4.4.20

ANAK IBU BOSAN DI RUMAH AJA?

Ahmad Ghozali/19310410031
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Dosen Pembimbing: Eny Rohayati, S.Psi., M.Psi.



Stay at home, belakangan kata tersebut sering diucapkan dan didengar oleh banyak orang. Sebagai bentuk dari usaha memutus penularan COVID-19, pemerintah menganjurkan kita untuk diam di rumah aja. Namun dampak dari stay at home mulai terasa setelah beberapa hari menjalankannya, terutama bagi anak-anak yang belum paham akan kondisi tersebut. Anak akan cepat bosan dan memiliki keinginan untuk berkumpul bersama teman-teman seperti layaknya hari biasa dengan berkumpul bersama di sekolah. Lalu apa yang bisa dilakukan orang tua agar anak tidak bosan di rumah?

Devi Delia, seorang psikolog anak dari RS RK Charitas Palembang mengatakan bahwa anak akan cepat bosan dengan aktivitas yang itu-itu saja, apalagi jika aktivitas itu dikerjakan di dalam ruangan. Devi menyarankan agar orang tua membuat jadwal rutinitas yang teratur agar hari-hari anak dipenuhi aktivitas yang tidak membosankan.

Pagi hari orang tua dapat mengatur jadwal anak untuk bangun tidur, sarapan, dan kemudian melakukan olahraga. Olahraga bukan hanya kegiatan menyenangkan saat libur sekolah, namun juga dapat menyehatkan badan. Apalagi di saat pandemi COVID-19 sekarang, berolahraga di pagi hari sambil berjemur akan menyehatkan dan meningkatkan daya tahan tubuh dari tertularnya virus corona.

Kemudian di siang hari orang tua boleh membiarkan anak untuk ikut membantu pekerjaan rumah, seperti menyapu, mengepel, membersihkan kamar, dan pekerjaan rumah lainnya. Tentu saja pekerjaan rumah yang dilakukan anak harus sesuai dengan umur dan kemampuan anak. Selain dapat menyehatkan anak karena aktif bergerak, membantu pekerjaan rumah juga dapat melatih tanggung jawab anak.

Lalu pada malam hari, orang tua dapat mendampingi anak untuk mengerjakan tugas dari sekolah. Malam hari juga dapat digunakan untuk bersantai bersama keluarga sambil menonton acara televisi favorit. Namun jangan sampai anak tidur terlalu larut, karena anak butuh tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan.

Menurut Devi orang tua harus kreatif mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang anak. Orang tua dapat membuat permainan yang mengasyikkan untuk anak. Permainan indoor seperti ular tangga, monopoli, dan menyusun lego yang dimainkan bersama keluarga dapat menambah kebersamaan dan keharmonisan dalam berkeluarga.

Pada intinya orang tua harus bisa sekreatif mungkin dalam membuat kegiatan, agar anak tidak merasa bosan di rumah. Dengan begitu Social Distancing akan berlalu dengan menyenangkan dan anak akan merasa betah di rumah aja.

Sumber referensi
https://palembang.tribunnews.com/2020/03/31/berikut-ini-tips-buat-ibu-ibu-agar-anak-tak-bosan-di-rumah?page=all (diakses pada 3 April 2020)

0 comments:

Post a Comment