31.3.20

Yuk Ajak Anak Bermain dan Belajar di Tengah Pandemi Covid-19


Yuk Ajak Anak Bermain dan Belajar di Tengah Pandemi Covid-19



                                                      


Ahmad Prasetiyo / 19310410029
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
                                Dosen Pembimbing : Eny Rohyati, S.Psi, M.Psi..



Virus Corona atau COVID-19, menurut situs resmi World Health Organization (WHO), adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Coronavirus. Virus ini ditemukan pertama kali di Wuhan, China. Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang, bahkan menyebabkan sulit bernapas hingga meninggal. Virus ini bisa sembuh dengan sendirinya karena imunitas tubuh.
Cara terbaik untuk mencegah dan memperlambat penularan COVID-19 adalah melindungi diri dari infeksi dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Namun, bila tidak ada air, disarankan untuk menggunakan handsanitizer.  Disarankan juga tidak menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut karena di sanalah sumber virus tersebut. COVID-19 menyebar terutama melalui tetesan air liur atau keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Karena itu, jika bersin dan batuk, tutup dengan tisu atau siku yang tertekuk. Setelah itu, buang tisu dan cuci tangan dengan sabun.
WHO juga telah menetapkan Virus Corona sebagai pandemi. Apa itu pandemi? Menurut situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas. Dari situs WHO, sudah ada 202 negara dengan kasus virus Corona. Dilaporkan hingga hari ini, sudah ada 512.701 kasus positif virus Corona dengan 23.495 orang di antaranya meninggal dunia.
Virus Corona sudah menjadi momok bagi semua orang. Tidak hanya orang dewasa yang merasa ketakutan. Anak-anak pun juga merasa khawatir akan Virus Corona ini. Bagaimana tidak, aktivitas bermain yang biasanya anak-anak lakukan bersama teman-temannya di luar rumah. Sekarang sudah tidak bisa mereka lakukan. Saat ini banyak dari mereka yang hanya bisa terdiam dirumah. Hal ini dilakukan agar dapat terhindar dari Virus Corona.
 Anak-anak yang semula aktif bisa saja mereka akan menjadi pasif. Anak-anak pasti akan merasa kesepian. Kita sebagai orangtua/dewasa harus bisa selalu ada untuk mereka dan memberikan semangat kepada anak kita. Momen seperti ini bisa kita jadikan untuk lebih dekat dengan anak kita. Berbagai cara bisa kita lakukan agar anak kita tidak merasa bosan. 
Berikut 7 cara yang bisa kita lakukan bersama anak, agar anak kita tidak merasa bosan dirumah :
1. Mencoba resep baru dan masak bersama
Berdiam di rumah bersama Si Kecil berarti ada lebih banyak waktu untuk mengajari hal baru. Salah satu yang bisa dilakukan yakni masak bersama. Anda bisa memperkenalkan pada anak resep sehat namun tetap enak untuk disantap. Misalnya, dessert berbahan oats dan buah-buahan, smoothies buah, jus sayur, atau popcorn dengan taburan keju parmesan.

2. Piknik di rumah

Setelah mencoba resep baru, Si Kecil mungkin akan merasa senang jika Anda dan keluarga membuat piknik di rumah. Entah itu di ruang tamu, di halaman belakang, atau di teras rumah pada sore hari. Piknik memang memiliki manfaat untuk mempererat family bonding.

3. Melakukan perawatan kulit

Kegiatan menyenangkan lain selama di rumah adalah ‘memanjakan’ tubuh dan kulit Si Kecil. Tanyakan pada anak, perawatan apa yang mereka inginkan, entah itu scrub kaki, mencoba masker rambut dari buah alpukat, atau sekadar memberikan pijatan yang lembut.

4. Bercocok tanam di teras dan balkon rumah

Sembari menghitung hari pandemi corona berakhir, Si Kecil bisa diperkenalkan dengan kegiatan bercocok tanam. Anda bisa menggunakan bibit buah-buahan, membeli bibit bunga secara online, atau mengajarinya cangkok bunga tertentu yang sudah ada di pekarangan rumah (seperti bunga mawar).

5. Menonton film

Si Kecil tentu bosan selama masa physical distancing di tengah pandemi corona ini. Aktivitas menyenangkan lain yang menjadi kegemaran semua anak adalah… menonton film! Anda bisa menyulap ruang keluarga menjadi ruang menonton yang tentu juga meningkatkan kebersamaan Anda dan Buah Hati.

6. Mengajaknya membaca buku

Apabila Anda mencari kegiatan yang bisa dilakukan setiap hari selama di rumah bersama Si Kecil, maka membaca buku adalah jawabannya. Menurut TIME seperti yang dikutip dari Orami Indonesia, 15-20 menit per hari merupakan waktu yang pas untuk memulai kebiasaan membaca dari kecil.

7. Membuat kerajinan tangan yang lucu

Merangsang kreativitas anak dapat membantunya berkembang secara mental, sosial, dan emosional. Melalui seni, kemampuan problem-solving Si Kecil juga akan diasah. Mengisi masa-masa dirumahaja dengan aktivitas seni dan kreatif tentu bisa Anda berikan pada Si Kecil, entah itu dengan melukis, menggambar, atau membuat kerajinan tangan.

Dengan 7 cara diatas kita dapat melakukannya setiap saat. Setiap kegiatan yang kita lakukan bisa menjadi pengalaman berharga dengan anak kita. Anak kita juga pasti akan merasa senang. Mereka juga tidak akan mudah bosan.

Virus Corona bukan alasan untuk kita sebagai orangtua/dewasa hanya berdiam saja dirumah. Kita sebagai orangtua/dewasa harus selalu mengawasi, memantau, dan memberikan edukasi kepada anak kita. Tujuannya agar anak kita dapat memahami keadaan sekarang ini. Anak juga memerlukan perhatian orangtua. Apalagi di situasi yang seperti ini mereka pasti akan merasa sedih. Untuk itu mari kita lakukan hal-hal positif bersama dengan anak kita.






Daftar Pustaka :


0 comments:

Post a Comment