26.12.22

ESSAY PRESTASI: GOTONG ROYONG MENJADI AJANG PEREKAT PERSAUDARAAN

                                                                         Essay Prestasi

Psikologi Lingkungan

Oleh: Agung Sutrisno (21310410149)

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yoyakarta

Gotong royong merupakan budaya asli Indonesia yang patut untuk dilestarikan, gotong royong sering kali diidentikkan sebagai budaya Jawa. Ada beberapa kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti pengajian, pembangunan masjid, pembangunan jalan desa, acara nikahan dan masih banyak lagi. Sebagian besar orang Jawa menyebut gotong royong saat pengajian dan acara nikahan dengan sebutan Sinoman. Perilaku saling membantu ini sudah terjadi sejak puluhan tahun bahkan sudah terjadi sejak jaman kerajaan-kerajaan.

Pada kesempatan ini saya dan segenap remaja masjid mendapatkan permintaan untuk gotong royong dalam acara pernikahan. Tradisi sinoman merupakan bentuk bantuan kepada tuan rumah yang akan menggelar acara pernikahan. Sinoman sendiri mengandung nilai-nilai gotong royong membantu sesama dalam suasana penuh keembiraan dan kerukunan. Sinoman yang diadakan oleh remaja masjid ini berlangsung sejak 3 hari sebelum kegiatan berlangsung. Para sinoman memiliki tugas membangun tenda, membangun dekorasi, menata meja kursi, masak dan masih banyak lagi kegiatan dalam sinoman. Sinoman juga menjadi suksesor acara di balik panggung atau bisa juga disebut pemain di balik layar.                                        

Sinoman di tempat saya berlangsung dari tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 25 Desember 2022. saya dan remaja masjid mendapatkan jatah untuk mensuplai keperluan makanan dan minuman untuk 500 tamu undangan. Sedangkan untuk golongan tua mendapatkan jatah untuk menjadi among tamu. Semua sudah dibagi saat acara belum berlangsung, dan semua orang yang terlibat akan bertanggung jawab sampai dengan kegiatan selesai. Acara akan berlangsung khidmat ketika semua yang berperan memiliki rasa tanggung jawab dan bekerja sama. Setelah acara selesai, maka tugas sinom adalah mengembalikan peralatan seperti tenda, kursi, sound sistem, dan prabotan bolo pecah ke tempat-tempat semula. Di beberapa tempat, jika terjadi kerusakan pada benda-benda yang dipinjam, maka pemilik acara akan bertanggung jawab mengganti barang tersebut, bisa diganti dalam bentuk uang maupun barang dengan spesifikasi yang sama. Jika diganti dengan uang, maka uang tersebut akan menjadi kas ataupun bisa digunakan untuk membeli barang yang sama.

Sebagai generasi muda, sudah selayaknya kita menjaga budaya dan adat istiadat yang ada pada bangsa ini, khususnya bagi orang Jawa yang terkenal dengan gotong royongnya. Menjadikan kegiatan gotong royong sebagai kegiatan yang merekatkan persaudaraan antar manusia, yang tak peduli dengan ras, suku bangsa, amupun agama.


0 komentar:

Posting Komentar