14.6.20

INTROVERT : SULIT BERGAUL? INI TIPS MENGATASINYA !


Tirsa Venta Han / 19310410058
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA.
Fakultas Psikologi  Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Kepribadian Introvert dikenal sebagai kepribadian yang sulit bergaul. Kepribadian Introvert adalah individu yang memiliki karakteristik yang berlawanan dengan tipe kepribadian ekstrovert, yang cenderung pendiam, pasif, tidak mudah bergaul, teliti, pesimis, tenang dan terkontrol (Feist & Feist, 2010). Individu yang berkepribadian Introvert akan cenderung memperhatikan pikiran, suasana hati, dan reaksi-reaksi yang terjadi dalam dirinya sendiri. Introvert lebih pemalu, sering dianggap tidak ramah, dan suka menyendiri. Bahkan kepribadian Introvert lebih senang pekerjaan individu daripada berkelompok. Namun, kepribadian Introvert yang sulit bergaul, menutup diri, pemalu, dan sebagainya justru menuai persoalan.

Persoalan yang timbul akibat kepribadian Introvert seperti ini yaitu misalnya masalah yang dihadapinya tidak akan diceritakan kepada orang lain karena berpikir bahwa masalah tersebut justru akan menjadi aib bagi dirinya dan akan dinilai tidak baik oleh orang lain, sehingga kepribadian Introvert ini lebih memilih untuk memendamnya. Akhirnya masalahnya pun tidak kunjung selesai dan malah menjadi beban bagi dirinya sendiri. Hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan mental seseorang karena dengan memendam permasalahan hidup dan menjadi beban maka akan membuat seseorang menjadi stress.

Tulisan ini terutama ditujukan untuk semua individu berkepribadian Introvert yang sulit bergaul, pemalu, menutup diri, dan sebagainya. Introvert berorientasi pada hal-hal yang ditentukan oleh faktor-faktor subjektif. Sudah pada dasarnya jika seorang yang Introvert sulit bergaul. Namun hal itu cenderung membuat individu yang berkepribadian Introvert tidak dapat beradaptasi dengan baik jika ada pekerjaan-pekerjaan yang mengharuskan kerja sama antara dua orang atau lebih. Akhirnya, Introvert merasa tidak nyaman bahkan membuatnya menjadi tidak fokus dengan pekerjaan yang dilaksanakannya.

Apa saja yang dapat dilakukan agar diri menjadi mudah bergaul? Yuk simak empat tips berikut.
Perbaiki penampilan. Sesuaikan penampilan diri sendiri dan buatlah diri menjadi nyaman dengan penampilan itu sehingga lebih percaya diri.
  1. Perbaiki penampilan. Sesuaikan penampilan diri sendiri dan buatlah diri menjadi nyaman dengan penampilan itu sehingga lebih percaya diri.
  2. Terima diri apa adanya. Pahami mana yang disukai dan mana yang tidak. Pahami apa yang mencegah anda dari pergaulan yang selama ini anda hindari, sehingga disaat bergaul anda tidak merasa minder.
  3. Berpikir positif. Jangan memikirkan hal-hal buruk yang membuat anda menjadi minder dalam pergaulan. Misalnya rasa khawatir tidak diterima di lingkungan pergaulan dan sebagainya.
  4. Banyak berinteraksi dengan orang lain. Beranikan diri untuk keluar dari zona nyaman. Jangan selalu menyendiri, mulailah perbanyak interaksi dengan orang lain.

Seseorang yang tidak mudah bergaul akan merasa sulit mengubah dirinya untuk dapat bersosialisasi di lingkungannya. Namun, empat tips diatas adalah tips-tips mudah yang dapat dicoba untuk mengatasi kepribadian yang sulit bergaul. Dengan mencoba empat tips tersebut, perlahan-lahan kalian akan menjadi individu yang dapat bersosialisasi dengan baik. Yuk pelajari tipsnya!

 DAFTAR PUSTAKA
Feist, J., & Feist, G. J. (2010). Teori kepribadian. Jakarta: Salemba humanika
Nadhifah, G, K. (2018). Tidak Percaya Diri dalam Pergaulan? Ini 6 Langkah
Mengatasinya. Liputan6. https://www.liputan6.com/citizen6/read/3491976/tidak-percaya-diri-dalam-pergaulan-ini-6-langkah-mengatasinya (Diakses pada tanggal 7 Juni 2020)

SUMBER GAMBAR
            (Diakses pada tanggal 7 Juni 2020) 

0 comments:

Post a Comment