan teknik inkuiri dan latihan terbimbing. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia2(2).

Santoso, F. A., & Wismanadi, H. (2018). Analisis Keberhasilan Viktor Axelsen Pemain Denmark Menjadi Peringkat Satu Dunia Dilihat Dari Jumping Smash Dan Speed Smash. Jurnal Kesehatan Olahraga1(06), 241-248.

0 komentar:

Posting Komentar