31.12.20

Tik Tok!

 



Sekar Pramesthi Armindariani /19310410072

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45  

Dr. Arundanti Shinta. M. A.

 

Tik Tok merupakan salah satu aplikasi yang paling terpopuler dan diminati di dunia. Tik Tok memungkinkan penggunanya membuat video berdurasi 15 detik disertai musik, filter, dan beberapa fitur kreatif lainnya. Aplikasi ini diluncurkan oleh perusahaan asal Tiongkok, China, ByteDance pertama kali meluncurkan aplikasi yang memiliki durasi pendek yang bernama Douyin.  Tik tok yang mulanya banyak di digunakan oleh kalangan remaja, kini telah banyak digunkan kalangan orang dewasa dikarenakan untuk mengisi waktu luang di masa pademi yang melanda.

Selama masa virus corona penggunaan media sosial makin meningkat di seluruh dunia. Pada masa ini tiktok menduduki masa puncaknya kembali yang sebelumnya pada tahun 2018 aplikasi tiktok  resmi di blokir oleh kementrian Komunikasi dan Informatika di karenkan adanya laporan dari masyarakat terkaitv aplikasi tiktok yang menurut masyarakat meresahkan. 

(sumber gambar. Kompasiana.com.)

Tetapi tiktok menunjukan ketenaranya terbukti  dengan bergabung Rich Chingga dalam acara Official Warm Up Parrty yang di adakan dalam rangka Djakarta Warehouse Project (DWP) yang memiliki jumlah penonton yang luar biasa, hal ini lah menjadi salah satu alasan untuk membuka blokiran aplikasi oleh Kominfo. Selain itu boomingnya aplikasi  ini di lihat dari nilai reviewnya yang sangat tinggi di Playstore maupun App Store dengan rating 4,6 nilai rating yang hampir sempurna.

Tetapi dibalik booming atau tenarnya aplikasi ini tidak nutup kemungkinan adanya dampak-dampak yang di hasilkan oleh aplikasi tiktok kepada penggunanya, khususnya dari segi dampak teknologi informasi dan komunikasi dari segi positif ataupun negatif.

Dari segi positif  sendiri aplikasi TikTok pada pengunannya memiliki beberapa manfaat di antaranya :

1.    Sebagai salah satu aplikasi mendorong kreativitas seseorang dalam mebuat suatu karya

2.    Aplikasi untuk megepresikan kreativitas khusunya pembuatan video.

3.    Aplikasi tiktok juga ini juga berbasis video dan musik. Dapat melatih atau mengasah kemampuan skill editing video, untuk konten-konten video yang bermanfaat atau yang keren

4.    Menajdi sarana media belajar yang efisien di karenakan banyak yang membuat konten-konten edukatif yang menarik minat.

Tetapi selain point positif aplikasi TikTok memiliki dampak negatif bagi penggunanya  yaitu :

1.    Secara tidak langsung, aplikasi  TikTok menjadi penyebab baik di kalanan remaja maupun dewasa suka bergoyag ria. Apabila kalian pengguna media Instagram pasti sering menjumpai beberapa netizen dengan berbagai video yang dibuat mengunakan aplikasi TikTok ini. Dari yang biasa sampai luar biasa, luar biasa keterlaluan. Bahkan anak remaja dan anak-anak yang bergoyang ria tidak wajar

2.    Mebuat video tidak sewajarnya, bahkan dalam pembuatan video Tiktok tidak hanya anak remaja ataupun orang dewasa tetapi anak kecil demi viral atau mendapatkan respon banyak oleh netizen.

3.    Apabila di anggap sebagai media hiburan, maka Youtube sebagai media hibura yang lebih baik. Aplikasi TikTok memang ditujukan sebagai media hiburan. Tetapi hiburan yang berlebihan juga tidak benar. Karena aplikais bisa di akses berbagai  umur bisa membahayakan apabilla anak-anak melihatnya yang mana anak-anak sendiri tidak tahu itu benar atau salahnya, selain itu banyaknya berita viral yang melibatkan apliksi ini.

4.    Terdapat banyak video yang tidak pantas menjadi contoh yang tidak baik bagi perilaku remaja dan anak jaman sekarang. Mungkin kita juga sudah sama-sama tahu banyaknya video dengan aksi-aksi yang tidak pantas dilakukan penggunanya yang meleceng kepada penistaan agama seperti membuat video berjoged bersama saat melaksanakan sholat. Ironisnya banyak akun yang mengunggah video sejenis tanpa mereka bisa menyadari bahwa video yang mereka tiru itu bukanlah hal yang pantas untuk di tiru yang dapat membuat kenakalan anak jaman sekarang semakin beragam.

5.    Seseorang menjadi terlalu kreatif demi video yang lucu dan menarik sehingga tidak mampu menilai mana yang pantas dan mana yang tidak. Banyak remaja yang memang kreatif dalam membuat video agar bisa mendapat banyak respon dari orang lain. Tapi mereka menjadi seperti tidak berpikir dahulu sebelum merekam apa yang mereka lakukan. Mungkin mereka hanya berpikir bagaimana cara membuat video yang ok, bagus, menarik dan banyak respon dari penonton tanpa peduli dengan apa yang mereka tampilkan itu baik atau buruk untuk orang lain maupun dirinya sendiri.

 

( Sumber Gambar dari Jpnn.com)

Sebagai kaum mileniel seharunya kita mengunakan aplikasi ini dengan bijak. Membuat konten-konten video yang kreatif yang menyenangkan  tetapi wajar di sisipin dengan pesan yang edukatif. Bukan hanya ingin viral atau mendapatkan banyak respin dari netizen tetapi membahayakan diri sendiri.

 

Referensi

Aprilia. Feny. 2018. Dampak Negatif dan Positif Fenomene “Tik Tok” bagi Remaja. Di akses 29 Desember, dari

https://www.kompasiana.com/fenyaprilia3947/5b4ee4306ddcae02aa20ad58/dampak-negatif-dan-positif-dari-fenomena-tik-tok-saat-ini-bagi-remaja  

Anggraini. Putri Sulastri.2020. Anda TikTokres?. Di akses 29 Desember 2020, dari

 https://www.kompasiana.com/peesanggraini4738/5e565c78097f367f3e264632/anda-tiktokers

Tri, Agus Haryanto. 2018. Ini Kronologi Pemblokiran Tik Tok di Indonesia. Di akses 29 Desember 2020, dari https://inet.detik.com/cyberlife/d-4096640/ini-kronologi-pemblokiran-tik-tok-di-indonesia

 

Referensi Gambar

Anggraini. Putri Sulastri.2020. Anda TikTokres?. Di akses 29 Desember 2020, dari

https://www.kompasiana.com/peesanggraini4738/5e565c78097f367f3e264632/anda-tiktokers  

Jpnn.com.2020. TikTok Paling Banyak Diunduh Pengguna di Indonesia. Diakes 29 Desember 2020, dari

https://www.jpnn.com/news/tiktok-paling-banyak-diunduh-pengguna-di-indonesia

 


0 komentar:

Posting Komentar