30.9.20

Psikologi Klinis

 

Psikologi Klinis dan Ruang Lingkupnya

Oleh Ika Fatmawati

NIM 183104101185

Mata Kuliah Psikologi Klinis

Dosen Pengampu Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., M.A.

 

Psikologi klinis merupakan cabang psikologi yang mengkhususkan diri dalam penerapan metode klinis terhadap orang- orang yang menderita gangguan tingkah laku (Caplin ;2014). Pada tahun 1935 American Psychological Association’s Clinical Section (APA) mendefinisikan psikologi klinis sebagai salah satu cabang dari psikologi yang berspesialisasi pada penelitian, penilaian, diagnosis, evaluasi, pencegahan, serta pengobatan gangguan emosi dan perilaku.

Untuk lebih memahami tentang psikologi klinis ada baiknya jika kita mempelajari beberapa pengertian psikologi klinis menurut beberapa ahli :

a. Witmer (1912)

Suatu metode dalam psikologi yang digunakan untuk mengubah/mengembangkan jiwa manusia berdasarkan hasil asesmen.

b. Reber (1995)

Salah satu bidang dalam psikologi yang bersinggungan dengan perilaku menyimpang, maladaptif, dan abnormal. Yang dimaksud Reber adalah perilaku yang mengarah pada gangguan-gangguan psikologis,  misalnya halusinasi dan delusi.

c. Resinck

Salah satu bidang dalam psikologi yang meliputi riset, pelayanan dan pengajaran yang relevan dengan prinsip-prinsip, metode-metode dan prosedur aplikasi untuk memahami, menduga dan mengurangi maladjustmen, ketidaknyamanan dan ketidakmampuan, diterapkan pada populasi klien untuk rentang yang luas.

d. Corsini

Salah satu cabang psikologi yang bersifat spesialis dalam studi, prevensi, diagnosis dan penanganan gangguan-gangguan perilaku dan gangguan mental serta tekanan-tekanan mental yang negative.

e. Pheres (1992)

Salah satu cabang psikologi yang merujuk pada bidang yang membahas kajian, diagnosis, dan penyembuhan (treatment) masalah-masalah psikologis, gangguan (disorders) atau tingkah laku abnormal.

Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi klinis ini merupakan salah satu cabang psikologi terapan yang membahas tentang ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, yang dilihat dari aspek psikisnya. Bisa dikatakan bahwa fungsi psikologi klinis adalah sebagai promosi, pencegahan, evaluasi, diagnosis, dan perawatan masalah mental. Sedangkan tujuannya adalah untuk pengembangan dan penerapan prinsip-prinsip teoritis, metode dan instrumen untuk mengamati, memahami, memprediksi, menjelaskan, mencegah dan mengobati semua jenis gangguan mental, dan gangguan kognitif, emosional dan perilaku.

Seorang psikolog klinis bertugas untuk mempelajari dan memahami perilaku serta membantu orang yang memiliki masalah psikologis. Psikolog klinis juga harus melakukan diagnosa gangguan mental, mengembangkan program intervensi melalui teknik dan prosedur psikoterapi, serta memberikan saran profesional. Tempat dimana para psikolog klinis berkecimpung merupakan ruang lingkup psikologi kinis. Beberapa ruang lingkup psikologi klinis diantara yakni rumah sakit, biro psikologi, sekolah, perusahaan, dan lain sebagainya.

Rumah sakit atau biro psikologi merupakan tempat dimana seorang konselor atau terapis melakukan intervensi, yaitu terapi dan konseling. Gambaran umumnya rumah sakit atau biro psikologi ini adalah sebagai tempat untuk membangun hubunga antara terapis dan klien, membantu klien melakukan eksplorasi diri, bekerja sama untuk memecahkan masalah psikologis dan mengembangkan fungsi pribadi klien. Di rumah sakit atau biro psikologi ini seorang terapis membangun sikap dan mengajarkan keterampilan pada klien untuk menanggulangi  stress dan mengendalikan kehidupannya sendiri dengan efektif. Hal ini agar klien tidak bergantung lagi dengan terapis.

Ruang lingkup psikologi klinis yang lainya adalah di sekolah, dimana peranannya adalah sebagai guru BK atau konselor, atau sebagai pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB). Bisa juga sebagai administrator di perusahaan, konselor pastoral dan lain sebagainya. Sedangkan peranan lain dalam psikologi klinis yaitu melakukan assesmen, psikodiagnostik, evaluasi dan penelitian. 

Referensi :

- Caplin, P. J. (2014). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

- Dosen Pendidikan. 2020. Psikologi Klinis. Diakses dari https://www.dosenpendidikan.co.id/psikologi-klinis/ pada tanggal 25 September 2020.

- Kompasiana. 2015. Pengantar Psikologi Klinis. Diakses dari https://www.kompasiana.com/ainun12410087/54f840a9a33311af608b4fb3/pengantar-psikologi-klinis pada tanggal 25 September 2020.

- Widiantoro, W. (2020). Handout Psikologi Klinis. Yogyakarta : Universitas Proklamasi 45

0 comments:

Post a Comment