12.3.21

Tumbuhkan Semangat dan Motivasi terhadap Anak

Meningkatkan Kepedulian Belajar serta Mengaji yang
Dilakukan Pemuda Pemudi Dusun Balong


Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Psikologi Lingkungan
Tugas Pengabdian Pada Masyarakat
Dosen Pengampu: Dr. Arundhati Shinta, MA.
Exwati Miatari (19310410030)


Perkembangan kasus Virus Corona atau COVID-19 masih saja menjadi topik atau buah bibir yang sering muncul dalam masyarakat. Pada negara kita sendiri pun angka kematian semakin banyak terjadi, orang di Indonesia dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi adanya COVID-19. Akibat dari adanya hal tersebut, banyak institusi pendidikan yang dialihkan pembelajarannya secara dalam jaringan (daring). Hal tersebut tentunya sudah tidak asing lagi terdengar oleh masyarakat khususnya para pelajar. Kegiatan pembelajaran melalui KBM daring merupakan cara yang efektif untuk dilakukan dalam kondisi yang sedang tidak bersahabat ini. Pada mulanya, hal tersebut disambut dengan antusias oleh pelajar. Karena meraka memiliki banyak waktu ketika berada dirumah.

Adanya perubahan pola pembelajaran ini ternyata tidak semulus yang diperkirakan. Memang dalam hal ini terdapat sisi positif atau manfaat yang dapat ditimbulkan. Salah satunya ialah dengan memutus angka penyebaran COVID-19. Namun, disatu sisi terdapat hal-hal yang membuat pelajar khususnya anak-anak mulai bosan dengan metode ini. Mereka mulai mengeluhkan akan tugas yang diberikan serta mengalami kebosanan dalam dirinya. Anak-anak berkeinginan untuk melakukan kegiatan atau melakukan aktifitas yang membuat mereka merasakan kesenangan dan tidak terlalu memikirkan penatnya pembelajaran KBM secara daring. Bahkan, ketika anak-anak merasakan bosan saat berada dirumah, mereka memutuskan untuk berkumpul dengan teman-temannya kemudian saling bertukar cerita ataupun bermain kejar-kejaran, jalan-jalan mengelilingi Dusun, bermain sepeda, atau bermain disungai. Kegiatan tersebut mereka lakukan untuk mengatasi kerinduannya dengan teman-teman disekolah.

Dengan adanya hal tersebut, ketua pemuda Dusun Balong dan perwakilan dewan penasehat pada karang taruna memberikan usulan khususnya kepada Sie Pendidikan & Rohani untuk memberikan ruang pada adik-adik Dusun Balong yang mengalami masa penyesuaian KBM daring ini agar memberikan inofasi kepada mereka. Inofasi tersebut berupa bekal pembelajaran, mengaji, dan juga memberikan selingan permainan kepada adik-adik dan dapat mengaktifkan kembali kegiatan-kegiatan kependidikan dan kerohanian di Dusun Balong. Hal ini dilakukan dengan tujuan, agar adik-adik tidak merasa kesulitan ketika terdapat suatu pelajaran yang tidak dipahami serta dapat ditanyakan dengan pemudi. Selain pembelajaran, terdapat pembelajaran atau pembekalan IQRO yang bisa didapatkan, mengingat adanya KBM daring ini membuat adik-adik juga tidak begitu instensif dalam mendapatkan pembelajaran IQRO pada gurunya. Selain pembelajaran dan juga pembekalan kerohanian, adik-adik Dusun Balong juga diajak untuk melakukan permainan bersama, seperti kegiatan outbound yang dibuat oleh pemuda pemudi Dusun Balong menggunakan bahan dan alat-alat yang sederhana dan hanya dilakukan di Desa sendiri mengingat adanya pandemi yang belum usai. Kemudian, jalan-jalan mengelilingi Dusun setelah pembelajaran atau mengaji. Hal itu dilakukan agar adik-adik merasa senang, tidak bosan dan kembali bersemangat untuk belajar kembali.

Kegiatan tersebut tidak terlaksana begitu saja, karena sebelum terlakasan dewan penasehat meminta ketua pemuda agar meminta perizinan terlebih dahulu kepada wali atau orang tua dari adik-adik Dusun Balong, terkait program ataupun kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Sie Pendidikan & Rohani. Kemudian, setelah melakukan perizinan, kegiatan  tersebut disetujui oleh orang tua dari adik-adik Dusun Balong. Dalam pelaksanaannya,berlangsung selama satu kali dalam seminggu, yaitu pada hari jum’at, bertepatan di Masjid Sunan Kalijaga Dusun Balong. Kegiatan ini diikuti mulai dari jenjang PAUD, TK, hingga SD.

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan yaitu, untuk kembali menumbuhkan minat belajar adik-adik di masa pandemi sekaligus untuk memberikan ruang belajar yang asik, terjangkau, dan tidak membosankan. Khususnya, untuk melakukan adanya pengabdian terhadap masyarakat Desa ataupun tempat tinggal yang dilakukan oleh pemuda pemudi Dusun Balong. Selain itu, untuk mengaktifkan program-program yang dapat bersinggungan langsung dengan masyarakat dan dapat mengatasi adanya kesulitan yang terjadi terhadap adik-adik yang kurang memahami pelajaran ataupun IQRO. Dengan berjalannya waktu, kegiatan pengabdian ini mendapatkan sambutan serta respond positif terhadap orang tua maupun masyarakat. Karena dapat membantu anak-anaknya dalam mengatasi kesulitan saat pembelajaran ataupun mengaji.


0 komentar:

Posting Komentar