7.6.20

Keuntungan Adanya Keberagaman Tenaga kerja


Beatrice. A.  J. C. Randan / 19310410040
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen  Pengampu: Dr. Arundati Shinta, MA.

Keberagaman karyawan ditempat kerja saat ini semakin berpengaruh dalam dunia bisnis. Hal ini karena keberagaman dipandang sebagai pondasi untuk inovasi dan kreatifitas dan akan berdampak terhadap keuntungan keunggulan bersaing (competitive advantage). Suku bangsa adalah golongan manusia yang memiliki persamaan ciri dan budaya,. suku bangsa sangat berkaitan dengan asal-usul, tempat asal dan kebudayaan.  Wilayah Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan mempengaruhi keanekaragaman budaya bangsa Indonesia.

Keberagaman adalah adanya keberadaan berbagai jenis orang dari jenis kelamin, ras/suku, kelompok usia, latar belakang budaya, dan sudut pandang personal yang berbeda. Berns (2004:439) mengemukakan, “Value are qualities or beliefs that are viewed as desirable or important”. Kualitas yang menjadi keyakinan dan dipandang utama dalam nilai keberagaman, yaitu keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Esa menciptakan manusia yang beragam sehingga menemui beraneka ragam kondisi teman adalah sebagai keyakinan untuk menerima anugerah Tuhan. Penerimaan itu harus terwujud dengan perilaku toleransi dan saling menghargai kondisi beragam tersebut sehingga selanjutnya mampu mendorong sikap saling berkerja sama untuk melengkapi kelemahan dan kelebihan di antara keberagaman.



Keragaman yang ditemui di tempat kerja dapat dikategorikan dalam dua macam. Yang pertama Surface-level diversity adalah keragaman dalam hal karakteristik demografis / biografis, seperti umur, agama, etnis, ras, dsb. Kemudian yang kedua Deep-level diversity adalah keragaman dalam hal kepribadian dan nilai-nilai. Mempelajari keragaman bertujuan untuk menciptakan diskriminasi seperlunya, dan menghindari praktik diskriminasi yang tidak adil (unfair discrimination).

Banyak organisasi seringkali berfokus pada operasi dan produktivitas, memperkerjakan talenta yang mampu memenuhi 2 kriteria ini saja sudah cukup. Namun,  pentingnya keberagaman ini lebih dari itu. Keuntungan dari keberagaman dapat dilihat melalui pertemuan dari berbagai ide, kepribadian, dan pengalaman yang berbeda yang berasal dari keberagaman latar belakang. Sebuah penelitian oleh Forbes mengunggkapkan bahwa keberagaman mendorong lahirnya inovasi dan bahwa keberagaman merupakan suatu bagian penting dari kesuksesan dalam sebuah platform global. Beberapa keuntungan dari memiliki tenaga kerja yang beragam mencakup:

1.      Kemampuan beradapatasi yang meningkat – menyediakan banyak solusi untuk masalah bisnis, meningkatkan kemampuan beradaptasi suatu organisasi di berbagai situasi ekonomi dan pasar.

2.      Cakupan layanan yang lebih luas – keterampilan yang berbeda memungkinkan adanya pendekatan-pendekatan yang berbeda dalam menyediakan layanan dari organisasi Anda. Hal ini akan lebih terbukti ketika Anda berurusan dengan keterbatasan bahasa dan hambatan budaya di berbagai area seperti pemasaran, penempatan produk, dan pendekatan dengan talenta lokal.

3.      Pandangan / opini yang beragam – memberikan ide-ide yang ketika dipadu padankan dengan tepat, dapat mendukung munculnya inovasi dan kreatifitas.

4.    Ketrampilan / talent yang banyak – memiliki lebih dari satu jenis ketrampilan / talent yang tersedia untuk satu bidang pekerjaan memudahkan pemerataan ketenagakerjaan, meningkatkan alokasi sumber daya dan mendorong pelatihan lintas ketrampilan.

Keragaman (diversity) tenaga kerja memiliki dua konsekuensi berlawanan. Di satu sisi dapat memperluas akses organisasi terhadap keahlian, kemampuan, dan ide-ide. Namun di sisi lain dapat menimbulkan miskomunikasi, kesalahpahaman, dan perselisihan. Maka organisasi memerlukan manajemen keragaman yang efektif agar dapat mengenali dan memanfaatkan perbedaan pada tiap tenaga kerjanya.


Referensi:
Berns, Roberta M. 2004. Child, Family, School, Community. Australia: Thomson Learning.

Referensi Gambar:

0 comments:

Post a Comment