10.6.20

STRATEGI PENANGGULANGAN KONFLIK DALAM KERJA!

Exwati Miatari/ 19310410030
Fakultas Psikologi
Universitass Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu : Arundhati Shinta, M.A.

Dalam dunia kerja, kerap kali kita menemui beberapa kendala dalam menjalankan sebuah pekerjaan. Kendala ini kerap kali membuat para pekerja melakukan hal-hal yang dapat menguntungkan bagi dirinya sendiri. Namun,tanpa disadari hal tersebut memiliki dampak terhadap orang lain bahkan dapat merugikan. Upaya pemuasan diri terhadapap para karyawan pun kerap kali dilakukan, bahkan tanpa memikir baik atau buruk segala cara agar memuaskan dirinya sendiri. Tak hanya itu saja, banyak karyawan yang merasa iri antara satu dengan yang lainnya akan posisi atau jabatan yang telah didapatkan. Dengan adanya hal tersebut tentunya akan memicu berbagai konflik antar karyawan. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kita memang tidak dapat terlepas dari adanya konflik dalam bermasyarakat. Namun, jika hal ini terjadi dalam dunia kerja, akan sangat membahayakan dan sangat merugikan bagi suatu organisasi dimana tempat kita kerja.


Setiap manusia akan selalu memiliki persepsi ketidaksetaraan atau perbedaan sudut pandang terhadap sesuatu, sehingga perbedaan ini dapat menimbulkan konflik (Suryani, et al, 2014). Konflik dalam kerja dapat terjadi pada sebuah oraganisasi besar maupun kecil. Konflik kerja biasanya dapat terjadi akibat adanya perbedaan pendapat, masalah yang terjadi dalam sebuah pekerjaan yang meliputi masalah anatar individu, komunikasi, hubungan pribadi, ataupun stuktur dalam sebuah pekerjaan. Sedarmayanti (2000) memberikan difinisi konflik sebagai perjuangan antara kebutuhan, keinginan, gagasan, kepentingan ataupun pihak yang saling bertentangan, sebagai akibat dari adanya perbedaan sasaran (goals); nilai(values); pikiran (cognition); perasaan (affect);  dan perilaku (behavior). Menurut Luthans (1981), konflik adalah kondisi yang ditimbulkan oleh adanya kekuatan yang saling bertentengan. Kekuatan-kekuatanini bersumber pada keinginan manusia. Istilah konflik sendiri diterjemahkan dalam beberapa istilah yaitu perbedaan pendapat, persaingan dan permusuhan.

Konflik yang kita alami terkadang tidak dapat dihindari. Justru, jika kita menghindar maka konflik itu akan terus berkembang dan tak kunjung teratasi. Dalam hal tersebut, pentingnya setiap karyawan untuk mengetahui bagaimana cara untuk mengatasi sebuah konflik dalam pekerjaan, sekaligus dapat mengelola konflik yang sedang terjadi. Menurut Adam Ibrahim Indrawijaya, secara garis besar dapat dikemukakanbeberapa strategi penanggulangannya, yaitu:
            1. Pemecahan persoalan.
Dalam strategi ini, diambil asumsi bahwa seemua pihak mempunyaikeinginan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi, sehingga perlu dicarikanukuran-ukuran yang dapat memuaskan pihak-pihak yang terlibat dalamkonflik. Dapat dilakukan dengan cara penemuan, pengumpulan, dankemudian pematangan semua gagasan menganai penanggulangan konflik.
 2. Perundingan atau musyawarah.
Dalam strategi ini, pertama kali harus ditemukan dan dirumuskanterlebih dahulu apa yang sebenarnya menjadi persoalan. Berdasarkanpersoalan tersebut kemudian kedua belah pihak yang sedang bertikaimengadakan pembahasan untuk menemukan titik temu.
 3. Mencari lawan yang sama.
Pada strategi ini, semua pihak yang bertikai diajak untuk lebih bersatusebab harus menghadapi pihak ketiga yang merupakan lawan dari kedua pihak yang sedang bertikai.
 4. Meminta bantuan pihak ketiga.
Apabila kedua kelompok yang bertikai tidak bisa menyelesaikanpertikaiannya, maka dibutuhkan bantuan berupa keputusan dari pemimpin organisasi untuk menanggulangi konflik yang terjadi.
 5. Mensubordinasikan kepentingan dan tujuan pihak-pihak yang sedangkonflik kepada kepentingan dan tujuan yang lebih tinggi.
Strategi ini disebut pula persuasi. Dalam strategi ini penanggulangan konflik dilakukan dengan menemukan kepentigan dan tujuan yang lebih tinggi dari kepentingan dan tujuan pihak-pihak yang bertikai.
 6. Peningkatan interaksi dan komunikasi.
Dengan meningkatkan interaksi dan komunikasi semua pihak,diharapkan suatu saat mereka akan lebih mengerti dan menghargai dasarpemikiran dan perilaku dari pihak lain.
 7. Latihan kepekaan.
 8. Koordinas.

            Konflik merupakan suatu pertentangan yang terjadi anatara dua orang atau lebih dengan mempermasalahkan anatara apa yang satu orang dengan orang lain namun bertentangan dan tidak dapat terjadi seperti apa yang mereka harapkan. Dengan adanya delapan pernyataan tersebut, karyawan diharapkan lebih memahami mengenai konflik dan dapat mengetahui cara mengatasinya dalam dunia kerja,.

Daftar Pustaka:

Suryani Ni Kadek, Yoga Agus Dian Maha Gede. (2018). KONFLIK DAN STRES KERJA   DALAM ORGANISASI. Dalam Jurnal Widya Manajemen hlm (106-107). Denpasar: Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Benazir Ismalia Cut. Tanpa Tahun. KONFLIK KERJA DALAM ORGANISASI.docx. https://www.academia.edu/38356630/KONFLIK_KERJA_DALAM_ORGANISASI.docx. Diakses (09/06/2020).

Putri Venicka. 2020. 13 Penyebab Konflik Di Tempat Kerja Dan Cara Mengatasinya. https://jadikaryawan.com/penyebab-konflik-di-tempat-kerja-dan-cara-mengatasi. Diakses (09/06/2020).


Sumber Gambar:

 






0 comments:

Post a Comment