28.10.22

MERINGKAS ARTIKEL KORAN & OPINI SAYA TENTANG PENANGANAN SAMPAH DI INDONESIA

 TANGANI SAMPAH DENGAN MELIBATKAN PRODUSEN

Tirsa Venta Han

19310410058

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERISTAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA


Topik

Insiatif Indonesia Packaging Recovery Organization (IPRO) dalam mengajak para produsen untuk memiliki perilaku peduli sampah.

Sumber

K, M.T. (2022). Tangani sampah dengan melibatkan produsen. Kompas. 7 Oktober, hal. 8.

Ringkasan

o   Indonesia dihadapkan pada persoalan sampah terkhususnya sampah plastik. Upaya yang dilakukan untuk mempercepat pengurangan dan penanganan sampah adalah dengan melibatkan para produsen dari berbagai bidang industri agar hasil yang didapatkan lebih maksimal.

o   Kesulitan yang dihadapi adalah timbulan sampah di Indonesia. Cara IPRO mengatasi kesulitan tersebut adalah (1) Sejak 2021 IPRO membangun kerja sama multipihak untuk meningkatkan pengumpulan dan pendaurulangan sampah kemasan (Kemasan PET, UBC, HDPE, MLP dan PP). (2) IPRO juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pengelolaan sampah. (3) Menjalankan program dengan skema insentif yang diberikan kepada mitra. (4) Dukungan biaya diberikan oleh 11 anggota IPRO yang berkomitmen melakukan penarikan kembali sampah kemasannya guna meningkatkan pendauran ulang.

o   Hasil (1) IPRO berhasil mencapai pengumpulan bekas kemasan jenis PET, HDPE, dan UBC sebanyak 543% dari target. (2) Pengumpulan meterial kemasan melalui mitra, yakni TPS3R, bank sampah, dan agregator mencapai 93,86%.

Permasalahan

Upaya pengurangan dan penangan sampah sampai saat ini belum optimal sehingga masih terus ada timbulan sampah di Indonesia. Menurut data pemerintah kabupaten/kota, angka pengurangan sampah baru mencapai 16% sedangkan penangannya hanya berkisar 50-60% dan masih terdapat banyak sampah yang bocor ke lingkungan yaitu sekitar 20-30%. Idealnya, jika pengurangan dan penangan sampah di Indonesia sudah optimal, maka timbulan sampah di Indonesia akan kian berkurang.

Opini saya

o  Inisiatif dari IPRO dalam mengajak para produsen dari berbagai bidangindustri untuk terjun langsung mengurangi dan menangani sampah adalah sebuah inisiatif yang luar biasa baik dan patut diapresiasi.

o   Pencapaian hasil dalam program yang dilakukan oleh IPRO termasuk pencapaian yang terbilang cukup berhasil karena mampu mengayomi pihak lain untuk bekerja sama dengan baik. Tindakan mengayomi tersebut merupakan sebuah tindakan yang bertujuan  baik dan membutuhkan tekad serta niat yang kuat.

o   Hal-hal yang sudah saya lakukan agar mampu mengajak orang lain untuk peduli terhadap sampah adalah memiliki tekad dan niat serta memberikan contoh perilaku peduli sampah secara nyata di lingkungan sekitar.




0 komentar:

Posting Komentar