7.10.23

MERINGKAS JURNAL MOTIVASI PENGARUH SISTEM PEMBERLAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI DAN KUALITAS BELAJAR SISWA


Tugas Meringkas Jurnal (Essay 2)

Mata Kuliah Psikologi Inovasi

Oleh:

Alfiantika Prastiwi (21310410094)

Dosen Pengampu:

Dra. Arundati Shinta,M.A


Topik

Pendidikan, Pembelajaran daring, Motivasi belajar

Sumber

Haryadi , R., & Rosiana, I. (2020). Pengaruh Sistem Pembelajaran Daring Terhadap Motivasi dan Kualitas Belajar Siswa. Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha, 136-141.

 

Permasalahan

Adanya wabah Covid19 pembelajaran dilakukan secara via Online (Zoom, Google Meet, WA dll) sehingga membuat kualitas belajar tidak efektif.

Tujuan

Bertujuan untuk melihat pengaruh sistem pembelajaran daring terhadap motivasi dan kualitas belajar siswa

Isi

·         Pendidikan menjadi unsur penting yang mampu membawa perubahan bagi diri seseorang, karena pendidikan menjadikan lebih mengenal dan paham berbagai macam ilmu yang sebelumnya tidak diketahui.

·         Belajar merupakan proses yang kompleks dalam diri setiap individu. Kegiatan belajar bisa dilakukan disekolah maupun tempat lain. Banyak sekolah yang melakukan pembelajaran di kelas dengan para pengajar dan memberikan evaluasi berupa sesi tanya jawab untuk melatih pemikiran pelajar. Tidak hanya itu pengajar juga memberikan pelajaran rumah untuk mengetahui tingkat pemahaman pelajar.

·         Akibat adanya covid19 pemerintah dan kementerian kesehatan menghimbau untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain atau tatap muka. Oleh sebab itu pelajar melakukan pembelajaran secara daring seperti menggunakan via Zoom, Google meeting atau Wa.

Metode

·         Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang berupa sebuah penelitian stidi kasus. Penelitian ini mengambil data dari beberapa siswa tingkatan teratas (SMA) dengan menggunakan gform yang disediakan. Penelitian studi kasus merupakan eksplorasi secara mendalam dari sistem terikat seperti, kegiatan, proses, acara, dan berdasarkan pengumpulan data secara luas.

·         Penelitian menggunakan survey ini dimulai sejak tanggal 1 Desember sampai 14 Desember dengan mengambil 26 sample yang mewakili perasaan dan motivasinya selama pemebelajaran daring.

·         Teknik pengumpulan data berupa kuisioner gform yang disediakan. Kuisioner adalah teknik pengumpulan data yang menggunakan cara mengajukan pertanyaan yang dijawab oleh responden.

Hasil

·          Dari hasil data dan survey dengan beberapa kategori menghasilkan

a.       Tingkat semangat dan motivasi belajar secara daring

Dari 26 responden sebnayak 61% pelajar merasa tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan pemebelajaran secara daring, dan 39% responden merasa cukup dalam beradaptasi pembeajaran daring. Penulis juga melakukan survey terkait pentingnya guru dan teman-teman dalam pendidikan selama disekolah. Dari hasil responden 96% merasa menikmati pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka dan 4% merasa tidak senang ketika pembelajaran langsun, karena kurang menikmati pertemuan antara pelajar dan pengajar. Sehingga bisa dikatakan bahwa pelajar merasa tidak bersemangat mengikuti pembelajaran daring

b.      Kendala dalam pemebelajaran daring

Penulis mengemukakan dua pilihan terkait masalah pemberlajaran daring yaitu gangguan sinyal dan kualitas baterai hp/laptop. Dari responden bahwa 77% terkendala disebabkan gangguan sinyal dan koneksi internet dan 23% responden mengalami masalah dengan baterai hp dan laptop yang cepat habis. Sehingga dari hasil tersebut bahwa kenadala sinyal menajdi permasalahan paling banyak.

c.       Tingkap pemahaman pelajar dari materi yang diajarkan oleh pengajar

Dari hasil tercatat 85% responden merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan dan 15% merasa cukup mudah dalam memahami pelajaran. Selain itu dalam gform juga melakukan survey terkait mata pembelajaran yang sulit, seperti sains (fisika, kimia, biologi), matematika, dan bahasa inggris. Dapat disimpulkan bahwa banyak pelajar yang kesulitan dalam memahami pelajaran

Diskusi

·         Pentingnya guru mampu berinovasi untuk proses pembalajran menjadi peran penting sehingga pelajar tidak akan merasa bosan dan mampu memahami pembelajaran, meskipun dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk tatap muka seperti saat Covid119.

·         Orang tua juga sebisa mungkun memebrikan fasilitas untuk anak mereka dalam dunia pendidikan dan mampu memberikan support kepada anak agar semangat dalam belajar meningkat.



 

0 komentar:

Posting Komentar