29.4.20

Apasih Pentingnya Training Dalam Dunia Kerja?

Mita Dwi Wijayanti (19.310.410.037)
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu: Dr. Arundhati Shinta, M. A.

     Training Kerja atau Pelatihan kerja adalah seluruh kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, etos kerja, produktivitas pada tingkat keahlian dan kemampuan tertentu yang dibutuhkan sesuai jenjang dan kualifikasi pekerjaannya.
    Undang undang no.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaaan mengatur secara khusus tentang pemberian pelatihan kerja bagi setiap tenaga kerja. Tujuan umumnya adalah untuk membekali dan meningkatkan kompetensi kerja yang akan berdampak pada meningkatnya produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.


Ada beberapa jenis training dalan dunia kerja diantaranya sebagai berikut:
1. On The Job Training
     On the job Training adalah jenis pelatihan kerja yang dilakukan dalam  perusahaan. Hal ini bermanfaat bagi setiap individu dalam mengembangkan karirnya, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perusahaan tersebut. Jenis pelatihan ini diadakan di tempat kamu bekerja. Selama masa pelatihan pekerja senior atau pekerja yang sudah memiliki pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman akan berperan sebagai mentor. Dengan adanya jenis pelatihan ini karyawan baru akan menemukan hambatan dan tantangan dalam menjalankan tugasnya. Peranan mentor dalam pelatihan di sini selain menurunkan kemampuan dan pengalamannya, juga dapat memberikan solusi dalam mengatasi masalah dan tantangan tersebut.
2. Off The Job Training
     Off the job training adalah jenis pelatihan diluar lingkungan kerja, dalam kata lain di luar perusahaan. Antara lain:
a. Seminar
Seminar bisa diadakan oleh sebuah institusi ataupun lembaga lainnya dalam usahanya memberikan informasi penting yang bermanfaat bagi para peserta seminar. Pelatihan jenis ini umumnya diberikan oleh seseorang yang ahli, memiliki pengalaman dan memiliki kompetensi di bidang yang bersangkutan.
b.  Simulasi
Simulasi dilakukan agar para peserta pelatihan tahu bagaimana cara menggunakan mesin dan peralatan lainnya yang akan mereka gunakan pada lingkungan kerja sebenarnya.
c.  Role Playing
Peserta pelatihan akan melakukan simulasi di mana peserta tersebut dihadapkan pada masalah. Masalah yang dihadapi disini sedikit berbeda dengan permasalahan pada saat studi kasus. Jenis masalah ini membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat tanpa adanya arahan atau petunjuk dari mentor atau atasan.
d. Creativity Training
Jenis training keja satu ini bertujuan untuk merangsang karyawan untuk berfikir out of the box.
e. Cross Functional Training
Pelatihan kerja satu ini dilakukan dengan menugaskan karyawan mengerjakan tugas diluar pekerjaan pokoknya.
      Oleh karena itu, training dilakukan untuk memperbaiki performa dari karyawan disebuah perusahaan. Training merupakan hal yang penting dan harus dilakukan secara berkala sebab pelatihan ini sangat penting untuk menunjang kelangsungan perusahaan dan karyawan akan bisa meningkatkan kemampuan kerja sekaligus menggali potensi sehingga bisa bekerja dengan maksimal.


Referensi:
https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/pentingnya-pelatihan-kerja-bagi-karyawan-perusahaan/ (diakses pada 25 April 2020)
https://sleekr.co/blog/pentingnya-pelatihan-dan-pengembangan-sdm/ (diakses pada 25 April 2020)
https://jojonomic.com/blog/training-kerja/ (diakses pada 25 April 2020)

Sumber Gambar:
https://sleekr.co/blog/pentingnya-pelatihan-dan-pengembangan-sdm/amp/ (diakses pada 29 April 2020)

10 comments: