3.4.20

#DIRUMAHAJA: FAMILY TIME ANTI BOSAN



Novia Zahra Zakiah (19310410025)
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Eny Rohyati, S.Psi., M.Psi.





Virus corona sedang menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Virus ini dapat  menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan. Dalam sistem pernafasan terdapat beberapa organ yang terinfeksi oleh virus tersebut, diantaranya maalah pernafasan pada tenggorokan, saluran udara dan paru-paru. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Ribuan orang di dunia meninggal diduga karena virus ini.
Virus corona menular tidak melalui udara, tetapi melalui kontak fisik. Untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah di berbagai negara memutuskan untuk mengurangi kontak fisik bagi masyarakatnya. Atau biasa disebut social distancing. Social distancing juga diterapkan pada sistem pendidikan di Indonesia dengan memberlakukan work from home (WFH).
Banyak keluhan dari masyarakat, yang merasa bosan terus berada dirumah. Terutama bagi kalangan anak-anak sampai remaja. Mereka terbiasa melakukan aktivitas diluar rumah sehingga saat penerapan social distancing ini mereka merasa kesulitan menerapkannya.
Maka dengan itu tips-tips agar tidak bosan saat menjalani social distancing, diantaranya:


  • Berkumpul dengan keluarga
Salah satu manfaat diterapkannya social distancing yaitu kita bisa memiliki waktu yang banyak dengan keluarga. Terutama bagi keluarga yang sibuk dengan pekerjaaan atau kesibukan mereka masing-masing.
Kebanyakan keluarga hanya berkumpul saat malam hari dan akhir pekan saja. Bahkan ada saja keluarga yang tetap bekerja meskipn sudah larut malam atau akhir pekan. Maka lakukan kesempatan ini sebaik mungkin!


  •  Mengerjakan tugas
Social distancing atau work from home bukan berarti hari libur. Sistem pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi pembelajaran media online. Maka dari itu bagi anak SMP sampai mahasiswa, pembelajaran masih tetap berlangsung. Namun untuk anak PAUD sampai SD, ini saatnya orangtua menjadi guru sepenuhnya.
Minta bantuan orangtua untuk mengerjakan tugas-tugas. Sehingga, kita bisa belajar sambil kumpul keluarga. Pasti menyenangkan!

  • Lakukan hobby-mu
Bagi yang memiliki hobi didalam ruangan. Ini saatnya kamu mengembangkan hobimu menjadi sebuah bakat. Buatlah dirimu senang dengan meakukan hobimu ini.

  • Membersihkan rumah
Kebersihan adalah kunci sehat. Rumah merupakan tempat pertama yang harus bersih. Membersihkan rumah dengan gotong royong bersama anggota keluarga yang lain akan lebih cepat dan lebih menyenangkan. Raga sehat, jiwa senang!

  •  Membuat suatu hal baru
Jadikan ini sebagai peluang usaha dengan membuat sesuatu yang baru. Entah itu makanan atau sebuah barang. Kita bisa membuat resep makanan terbaru dan membuat barang atau pernak pernik unik. Sehingga dengan dirumah kita tetap bisa berpenghasilan.

  • Marathon film
Nonton film tidak harus pergi ke bioskop dan mengeluarkan uang. Di era digital ini, sudah banyak aplikasi-aplikasi yang memuat berbagai macam film dan bisa ditonton semua umur tergantung pemilihan film yang ingin kita tonton. Ini bisa menjadi salah satu cara utuk berkumpul keluarga juga kan?!

  • Merawat diri (self care)
Biasanya kita akan sulit mencari waktu untuk merawat diri. Padahal ini merupakan sesuatu yang penting. Entah itu menggunakan skincare atau yang lainnya. Tapi tentu saja kita bisa merawat diri dirumah. Seperti menggunakan masker wajah atau yoga dirumah untuk merelaksasi diri kita.

Ada saja pro kontra di masyarakat saat penerapan social distancing ini. Namun ini salah satu alternatif untuk kita untuk membantu tenaga medis mengurangi dan memutus tali penyebaran virus corona ini. Mari kita bantu selamatkan dunia dengan #dirumahaja.


Referensi:

0 comments:

Post a Comment