5.6.22

BERWIRAUSAHA SEBAGAI PELUANG BISNIS KAUM MAHASISWA

Jajanan Cirambay : Peluang Bisnis Kaum Mahasiswa
Psikologi Industri dan Organisasi
Fakultas Psikologi
Qoyyimah Sofiati / 21310410036
Tugas Essay UMKM :  Syarat UAS
Mata Kuliah : Psikologi Industri dan Organisasi
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA

Tantangan berat yang dihadapi bangsa Indonesia setelah pandemi ini adalah salah satu adanya pengangguran yang sangat besar juga senantiasa selalu bertambah dari waktu ke waktu. Melansir data bahwasanya jumlah mahasiswa yang tercatat lulus dari perguruan tinggi sesuai dari Departemen Pendidikan Nasional dari perguruan tinggi negeri dan swasta tahun akademik 2005-2006 sebanyak 323.902 orang (Kompas, 11 Februari 2008). Namun, tidak semua yang lulus ini terserap oleh pasar kerja.
Keberadaan alumni perguruan tinggi yang kesulitan memasuki dunia kerja tercermin dari data rata-rata waktu lulusan menunggu untuk mencari pekerjaan, ketidakmampuan calon tenaga kerja, kurangnya semangat lulusan dan kemampuan wirausaha. Untuk itu dirasa perlu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan bisnis agar memiliki pengalaman bisnis dan meningkatkan daya saing yang kuat di dunia kerja. Hal inilah yang mendasari pentingnya upaya menumbuhkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Dalam bidang kewirausahaan, kreativitas tinggi juga harus dimiliki oleh setiap mahasiswa.
Peluang usaha dalam berwirausaha yang dapat dijalankan oleh mahasiswa adalah jualan jajanan, salah satu makanan jajanan yang dapat dijual adalah Jajanan Cirambay. Menurut Food and Agriculture (FAO) jajanan adalah makanan dan minuman yang disajikan dalam wadah atau sarana penjualan dipinggir jalan, tempat umum atau tempat lainnya, yang telah dipersiapkan sebelumnya di tempat produksi, rumah atau tempat berjualan.
Cirambay merupakan salah satu jenis makanan khas dari Jawa Barat. Cirambay adalah singkatan dari Aci Rambay. Pembuatan cirambay membutuhkan tepung tapioca dan juga tepung terigu dan bentuknya seperti mie atau kwetiau. Berjualan cirambay ini dilakukan oleh seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Trias Sabila, seorang mahasiswi prodi Psikologi yang sekarang sudah semester enam ini berprofesi sebagai penjual jajanan Cirambay.
Apa alasan anda berjualan Cirambay ini?
“Sebenarnya saya influencer di salah satu lembaga yang bergerak dibidang desain, namun saya rasa upah yang saya dapatkan dari situ tidak mencukupi, sehingga saya mengambil kerjaan sampingan yaitu jualan cirambay.”
Bagaimana anda membagi waktu kuliah sambil berjualan?
“Karena kuliah masih dilakukan secara online yah jadi kalau pagi itu saya kuliah, setelah kuliah saya mengerjakan pekerjaan dari client dulu. Sehari sebelum jualan, aya melakukan pre order siapa aja yang memesan, besoknya dibuatkan sesuai jumlah pesanan. Setelah jadi dan agak sore, saya antarkan ke tempat mereka tapi yang hanya di daerah yang deket kost atau kampus.” Ujar Trias
Ia berjualan melalui media sosial dengan cara memposting dan juga men-share­ kepada rekan dekatnya seperti teman kuliah, teman himpunan, dll. Harga per porsi dari cirambay ini adalah 15 ribu.
Apakah anda berjualan setiap hari?
“Tidak, saya berjualan ketika dihari itu tidak ada banyak kegiatan seperti praktikum. Meskipun kuliah online tapi untuk praktikumnya dilaksanakan di kampus.”
Pemanfaatan teknologi dengan berjualan lewat media online ini diakui Trias Sabila memang sangat menguntungkan. Dibandingkan dengan membuka gerai, strategi berjualan seperti ini dianggap jauh lebih hemat. Sebuah gadget dan koneksi internet sudah cukup untuk menjajakan barang yang ia jual.
Kesuksesan bisnis yang diraih tak lain dan tak bukan berasal dari dukungan teman-teman bangku kuliah. Mulai dari sekedar ucapan semangat, bantuan promosi, hingga turut menjadi pelanggan setia, semuanya diterima oleh para pelaku bisnis online ini.
Menyandang status sebagai mahasiswa sembari menjalankan bisnis biasanya bukan hal yang mudah. Namun, karena dalam berwirausaha, perlu dan harus ditumbuhkan adalah minat di kalangan mahasiswa, manfaatnya banyak sekali, diantaranya adalah (1) menambah daya tampung tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat; (2) meningkatkan produktivitas; (3) meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan pekerjaan; (4) menciptakan teknologi baru dan menciptkan produk dan jasa baru.

DAFTAR PUSTAKA :

Ali, I. (2021). UPAYA MENUMBUHKEMBANGKAN KEWIRAUSAHAAN DI KALANGAN MAHASISWA. Jurnal Mubtadiin7(02), 154-172.

Sari, M. F. R. (2019). Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pemilihan Makanan Jajanan Anak Sekolah di SDN 5 Padangsambian Klod Kecamatan Denpasar Barat.

Dena, R. 2022. (Maret, 03) Apa itu Cirambay? Yuk kenali dan buat sendiri di rumah. https://www.jurnalistika.id/food-travel/apa-itu-cirambay-khas-jawa-barat/

0 komentar:

Posting Komentar