31.3.20

5 Cara Agar Anak Tidak Bosan Saat ‘Diisolasi’ di Rumah Akibat Corona

Nama : Mita Dwi Wijayanti
Nim : 19310410037
Mata Kuliah: Psikologi Perkembangan I
Dosen Pembimbing : Eni Rohyati, M. Psi., Psikolog



Merebaknya Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah mengimbau agar mengurangi interaksi sosial dengan bekerja dan belajar di rumah. Bekerja dari rumah dan tidak bisa melakukan interaksi sosial dengan leluasa bukan masalah bila hanya berlangsung dalam waktu singkat. Namun, bila diterapkan dalam waktu lama, sebagian orang mungkin akan merasa disergap kebosanan. Ada beberapa kegiatan yang dapat membantu pikiran tetap jernih meski harus mengarantina diri di rumah dalam waktu cukup lama. Berikut ini 5 di antaranya seperti dilansir Fox News:

1. Membaca
Terdapat banyak pilihan buku yang dapat membantu seseorang untuk berpikir lebih positif. Buku-buku ini bisa berupa buku spiritual, self-help, autobiografi dari sosok yang dikagumi, hingga buku fiksi yang mampu membawa pembaca larut dalam cerita para tokohnya.

2. Menonton dan bermain gim
Saat ini, ada beragam layanan streaming yang menawarkan banyak pilihan film untuk ditonton bersama dengan keluarga. Bagi yang hobi bermain gim, tak ada salahnya memanfaatkan momen ini untuk menyalurkan hobi sejenak agar tak merasa bosan.

3. Hidup sehat
Meski bekerja di rumah dan mengurangi interaksi sosial, kesehatan tetap harus dijaga dengan baik. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah melakukan olahraga di rumah secara rutin minimal 30 menit per hari. Selama di rumah, pola makan juga sebaiknya dimodifikasi agar sesehat mungkin. Meditasi, melakukan peregangan, hingga melatih pernapasan juga dapat membantu. Olahraga rutin, pola makan yang sehat hingga meditasi juga tak hanya baik bagi kesehatan fisik, tapi juga dapat menurunkan stres dan meningkatkan suasana hati.

4. Meminimalisasi paparan internet
Meditasi dan latihan bernapas dalam bisa membantu menurunkan denyut jantung dan mengelola stres. Saat di rumah, coba untuk menjauh dari internet dan ponsel selama beberapa jam dalam sehari. Meminimalisasi paparan internet dan ponsel dapat menjauhkan diri dari pemicu stres dan kecemasan.

5. Tidur cukup
Mendapatkan tidur yang cukup dapat memberi dampak yang baik bagi kesehatan fisik dan mental. Tidur bahkan disebut sebagai penurun stres yang alami. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga merekomendasikan agar setiap orang mendapatkan tidur yang cukup saat pandemi Covid-19 berlangsung. Oleh karena itu, momen bekerja dari rumah dan berdiam diri di rumah seperti ini bisa menjadi saat yang tepat untuk menebus kekurangan tidur selama ini.

https://bandungkita.id/2020/03/28/5-tips-mudah-menjelaskan-covid-19-dan-penyakit-pandemi-pada-anak/ (30 Maret 2020)

0 comments:

Post a Comment