15.6.20

PENTINGNYA MOTIVASI DALAM HIDUP
Ujian Akhir Semester 
Psikologi Sosial 

Dosen Pengampu : Arundati Shinta, MA


Nama : Novrizal Alifudin 
NIM   : 19310410014


Banyak orang yang berusaha mencari dan menemukan apa itu motivasi. Dengan megikuti kelas-kelas motivasi, membaca buku, menonton film, diskusi dan bincang-bincang tentang motivasi, dan masih banyak hal lain yang mereka lakukan untuk mendapatkan motivasi. Hal ini menandakan bahwa motivasi sangat berpengaruh pada kehidupan seseorang maupun kelompok. Lalu apa tu yang dinamakan motivasi? Kenapa banyak sekali orang yang mencari motivasi?   Lalu mengapa orang harus mencari motivasi? Motivasi bagi kehidupan bagaikan bahan bakar yang membuat kehidupan seseorang terus berjalan dan bermakna. Motivasi adalah daya pendorong dari keinginan yang kita miliki agar terwujud, ketika kita memiliki motivasi maka secara otomatis kita menjadi tahu apa yang harus kita lakukan. Tidak hanya berdiam diri dan tidak melakukan hal apapaun, orang yang memiliki motivasi pasti hidupnya jauh lebih sehat dan jauh lebih berwarna. Terkadang pula seseorang yang memiliki motivasi atau semangat hidup yang tingg tidak takut untuk melakukan appaun, berani mengambil langkah tanpa ragu, yang membuat seseorang menjadi lebih percaya diri.



Dibalik semua hal tentang motivasi, menjadika kita tahu bahwa motivasi adalah hal yang penting untuk dijaga dan kita perjuangkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam segala hal memiliki motivasi yang tepat akan membuat kita nyaman dan bersemangat dalam keseharian dimananpun dan kapanpun. Namun, dibalik banyak orang yang penuh semangat menghadapi hidup, masih ada juga orang-orang yang tidak semangat menjalani hidup, merasa jenuh dan bosan dengan kehidupan, yang akhirnya banyak orang stress, depresi, bahkan bunuh diri. Banyaknya kasus depresi hingga bunuh diri yang terjadi membuat kita prihatin, bahwa sangat disayangkan ketika seseorang menjalani dan mengkahiri kehidupan tanpa motivasi. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang tidak mempunyai motivasi di dalam dirinya sendiri. Lalu apa yang seharusnya kita lakukan? Sebelum kita melangkah lebih jauh, perlu kita ketahui bersama bahwa ternyata sumber motivasi memiliki dua jenis, yaitu :
1.      Motivasi Instrikstik, yaitu motivasi yang bersumber dari dalam orang tersebut.
2.      Motivasi Ekstrinsik, yaitu motivasi yang bersumber dari dorongan dari luar.
Ada bebrapa teori motivasi yang dapat menggambarkan apa itu motivasi, yaitu :
 1.  Teori Insentif, yaitu teori yang menyatkan bahwa seseorang akan mengambil tindakan karena ada sesuatu yang ingin didapatkan/dicapai dalam hidup. Misalnya seperti rajin belajar agar mendapat juara kelas, mendapat penghargaan atau mendapatkan pujian orang tua.
 2.  Dorongan Biologis, yaitu dorongan yang muncul secara alami untuk mempertahankan hidup. Misalnya seperti bekerja keras untuk mendpat hasil yang lebih banyak untuk bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.
3.   Teori Hirarki Kebutuhan, teori menurut Maslow ini menyajikan alas an lebih lengkap dan bertingkat. Seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, pengakuan social, penghargaan dan aktualisasi diri.
4.   Takut kehilangan dan Kepuasan. Dua hal ini selalu membayangi kehidupan manusia, yaitu rasa takut dan rasa puas, dimana kita selalu dhadapkan pada dua pilihan ini untuk memilih dan menghindari sesuatu. Misalnya seperti kita datang diawal waktu karena takut terlambat, ada juga yang datang awal demi kepuasan hati.
5.  Kejelasan Tujuan, dengan kita memiliki motivasi yang kuat maka kita menjadi tahu apa yang akan kita lakukan dan kemana harus melangkah. Menjadikan hidup lebih jelas tujuanya.
 Dimana  semua hal tersebut saling bergantian, dan juga tergantung mood yang sedang dirasakan oleh seseorang. Karena suasan hati manusia gampang berubah-ubah, maka sangat penting untuk menjaga keadaan dan suasana hati agar tetap semangat dan pantang menyerah. Seperti yang sudah di jabarkan diatas, bahwa motivasi bisa berasal dari dalam diri atau luar diri, maka menjadi penting ketika kita pintar-pintar memilih pergaulan dan lingkungan sekitar, agar ketika suasana hati kita sedang turun tidak terlalu lama hanyut dalam perasaan yang tidak menentu. Dan juga harus bisa memilih mana yang harus kita piih dan kita dahulukan dalam hidup ini, pertimbangkan dengan matang dan jangan salah memilih. Setelah kita tahu seua itu, yang kita perlukan adalah bagaimana cara kita untuk menjaga agar tetap konsisten dan semangat dalam kehidupan sehari-hari. Karena jika sampai kita terpuruk dan hilang semangat, maka hal yang paling buruk adalah kita akan ketakutan sendiri, kita akan kehilangan arah serta tujuan dari hidup kita.
Perbandingan antara orang yang memiliki motivasi hidup dan yang sedang terpuruk bukan hanya pada suasan hati saja, namun juga berpengaruh pada keberlangsungan hidupnya. Ketika sesekali hilang semangat adalah hal yang wajar, semua orang juga merasakan demikian. Namun ketika berlarut-larut dalam waktu yang lama, dapat mengakibatan berbagai masalah, daintaranya adalah turunya konsentrasi, kesehatan yang menurun, muncul stress dan depresi, serta munculnya penyakit mental, hingga yang paling parah adalah bunuh diri. Betapa banyak orang-orang yang mati sia-sia hanya karena tidak memiliki motivasi dalam hidupnya? Dan kasus seperti ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Kita harus bisa menjaga agar motivasi selalu terjaga di dalam diri kita sendiri. Ketika terpuruk, maka ingat lagi bahwa kehidupan harus tetap berlanjut apapun yang terjadi, jangan mudah menyerah dan yakinkan diri bahwa hidup kita berharga dan berarti. Teruslah mencari motivasi agar hidup kita lebih berwarna dan berarti, bukan hanya untuk diri kita sendiri, namun juga bagi kehidupan orang lain.      



Referensi

0 comments:

Post a Comment