1.11.23

Esaay 4 perilaku inovasi: Membuat Tempat Alat Tulis Dari Koran Dan Kardus

 

Perilaku Inovatif Membuat Tempat Alat Tulis Dari Koran Dan Kardus

 

Nurul Mawaddah

21310410028

Psikologi Inovasi

Essai 4

Dra. Arundati Sinta, MA.

 


Sampah adalah benda-benda yang sudah tidak digunakan lagi. Sampah seringkali menjadi gangguan bagi kehidupan manusia, bukan hanya karena hilangnya keindahan tempat kita tinggal atau sampah yang sering menyumbat saluran air, tapi juga karena seringnya penyakit menyerang manusia dan merupakan akibat dari pengelolaan sampah yang buruk.

Sampah telah lama menjadi sosok yang menakutkan, bahkan menjadi musuh bagi kelangsungan hidup manusia. Karena itu sampah ingin dijauhkan, sejauh mungkin dari kehidupan kita. Namun, kenyataannya memang seperti itu, akibat proses kehidupan manusia terciptalah apa yang disebut sampah.

Jadi, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa sampah merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Masalahnya adalah manusia kerap dibuat kebingungan mengatasi sampah yang semakin menumpuk, ditambah lagi terbatasnya lahan tempat pembuangan sampah di sekitar tempat tinggal.

Sekarang ini telah banyak teknologi untuk mengelola bahkan memusnahkan sampah. Namun, sudah tidak jamannya lagi sampah dimusnahkan atau dijauhkan dari kehidupan manusia. Sampah dapat kita sulap menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan bernilai estetis. Salah satunya adalah dengan membuat kerajinan dari sampah yang dapat dijual kembali.

Disini saya memanfaatkan sampah bekas kardus dan koran menjadi sebuah kerajinan bisa dibuat menjadi tempat alat tulis atau vas bunga. Pikiran inovatif ini juga muncul karena banyaknya sampah-sampah plastik cup dan sedotan disekitar saya yang terbuang begitu saja tanpa dikelola dengan baik.

Setelah sampah tersebut jadi barang yang dapat digunakan saya mencoba menjualnya di salah satu aplikasi belanja online.

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar