12.4.20

Bank Sampah Dalam Fungsi Sosial dan Ekonomi


Bank Sampah Dalam Fungsi Sosial dan Ekonomi

Oleh Marsum
NIM 183104101187
Dosen Pengampu Dr.,Dra.Arundati Shinta,MA



Tujuan Utama Bank sampah untuk membantu Pemerintah dalam menangani pengelolaan dan pengolahan sampah di Indonesia. Menyadarkan masyarakat akan pentingnya lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih.
Bank sampah versi regulasi pasca peraturan menteri lingkungan hidup no. 13 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan reduce, reuse dan recyle (3R) melalui bank sampah (permen LH Bank sampah).
Sementara permen LH Bank sampah terbit berdasar pada undang-undang no.18 tahun 2008 tentang pengolahaan sampah (UUPS). Maka sangat jelas dalam melaksanakan program 3R berada pada pengolahan bank sampah.
Ekstensi bank sampah adalah merupakan perekayasa sosial dan atau wakil pemerintah terdepan dalam menjalankan program 3R. Maka seharusnya pengelola bank sampah difasilitasi oleh pemerintah dan pemerintahan daerah (Pemda).
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.
Mahasiswa Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta melakukan kegiatan store Sampah kepada Bank Sampah Subur Makmur  sebagai bentuk rasa kepedulian kita terhadap lingkungan dan juga merupakan contoh yang baik untuk masyarakat bahwa pentingnya kita peduli terhadap lingkungan di sekitar kita, mengajari kita bagaimana bisa mempunyai kesadaran yang tinggi akan segala sesuatu yang ada di sekitar kita, dan lingkungan merupakan salah pengaruh besar terhadap Manusia, dari sisi fisik maupun psikologis, karena kehidupan dan ketrampilan kita sangat amat tergantung kepada lingkungan kita, jika kita hidup di lingkungan yang baik dan bersih maka otomatis diri kita pun dididik menjadi pribadi yang baik dan begitu sesuai dengan lingkungan kita.
Sering kali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial, lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk keprbadian seseorang. Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa di tunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggunga jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kitta sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.




0 comments:

Post a Comment