28.7.20

Seminar Online: Menurunkan Kecemasan dengan Self-Hipnosis





Oleh: Alia Nanda Rumekti
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Pernahkah Anda merasa cemas atau berada dalam suatu kecemasan? Kecemasan adalah hal yang cukup sering dirasakan oleh individu. Kecemasan juga merupakan hal yang cukup sering muncul dalam pembahasan teori tokoh-tokoh Psikologi. Menurut Freud, kecemasan dikategorikan sebagai kecemasan neurotik, kecemasan moral, dan kecemasan realitas. Menurutnya, kecemasan yang pokok adalah kecemasan realitas, yaitu rasa takut akan bahaya-bahaya nyata di dunia luar (Hall, 1993). Tentu ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menurunkan kecemasan. Salah satunya adalah self-hipnosis.
Seminar Online yang dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Juli 2020, ini menjelaskan tips dan manfaat self-hipnosis dalam menurunkan kecemasan. Seminar ini merupakan kerjasama antara Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Biro Psikologi UP45, dan Komunitas Psikologi Lingkar Positif. Seminar yang diikuti oleh kurang lebih 70 peserta dari berbagai kalangan ini dilaksanakan melalui Aplikasi Zoom dengan tetap menerapkan protokol Covid-19. Dalam Seminar Online yang mengusung judul “Menurunkan Kecemasan dengan Self-Hipnosis ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Nurdin Ardiansyah, M. Psi dan Dra. Ruth Yuni Tl. Salomo.
Nurdin Ardiansyah, M. Psi atau yang lebih akrab disapa Adinsnoor ini merupakan Founder Komunitas Psikologi Lingkar Positif. Materinya pada Seminar Online kali ini dibuka dengan penjabaran teori tentang alam pikiran manusia. Teori tersebut adalah Conscious Mind, Critical Factor, Subconscious Mind, dan Unconscious Mind. Menurut Dave Elman, Hipnotis adalah kondisi pikiran keika critical factor (CF) seseoraang dinonaktikan sementara dan kondisi ketika orang tersebut hanya fokus pada satu ide tertentu dan mengabaikan yang lain (Soh, 2015). Salah satu istilah yang harus diketahui dalam hipnotis adalah self-hipnosis.  Banyak orang yang berpikir bahwa terdapat perbedaan antara hipnosis yang dibimbing oleh orang lain dan self-hipnosis. Banyak ahli setuju bahwa semua hinosis adalah self-hipnosis (Alman, 1992).
Dra. Ruth Yuni Tl. Salomo yang merupakan Associate Biro Psikologi UP45 juga menyepakati hal serupa. Dra. Ruth Yuni Tl. Salomo yang akrab disapa Bu Yuni mendukung dan melengkapi materi Adinsnoor tentang beberapa teknik self-hipnosis. Teknik-teknik tersebut adalah progressive relaxation, auto suggestion, variasi auto suggestion, dan Teknik Dave Elman. Teknik-teknik itu tentu memiliki tatalaksana yang berbeda-beda. Contohnya pada progressive relaxation, diri atau self mengawalinya dengan melemaskan seluruh otot tubuh secara progresif. Kemudian diri akan melakukan pendalaman atau mendalami rekaman atau audio. Selanjutnya, diri siap menerima sugesti atau saran.
      Akhirnya, Self-hipnosis atau hipnotis oleh diri sendiri dinilai cukup mampu menurunkan kecemasan. Hal itu salah satunya disebabkan oleh relaksasi dari hasil teknik self-hipnosis. Self hipnosis bisa jadi sangat membantu karena keadaan yang rileks dapat memicu pikiran untuk memikirkan cara-cara konstruktif untuk mengatasi situasi yang memunculkan kecemasan (Bryant, 2010).

Panitia Seminar Online “Menurunkan Kecemasan dengan Self-Hipnosis”:
  1. Alia Nanda Rumekti         (19310410066)
  2. Exwati Miatari                  (19310410030)
  3. Imelta Indriyani Alfiyah   (19310410062)
  4. Mayli Qisti Rofiq              (19310410095)
  5. Nico Hari Al-Arafi            (173104101165)
  6. Novia Zahra Zakiah          (19310410025)
  7. Rio Wahyu Nugroho         (17310401166)
  8. Trias Sabila Rahmah         (19310410036) 

Daftar Pustaka:

Alman, B. M. (1992). Self-Hypnosis: The Complete Manual for Health Self-Enchange (ed.2). New York: Brunner-Loudrege.
Bryant, M. &. (2010). Self-Hypnosis for Dummies . New Jersey: John Willey & Son.
Hall, S. C. (1993). Teori-teori Psikodinamik. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Soh, A. S. (2015). Turbo Speed Hipnotis. Bogor: Guepedia.

0 comments:

Post a Comment