3.5.20

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KARYAWAN 

Andri wijayanto/19310410023
Falkutas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta 
Dosen pengampu : Dr. Arundati Shinta,MA.


   Dalam perusahaan, ada banyak sekali aset yang harus dipelihara dan kualitas diremajakan serta performanya. Salah satu aset penting yang harus selalu dipelihara secara berkala oleh perusahaan adalah aset sumber daya manusia.sumber daya manusia merupakan aset perusahaan yang semuanya bekerja dan bernaung di bawah perusahaan tersebut. Dalam dunia kerja karyawan dituntut untuk selalu produktif dan selalu dalam kondisi yang prima. Dimana tidak cukup hanya fisik dan mental saja yang kuat, namun juga dibutuhkan keterampilan dan keahlian untuk menunjang kegiatan produksi agar maksimal dan memenuhi target yang sudah ditetapkan. Apalagi melihat persaingan dunia kerja yang semakin ketat, membuat otak dan otot harus bekerja lebih keras lagi untuk tetap bertahan dan terus bersaing dengan yang lainya. Regenerasi dalam sebuah perusahaan yang baik akan menentukan nasib perusahaan itu kedepannya .selain seleksi penerimaan yang ketat. pelatihan dan training bagi karyawan baru sangat penting untuk perusahaan. 

   Training atau pelatihan sumber daya manusia akan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan kompetensi kerjanya, mengetahui keahlian baru, mempelajari inovasi – inovasi baru yang berhubungan dengan pekerjaannya, meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan produktifitas, dan meningkatkan etos kerja. Dengan demikian Training SDM bisa menjadi sarana bagi karyawan untuk mendapatkan ilmu baru serta bermanfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan produktifitas dan etos kerja karyawan.
      
   Pimpinan harus tahu betul tentang tujuan diadakannya suatu training.  Pemahaman ttg tujuan training ini untuk mendisain suatu training. Tujuan trining harus spesifik.. Hasil training harus berkorelasi dg penyelesaian suatu tugas dan hasil itu harus terukur dg jelas. Misal – sebelum training mengetik artikel 1 jam. Setelah training mengetiknya butuh waktu 30 menit. Peserta training harus mampu menyelesaikan tugas2 yg akan diberikan pd saat training berlangsung. Misal karyawan yg buta warna tidak mungkin ditraining untuk bisa menentukan warna bahan2 laboratorium. Jadi pimpinan harus mengetahui dg detil keadaan karyawan yg menajdi target training. Sehingga karyawan dapat bekerja sesuai dengan kemampuan maupun bakat yang di miliki. Dengan demikian karyawan akan lebih nyaman dalam bekerja. 

   Pengembangan karyawan kelak juga akan berguna untuk memberi kesiapan memegang tanggung jawab pekerjaan di masa yang akan datang. Pelatihan memiliki peran penting dalam menentukan efektivitas, efisiensi perusahaan serta kinerja karyawan. Manfaat pelatihan bagi karyawan antara lain agar karyawan dapat bekerja lebih terampil, meguasai pekerjaan dan tugas yang diberikan, serta bisa menyelesaikan semua tugas dan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan. Manfaat bagi perusahaan agar pegawai terlatih dan bekerja dengan kualitas kerja yang tinggi serta kuantitas kerja yang benar. Oleh karena itu, kemampuan karyawan dalam melakukan pekerjaannya akan menjadi tolak ukur perusahaan untuk meningkatkan kualitas perusahaan tersebut.

Referensi: 
Cardoso, Gomes, Faustino, 1995. ”Manajemen Sumber Daya Manusia”, Yogyakarta :  CV. Andi Offset
https://www.studilmu.com/blogs/details/training-for-trainer-7-cara-pelatihan-menjadi-trainer-handal 


1 comment: