30.3.20

"TIPS DAN TRIK MEMBUAT ANAK BETAH DIRUMAH"

Oleh:
Windyangreni Mika / 19310410047
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Dosen pembimbing : Eni Rohyati, S. Psi, M. Psi

Proses penyebaran virus Corona atau COVID-19 terjadi dengan cepat. Kini virus tersebut telah menyebar keberbagai daerah bahkan Negara yang berbeda, termasuk juga negara Indonesia. Virus Corona atau COVID-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan pada manusia. Virus corona ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, bahkan  ibu yang sedang dalam proses menyusui sekalipun. Karena penyebarannya yang semakin meluas, pemerintah akhirnya mengambil suatu tindakan dengan memberlakukan Social Distancing.  Pada hari minggu, 15 Maret 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat melakukan social distance guna mencegah penularan virus corona atau COVID-19. social distance dilakukan dengan mengisolasikan diri dengan menjaga jarak untuk pengendalian infeksi untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran virus corona. Mengkarantina diri, sehingga orang dapat terpisah satu sama lain. Kebijakan dari pemerintah ini adalah masyarakat dihimbau untuk tetap berada dirumah dan menjaga jarak dengan orang lain. Selama social distancing diberlakukan masyarakat mulai melakukan semua kegiatannya didalam rumah, seperti bekerja, belajar, dan juga beribadah.
Namun ternyata tidak semua orang dapat betah dengan kondisi seperti ini. Hingga kini masih banyak orang diluaran sana yang masih berkeliaran diluar rumah. Hal demikian juga dialami oleh anak-anak. Pada umumnya anak-anak tidak menyukai kondisi diamana mereka harus diam dirumah dan tidak bisa bermain dengan teman-temannya. Untuk kondisi seperti ini apa yang dapat kita lakukan agar dapat betah berdiam diri dirumah?
Untuk menghadapi kebosanan anak pada kondisi seperti sekarang ini, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan:
1. Dengan membuat kegiatan bersama dirumah. Kegiatan ini bisa dengan memasak bersama, membersihkan rumah secara bersama-sama. Hal ini dapat dilakukan agar anak tidak merasa seperti tawanan saat berada dirumah.
2. Mengajarkan anak cara hidup sehat, terlebih saat ini sangat penting untuk mengajarkan anak mengenai virus corona dan bagaimana bahaya yang disebabkan oleh virus tersebut. Untuk mengajarkan hal tetsebut orang tua tidak perlu untuk menakut-nakuti anak, namun cukup dengan memberikan edukasi positif.
3. Anak dapat diajak untuk menonton film bersama-sama. Selain itu pada moment tersebut orang tua juga berkesempatan untuk menanyakan mengenai aktivitas anak selama bersekolah, bagaimana dengan teman-temannya, dan juga pelajaran apa yang disukai sang anak.
4. Orang tua juga dapat menemani anak untuk bermain game bersama, seperti untuk anak perempuan dapat bermain boneka atau masak - masak bersama ibu atau kakak perempuannya, sedangkan anak laki-laki dapat melakukan permainannya sendiri bersama dengan ayah ataupun kakak lelakinya. Kondisi seperti ini dapat dimanfaatkan oleh orang tua untuk lebih dekat lagi dengan anak, terlebih bagi orang tua yang waktunya lebih banyak fokus terhadap pekerjaan saja selama ini.
Selama menjalani masa social distancing ini, beberapa hal diatas dapat dilakukan bersama keluarga agar dapat terhindar dari penyebaran virus corona dan juga untuk lebih mendekatkan diri pada anggota keluarga lainnya.


Daftar pustaka:
https://m.detik.com/news/berita/d-4940726/tentang-social-distance-cara-pemerintah-cegah-penyebaran-virus-corona
https://m-republika-co-id.cdn.ampproject.org/v/s/m.republika.co.id/amp/q7g6o2463?amp_js_v=a3&_gsa=1&usqp=mq331AQFKAGwASA%3D#aoh=15855637147838&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Frepublika.co.id%2Fberita%2Fq7g6o2463%2Ftips-agar-anak-betah-di-rumah-saat-pandemi-corona

0 comments:

Post a Comment