6.4.20

PERUBAHAN YANG INDAH


Nama                           : Windha Nurhidayati
NIM                            : 183104101176
MATKUL                   : Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu        : Dr. Arundati Shinta,MA





Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang, merupakan hasil aktifitas manusia maupun alam yang sudah tidak digunakan lagi karena sudah diambil unsur atau fungsi utamanya. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. Sumber sampah bisa berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit  pasar dan sebagainya. (Sejati, 2009).

Selain itu untuk mengatasi pengaruh negatif terhadap keberadaan sampah-sampah dimanapun, pemerintah membuat aturan-aturan main tentang pembuangan sampah diantaranya memfasilitasi TPA, TPS, dan bank sampah, dengan harapan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat setempat, tidak terkecuali dilingkungan kampus Universitas proklamasi 45 Yogyakarta, dimana pihak akademis yang menyediakan tempat-tempat sampah didepan ruangan-ruangan agar mahasiswa membuang sampah ditempat yang telah disediakan, entah itu bekas puntung rokok, bekas tissue yang telah digunakan dan yang lainnya. Meskipun begitu, upaya tersebut tidak akan efektif apabila mahasiswa belum memahami fungsi dari tempat sampah sendiri dan tidak mempunyai komitmen untuk menjaga lingkungan kampus untuk selalu bersih, termasuk kebersihan taman dan toilet. Bagi mereka yang masih saja membuang sampah seenaknya dan, yang lebih parah terutama mahasiswa-mahasiswi yang cuek tidak perduli terhadap kebersihan diri ataupun lingkungannya karena tidak melaksanakan komitmen secara baik, perlu adanya teguran atau sanksi dari pihak kampus agar menjadi jera.
Namun bagi mahasiswa-mahasiswi yang memiliki perhatian lebih dan pandangan positif terhadap lingkungan kampus, mereka akan memilih sampah- sampah yang ada untuk dipisah-pisahkan antara sampah yang memiliki nilai ekonomi dengan sampah - sampah yang tidak memiliki nilai jual.
Kloset yang bau, air kamar mandi yang meluber dan tissue kamar mandi yang bertebaran, juga merupakan suatu permasalahan dilingkungan kampus, sama halnya permasalahan yang disebabkan oleh sampah yang, terjadi di kampus juga perlu sesegera mungkin diatasi dan dicari solusinya. Seperti bersepakat terhadap diri untuk menjaga lingkungan kampus. Memiliki rasa tanggung jawab. Dan perlu memahami akan kebersihan dan tidak membiaskan sikap jorok seperti setelah menggunakan kamar mandi maka harus disiram kembali, agar semua warga universitas up45 bersama-sama akan merasakan kenyamanan, mengingat lingkungan yang sehat  akan mencerminkan jiwa yang sehat. Mari kita sama sama mewujudkan perubahan yang baik untuk kampus kita tercinta ini.


REFRENSI :
 sejati kuncoro. 2009. pengolahan sampah terpadu. yogyakarta: kanisius

0 comments:

Post a Comment