30.10.23

ESAY 2 Meringkas Jurnal Motivasi

 Jekson Wenda 
(23310420092)






Tugas Psikologi Inovasi 
Meringkas Jurnal Tentang Motivasi

Judul Jurnal : 

PENGARUH KOMPETENSI, KOMPENSASI TERHADAP KINERJA MELALUI MOTIVASI KARYAWAN SIMPRO PT. SOLUSI INTI MULTITEKNIK

I. PENDAHULUAN

Melalui   aktivitas ekonomi,  perusahaan  dapat  memberikan  pelayanan  dan  memenuhi  kebutuhan  masyarakat  yang beraneka ragam, baik kebutuhan jasa maupun kebutuhan akan produk barang dan jasa.

Sumber  daya  manusia  adalah  faktor  pendukung  bagi  perusahaan  untuk  bertahan  dalam persaingan. Kompetensi dan kompensasi memainkan peran penting dalam meningkatkanmotivasi dan kinerja  karyawan,  salah  satu  alasan  utama  seseorang  bekerja  adalah  untuk  memenuhi kebutuhan hidup. Seseorang akan bekerja secara maksimal untuk mendapatkan kompensasi sesuai dengan  harapan.  kompensasi  selain menghargai  karyawan  untuk  pekerjaan  yang  dilakukan  oleh karyawan juga merupakan salah satu cara untuk mempertahankan karyawan potensial.

Kompetensi  penting  dilakukan  demi  mengetahui  karyawan  yang  potensial  di  suatu perusahaan, agar tujuan perusahaan bisa tercapai karena karyawan yang memiliki kemampuan dan sejalan dengan  visi  dan  misinya.  Setelah kompetensi  dilakukan  perlu  diberikannya  kompensasi, jika  kompensasi  tidak  diberikan  dengan  adil  besar  kemungkinan  bisa  menjadikan  karyawan meninggalkan  perusahaan  yang  akan  mengakibatkan  kerugian  besar  bagi  perusahaan.  Semakin  besar  kompensasi  yang  diberikan  akan  berpengaruh  terhadap  kinerja  karyawan  itu  sendiri,  dan menguntungkan bagi perusahaan.

Melalui penelitian ini, peneliti ingin mengetahui dan menganalisis apakah kompetensi dan kompensasi  yang  diberikan  sudah  sesuai atau  tidak,  kompetensi  yang  sudah  dilakukan  apakah sesuai  dengan  keinginan  perusahaan  untuk  mencapai  hasil  yang  diinginkan  dari  karyawan,  dari kompensasi dan juga kompetensi apakah bisa meningkatkan motivasi yang akan berdampak pada kinerja karyawan.

II. METODE PENELITIAN

 Pada penelitian ini jenis penelitian yang akan digunakan adalah explanatory research atau penelitian penjelasan. explanatory research adalah suatu penelitian dimana peneliti menjelaskan hubungan kausal sebab akibat antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian explanatory research karena hendak menjelaskan hubungan kausal yang terjadi antara kompensasi dan kompetensi terhadap motivasi dan dampaknya untuk kinerja karyawan yang telah dijelaskan dalam bab sebelumnya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survei yang merupakan metode dengan   mengambil   sampel   dari   suatu   populasi   dan   menggunakan   kuisioner   sebagai   alat pengumpulan  data.

