7.4.20

SIAGA MELAWAN COVID-19


Nirbita Melani/18.310.410.1180
Fakultas Psikologi Universitas proklamasi 45
Yogyakarta
Dosen Pembimbing : Fx.Wahyu Widiantoro ,S.Psi.,M.A


Baru-baru ini public tengah ramai memperbincangkan Covid-19 yang telah menggemparkan dunia kesehatan.Virus ini pertama kali di temukan di Wuhan China,dan saat ini telah sampai di berbagai negera temasuk Indonesia.Apakah covid-19 itu? Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang yang dikenal dengan nama lain virus corona, adalah virus yang menginfeksi system pernafasan.
Penderita bisa mengalami infeksi saluran pernafasan ringan seperti flu,dan infeksi saluran pernafasan berat seperti pneumonia,middle east respiratory syndrome (MERS) dan juga Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Gejala umum yang dialami seorang individu apabila terinfeksi corona yaitu penderita akan mengalami demam dengan suhu badan diatas 38°celcius,batuk,sakit tenggorokan,dan sesak nafas.
Penyebaran Covid-19 melalui droplet,droplet adalah percikan cairan yang keluar dari mulut maupun hidung,misalnya terjadi ketika berbicara,bersin,atau batuk.Meski bersikap waspada,diharapkan masyarakat tidak perlu merasa cemas,perlu diketahui bahwa rasa cemas dapat mempengaruhi kondisi psikis yang memicu penurunan imun dalam tubuh.Hendaknya masyarakat menanggapi hal tersebut dengan bijaksana,bila merasa demam,meriang,atau sakit tenggorokan sebaiknya jangan merasa panik dulu,kita bisa mencoba metode altenatif menjaga diri dengan :

·         Menggunakan uap,tarik nafas 2-3 kali sehari untuk melegakan hidung tersumbat
·         Tetap terhidrasi dan istirahat yang cukup
·         Makan makanan bergizi
·         Rajin mencuci tangan bisa mengurangi penyebaran virus
·         Konsultasi dengan tenaga medis
·         Minum obat sesuai dengan anjuran dokter

Selain itu tindakan preventif yang sebaiknya dilakukan adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan,rajin mengonsumsi vitamin,istirahat yang cukup,makan makanan bergizi,rajin berolahraga,serta mendekatkan diri kepada Tuhan.
Saat ini upaya pemerintah untuk menghambat penyebaran covid-19 yaitu menghimbau agar masyarakat melakukan social distancing dengan menjauhi segala bentuk perkumpulan,menjaga jarak antar individu,dan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang.Hal tersebut berkemungkinan sulit dilakukan bagi kita karena sejatinya manusia adalah makhluk sosial.Namun perlu disadari jika himbauan tersebut kita terapkan kita sudah melindungi 3 pihak yaitu, pihak pertama adalah diri kita sendiri,yang kedua orang yang kita sayangi,dan yang ketiga adalah melindungi komunitas yang kita miliki.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa kita harus menyikapi Covid-19 dengan bijaksana,dimulai dari kesadaran terhadap kesehatan diri sendiri,maka orang-orang sekitar kita terlindungi.Waspada bukan berarti cemas,Namun siaga lawan Covid-19

Refensi :
https://www.alodokter.com/virus-corona ( diakses pada tanggal 19 Maret 2020)
dikutip dari Online sharing session #1 covid-19 dan kesehatan mental.center for bulic mental health fakultas Psikologi UGM (diakses pada tanggal 23 maret 2020)



0 comments:

Post a Comment