6.6.20

PANDEMI COVID-19 : TIPS AGAR BISNIS TETAP LANCAR

Oleh :
Tirsa Venta Han / 19310410058
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA.
Fakultas Psikologi  Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta 


     Pandemi Covid-19 sudah mewabah ke berbagai wilayah Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa Pandemi ini melumpuhkan berbagai kegiatan usaha di Indonesia. Sampai saat ini, semua kegiatan masih belum berjalan dengan normal.  Pandemi ini juga berdampak terhadap keberlangsungan bisnis-bisnis di Indonesia. Banyak pelaku usaha mengalami tekanan dalam menjalankan bisnis ditengah keadaan Pandemi seperti ini. Para pebisnis di Indonesia menemukan berbagai persoalan yang menghambat perkembangan bisnis mereka selama Pandemi Covid-19 ini mewabah.

     Persoalan-persoalan yang dirasakan oleh para pebisnis ditengah kondisi mewabahnya Pandemi ini yaitu seperti terganggunya mata rantai produksi industri sehingga ketersediaan bahan baku mulai menipis. Apalagi jika bahan bakunya berasal dari impor negara yang terinfeksi Pandemi ini. Hal ini tentu membuat perputaran bisnis menjadi tidak lancar, sementara kewajiban para pengusaha tetap harus berjalan. Selain itu, hal ini juga menyebabkan pemutusan hubungan  kerja terhadap karyawan-karyawan.

     Tulisan ini terutama ditujukan untuk para pengusaha yang sedang mengalami berbagai persoalan yang membuat bisnis mereka menjadi tidak lancar disaat Pandemi Covid-19 seperti ini. Mewabahnya Pandemi ini membawa dampak negatif besar terhadap perekonomian Indonesia. Dampaknya bukan hanya terhadap pelaku usaha kecil, melainkan pelaku usaha besar juga. Pelaku usaha kecil sampai pelaku usaha yang besar mengalami penurunan drastis dalam pencapaian omzet yang ditargetkan. 

     Apa saja yang dapat dilakukan agar bisnis tetap berjalan lancar? Yuk simak tips-tips sederhana berikut.
  1. Pengaturan kas. Amankan persediaan kas dengan mengambil tindakan seperti memperpanjang pembayaran kreditor, negosiasi penangguhan pembayaran sewa dan kredit bank. 
  2.  Rencana antisipasi. Panduan tanggap darurat perlu langsung disusun untuk mengetahui apa saja sektor krusial dalam perusahaan dan memastikan strategi yang akan diambil aman untuk kelangsungan bisnis kedepannya. Ketahui dimana titik-titik kritis dalam rantai pasokan, menyiapkan cadangan darurat saat persediaan menipis dan mengidentifikasi pasokan alternatif termasuk dalam perencanaan darurat ini.
  3. Perhatikan karyawan. Memahami profil karyawan untuk menemukan berbagai opsi untuk solusi tenaga kerja dalam perusahaan. Pada beberapa situasi, pengusaha akan menghadapi posisi sulit antara mempertahankan karyawan atau harus melakukan pengurangan demi kelangsungan bisnis.
  4. Bentuk tim manajemen krisis. Bentuk tim khusus dan pastikan perwakilan dari tiap divisi saling berkomunikasi untuk membahas dan menentukan prioritas masalah yang dihadapi perusahaan dan mengantisipasi masalah yang dapat muncul ke depannya.


     Bisnis akan tetap berjalan lancar ditengah mewabahnya Pandemi Covid-19 ini jika bisnis itu dapat dikoordinasikan oleh pelaku usahanya sebaik mungkin. Pelaku usaha yang selalu memperhatikan hal-hal yang mendukung bisnisnya dikondisi saat ini tentu akan dapat mengelola bisnisnya untuk tetap mencapai target-target yang telah ditentukan baik sebelum atau sesudah mewabahnya Pandemi Covid-19. 


DAFTAR PUSTAKA
Sandi, F. (2020). Ini Dampak Mengerikan COVID-19 ke Industri RI, THR Terancam?.
CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/market/20200331091721-17-148640/ini-dampak-mengerikan-covid-19-ke-industri-ri-thr-terancam (Diakses pada tanggal 5 Juni 2020)
Situmorang, A, P. (2020). 5 Cara Sukses agar Bisnis Bisa Lewati Krisis Corona
Covid-19. Liputan6. https://www.liputan6.com/bola/read/4228940/5-cara-sukses-agar-bisnis-bisa-lewati-krisis-corona-covid-19 (Diakses pada tanggal 5 Juni 2020)

SUMBER GAMBAR
            corona/ (Diakses pada tanggal 5 Juni 2020)

0 comments:

Post a Comment