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

 Deskripsi data yang disajikan dalam bagian ini meliputi data variabel-variabel kompetensi (X1),  kompensasi  (X2),  motivasi(X3)  dan  kinerja  (Y).    Seperti  telah  diuraikan  dalam  bab sebelumnya, penelitian ini mengkaji pengaruh antara variabel-variabel yang diteliti, dimana jenis variabel yang digunakan adalah variabel terikat dan variabel bebas. Dalam penelitian ini variabel terikat adalah kinerja (Y) sedangkan variabel bebas adalah kompetensi (X1), kompensasi (X2) dan motivasi (X3).Uji ValiditasHasil  uji  validitas  dilakukan  dengan  menggunakan  korelasi Product  Moment  (Person). Dalam  uji  validitas  ini,  kriteria  suatu  nilai  dikatakan  valid  jika  r  hitung  lebih  besar  dari  r  tabel, adapun untuk mengetahui nilai r-hitung pada tabel statistik dengan n = 105; degree of freedom (df) = n-2; α = 0,05 dengan demikian diperoleh nilai r tabel = 0,192. Untuk menguji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 20. Menurut  Ghozali  (2016:45)  nilai  r  hitung  ditunjukkan  oleh nilai  Corrected  Item-Total Correlation pada output SPSS. Dengan demikian jika suatu pertanyaan memiliki nilai Corrected Item-Total Correlation (r hitung) ≥ dari 0,192 berarti butir pertanyaan tersebut dinyatakan valid.

 IV. PEMBAHASAN

Pengaruh Langsung Positif Kompetensi Terhadap Kinerja
Hasil  penelitian  empirik  menemukan  bahwa  kompetensi  berpengaruh  langsung  positif terhadap  kinerja,  dinyatakan  bahwa  besarnya  kontribusi  kompetensi  terhadap  kinerja  sebesar 11,97% (0,346 x 0,346 x 100%). Ini menunjukkan bahwa11,97% dalam kinerja dapat dijelaskan oleh kompetensi, sedangkan sisanya 88,03% dipengaruhi faktor lain di luar model.

Pengaruh Langsung Positif Kompensasi terhadap Kinerja
Hasil  penelitian  empirik  menemukan  bahwa  kompensasi  berpengaruh  langsung  positifterhadap   kinerja,   dinyatakan   bahwa   besarnya   kontribusi   kompensasi   terhadap kinerjamenunjukkan arah yang positif yaitu sebesar 0,287. Ini menunjukkan bahwa 8,24% (0,287 x 0,287 x 100%)dalam kinerja dapat dijelaskan oleh kompensasi, sedangkan sisanya 91,76% dipengaruhi faktor lain di luar model.

Pengaruh Langsung Positif Motivasi terhadap Kinerja
Hasil  penelitian  empirik  menemukan  bahwa  motivasi  berpengaruh  langsung  positif terhadap kinerja, dinyatakan bahwa besarnya kontribusi motivasi terhadap kinerja menunjukkan arah  yang  positif  yaitu  sebesar  0,386.Ini  menunjukkan  bahwa 14,90%  (0,386  x  0,386  x100%)dalam kinerja dapat dijelaskan oleh motivasi, sedangkan sisanya 85,10% dipengaruhi faktor lain.

Pengaruh Langsung Positif Kompetensi Terhadap Motivasi
Hasil  penelitian  empirik  menemukan  bahwa  kompetensi  berpengaruh  langsung  positif terhadap motivasi, dinyatakan bahwa besarnya kontribusi motivasi terhadap kinerja menunjukkan arah  yang  positif  yaitu  sebesar  0,203.  Ini  menunjukkan  bahwa 4,12%  (0,203  x  0,203x  100%)dalam motivasi dapat dijelaskan oleh kompetensi, sedangkan sisanya 95,88% dipengaruhi faktor lain di luar model.

Pengaruh Langsung Positif Kompensasi terhadap Motivasi kerja
Hasil  penelitian  empirik  menemukan  bahwa  kompensasi  berpengaruh langsung  positif terhadap  motivasi  kerja,  dinyatakan  bahwa  besarnya  kontribusi  kompensasi terhadap  motivasi kerja menunjukkan arah yang positif yaitu sebesar 0,381. Ini menunjukkan bahwa 14,52% (0,381 x  0,381  x  100%) dalam  motivasi  kerja  dapat  dijelaskan  oleh kompensasi,sedangkan  sisanya 85,48% dipengaruhi faktor lain di luar model.

.

 

.

 

 

 

Me

 

0 komentar:

Posting Komentar