28.12.23

ESSAY UJIAN AKHIR SEMESTER PSIKOLOGI INOVASI

 


ESSAY UJIAN AKHIR SEMESTER PSIKOLOGI INOVASI

Fika Yuliyanti

21310410007

Kelas Reguler

 

Martin Seligman adalah tokoh pencetus psikologi positif setelah abraham maslow, dari penelitian yang dilakukan oleh Martin Seligman memaparkan bahwa jika seseorang mempunyai dua jiwa yaitu pesimis dan optimis. Jika seseorang mempunyai jiwa pesimistik maka ketika tertimpa musibah akan menganggap semua sebagai akhirnya hidup. Tetapi jika seseorang memiliki jiwa optimis maka segala cara akan dilakukan sampai berhasil sesuai dengan yang dia yakini. Jiwa pesimis akan menganggap bahwa masalah akan menjadi panjang dan tidak berujung dan sebaliknya jika jiwa optimis maka akan berfikir atas apa yang terjadi maka semua ada jalan keluarnya. Kebiasaan cara berfikir menurut seligman mempunyai beberapa konsekuensi atas apa yang dikehendaki seseorang tersebut (Martin E.P Seligman, 2008). Persepsi mahasiswa dengan perilaku yang dimunculkan ketika ada instruksi dosen agar mahasiswa melakukan kegiatan perubahan diri melalui kegiatan olah raga secara teratur selama minimal 8 minggu atau 1 jam per satu Minggu adalah, terdapat dua persepsi mahasiswa terhadap intruksi dosen tersebut, yaitu  persepsi positif dan negatif. Untuk persepsi positif, mahasiswa menganggap intruksi dari dosen untuk ber olahraga adalah intruksi yang memotivasi mahasiswa untuk kearah yang lebih baik, selain itu kegiatan tersebut mampu memberikan dampak yang baik bagi mahasiswa maupun dosen. Sedangkan untuk persepsi negatif, intuksi dosen untuk ber olahraga tersebut di anggap intuksi yang memberatkan karena mahasiswa harus ber olahraga setiap minggunya, selain di anggap memberatkan, intuksi dosen tersebut juga di anggap tidak memberikan manfaat apapun pada mahasiswa, akibatnya mahasiswa tersebut melakukan intruksi dari dosen hanya untuk mendapatkan nilai tanpa mendapatkan manfaat positif lainnya.

Evaluasi penulis terhadap kegiatan tersebut adalah merasa termotivasi, tidak dapat di pungkiri penulis awalnya merasa sedikit keberatan karena kegiatan tersebut dilakukan setiap minggu disaat terdapat banyak tugas lain yang juga harus diselesaikan, penulis merasa sedikit keberatan saat melakukan olahraga tersebut. Tetapi setelah terus menjalani kegiatan olahraga tersebut penulis merasa lama kelamaan menjadi terbiasa, dan mulai muncul perasaan senang saat akan melakukan kegiatan terebut. Kegiatan yang dijalani dengan rasa senang dan di nikmati sebaik mungkin maka dalam kegiatan yang dijalani akan terasa nikmat dan akan lebih bermakna, setelah menjalani olahraga selama berminggu-minggu penulis mulai merasakan banyak manfaat, selain perasaan senang karena olahraga mampu meningkatkan produksi hormon dopamine, penulis juga merasa kualitas tidur dan mood menjadi lebih baik. Seperti pada teori Seligman have a good life (life of engagement) yang berarti bahwa keterlibatan dan kenikmatan yang dirasakan seseorang dalam kehidupan (aktivitas menuju pada kebahagiaan). Keterlibatan seseorang sendiri seperti halnya ber olahraga dan dalam melakukan kegiatan itu sendiri seseorang menjalani dengan rasa bahagia sehingga tidak merasakan kejenuhan atas apa yang dilakukan karena yang dilakukan seseorang lakukan tanpa beban. Keterlibatan dan kenikmatan yang harus dihadirkan dalam kehidupan maka seseorang jika melakukan sesuatu harus dalam keadaan sadar atas apa yang dilakukan agar mencapai pada kekusyukan dalam menjalani sesuatu yang berdampak baik serta menjauhkan seseorang dari sikap menuntut didalam kehidupannya. (Samha, 2022). Jadi penulis memiliki dua faktor yang membuat penulis kemudian melakukan kegiatan tersebut yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal tersebut adalah penulis merasakan manfaat dari kegiatan tersebut, penulis merasa senang melakukan kegiatan tersebut dan faktor eksternal yaitu untuk mendapatkan nilai.

Penulis memutuskan akan terus melakukan kegiatan tersebut walaupun nantinya mata kuliah psikologi inovasi telah selesai, jadi kegiatan tersebut akan berkelanjutan dan akan dilakukan rutin setiap satu minggu sekali di akhir pekan. Dengan syarat penulis dalam kondisi kesehatan yang baik, fisik yang kuat dan adanya motivasi, penulis berencana membuat goals atau tujuan yang dimana jika nantinya penulis merasa kehilangan motivasi, penulis bisa mengingat goals dari kegiatan tersebut.

 

Daftar Pustaka

 

Ani, A. W. (2023). KEBAHAGIAAN KEBAHAGIAAN DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI

POSITIF MARTIN SELIGMAN DAN PSIKOLOGI ISLAM. CONTEMPLATE: Jurnal

  Ilmiah Studi Keislaman, 4(1), 83-97.

0 komentar:

Posting Komentar