1.6.20

Employee Selection in a Company


Beatrice. A. J. C. Randan / 19310410040
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu: Arundhati Shinta, M.A.

Karyawan atau sumber daya manusia (SDM) merupakan aset yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Diantara aset-aset lain seperti modal, bangunan, mesin, peralatan kantor, dan lainnya hanya karyawan yang dapat bernapas, berpikir dan berperilaku. Keunikan ini jika memiliki kualitas yang baik dan dilibatkan dalam aktivitas usaha akan memberikan pemasukan yang besar bagi kemajuan suatu perusahaan.
Untuk memperoleh karyawan yang berkualitas dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, perusahaan mengadakan proses seleksi dalam perekrutan karyawan baru. Seleksi Karyawan adalah proses mewawancarai dan mengevaluasi kandidat untuk pekerjaan tertentu dan memilih individu untuk pekerjaan berdasarkan kriteria tertentu (kualifikasi, keterampilan, dan pengalaman). Tanpa karyawan yang berkualitas, perusahaan berada dalam posisi yang lebih buruk untuk berhasil. Seleksi karyawan dapat berkisar dari proses yang sangat sederhana hingga proses yang sangat berat tergantung pada perekrutan perusahaan dan posisi. Proses seleksi sumber daya manusia merupakan kumpulan langkah kegiatan yang dilakukan untuk menentukan apakah seseorang pelamar diterima atau ditolak, dalam suatu instansi tertentu setelah menjalani serangkaian tes yang dilaksanakan (Sunyoto, 2012).




Namun, sering kali proses seleksi tidak terlalu memberikan pengaruh pada kualitas karyawan seperti yang diharapkan perusahaan karena beberapa hal, yaitu permasalahan etika dalam perusahaan masih berlakunya sistem nepotisme dalam proses perekrutan karyawan baru. Permasalahan lain dalam proses seleksi karyawan adalah keterbatasan sumber tenaga kerja atau jumlah karyawan kerja yang tidak sesuai kualitas yang dibutuhkan.
Tujuan dari proses seleksi adalah untuk menjemput kandidat yang paling cocok yang akan memenuhi persyaratan pekerjaan di organisasi terbaik, untuk mengetahui pelamar pekerjaan mana yang akan berhasil, jika dipekerjakan. Untuk memenuhi tujuan ini, perusahaan memperoleh dan menilai informasi tentang pelamar dalam hal usia, kualifikasi, keterampilan, pengalaman, dll. Kebutuhan pekerjaan disesuaikan dengan profil kandidat. Orang yang paling sesuai kemudian diambil setelah menghilangkan pelamar yang tidak sesuai melalui tahapan proses seleksi berturut-turut. Seberapa baik seorang karyawan disesuaikan dengan suatu pekerjaan adalah sangat penting karena secara langsung memengaruhi jumlah dan kualitas pekerjaan karyawan.
Seleksi adalah usaha pertama yang harus dilakukan perusahaan untuk memperoleh karyawan yang qualified dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan semua pekerjaan pada perusahaan. Kiranya hal inilah yang mendorong pentingnya pelaksanaan seleksi dan penerimaan karyawan baru bagi setiap perusahaan. Pelaksanaan seleksi harus dilakukan secara jujur, cermat, dan objektif supaya karyawan yang diterima benar-benar qualifid untuk menjabat dan melaksanakan pekerjaan.


Daftar Pustaka:
Sunyoto, Danang. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: CAPS

Sumber Gambar:



0 comments:

Post a Comment