1.4.20

SOCIAL DISTANCING MEMBUAT ANAK BOSAN? PARA ORANG TUA LAKUKAN TIPS BERIKUT INI


Social Distancing Membuat Anak Bosan?
Para Orang Tua Lakukan Tips berikut Ini
Nama : Maily Qisti Rofiq
NIM : 19310410095
Dosen Pengampu : Eny Rohyati, S.Psi., M.Psi.

Semakin merebaknya coronavirus membuat pemerintah mengambil langkah “social distancing” atau yang sekarang dikenal menjadi “Physical Distancing” yaitu menjaga jarak dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kebijakan ini diberlakukan dalam beberapa aspek seperti menutup sekolah, restoran, toko, bioskop dan tempat-tempat lain yang banyak dikunjungi masyarakat tanpa terkecuali tempat-tempat ibadah pun sementara ditutup. Saat ini masyarakat dihimbau untuk beribadah di rumah, bekerja di rumah, belajar di rumah dan tidak menggunakan transportasi umum hingga batas waktu yang ditentukan mengikuti situasi dan perkembangannya.
Imbauan untuk melakukan social distancing selama 14 hari, kemudian membuat Kementrian Pendidikan meliburkan aktivitas pendidikan selama 2 pekan. Para siswa diminta untuk melanjutkan belajar di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan yang memungkinkan kontak antara banyak orang. Seiring berjalannya waktu, membuat banyak orang merasa bosan dan jenuh terlebih untuk anak yang semula bebas bermain hingga kini harus dibatasi. Orang tua dalam hal ini memiliki peranan penting untuk membuat anak tidak merasa bosan selama social distancing diberlakukan.
Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang menjalani social distancingyang tentunya membuat anak merasa nyaman dan terhibur

1.  Memasak Bersama
Memasak bisa menjadi aktivitas untuk menghilngkan kebosanan saat menjalani social distancing. Membuat makanan bersama hingga menyantp makanan hasil masakan bersama bisa mengusir kebosanan anak.

2. Melakukan Olahraga Bersama
Pada saat menjalankan social distancing, mungkin saja anak-anak dijauhkan dari kerumunan orang banyak. Mereka yang biasanya berkiatan secara aktif dapat secara drastis merasakan kesepian. Orang tua melakukan kegiatan keluarga secara bersama-sama untuk menghilangkan kebosanan seperti bersepeda di area rumah dan juga berjalan di area rumah, kegiatan ini bisa menghilangkn kebosanan anak-anak. Namun melakukan kegiatan diluar rumah harus sesuia standar yaitu dengan tidak melakukan kontak dengan orang lain dan menjaga jarak.
      3.  Memberi Waktu Anak Melihat Hiburan di Media Sosial
Hiburan di media sosial juga bisa menjadi solusi mengatasi kebosanan anak. Namun, pengguanaan media sosialdalam pengawasan orang tua. Orang tua terlebih dahulu mengatur jenis tontonan yang sesuai dengan anak-anak agar terhindar dari tontonan yang tidak semestinya.
      4.  Melakukan Hal Baru
Pada waktu normal, anak-anak belajar di sekolah bersama guru dan teman-temannya. Sebagai orang tua anda bisa memanfaatkan momen ini untuk lebih dekat dengan anak. Orang tua bisa mengajak anak untuk melakukan eksperimen hal-hal baru yang berasal dari ide orang tua yang belum pernh dilakukan anak di sekolah. Melakukan hal baru bisa meningkatkan gairah anak dan membuatnya tetap aktif berpikir, disamping membiasakan hidup sehat dengan mencuci tangan sesering mungkin, makan buah dan makanan bergizi serta seimbang.
      5. Bermain dan Belajar Bersama
Orang tua bisa menggantikan peran teman anaknya. Dengan bermain bersama menghilangkan kebosanan anak dengan memasukan aspek-aspek pendidikan. Permainan seperti petak umpet, menyusun puzzle, maupun mengganbar atau mewarnai bisa menjadi alternatif.
     6. Beribadah dan Tekun mempelajari Ilmu agama
Mengajari anak untuk meningkatkan iman dan taqwa sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Umat Muslim contohnya bisa dilakukan dengan mengaji dan membaca ayat suci Alquran, sambil berdoa semoga wabah Covid-19 ini cepat berakhir.

REFERENSI
 Erzaldi, M. (2020). Empat Tips bersama Anak di Masa social Distancing. Dapat diakses di https://babelpos.com (diakses pada 30 Maret 2020).

0 comments:

Post a Comment