27.3.20

STOP PARANOID COVID 19




TASA ASTIYANI
163104101149
Mata Kuliah : Psikologi Abnormal
Dosen Pengampu : Fx. Wahyu Widiantoro, S. Psi,. MA.
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Sejak Covid 19 mulai mewabah di Indonesia, hampir setiap hari kita melihat pemberitaan update di media massa konvensional maupun media sosial tentang wabah virus Corona atau Covid 19. Pemberitaan yang menjadi konsumsi masyarakat ini perlahan mulai menimbulkan efek kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka merasa tidak aman, bahkan merasa sedikit demam, tenggorokan gatal sampai merasa panik ketika mendengar informasi bahwa orang dengan status postif covid 19 mulai bertambah.
Pada saat itulah seseorang mengalami kepanikan yang berlebih. Kepanikan yang berlebih ini dapat memicu kekhawatiran dan ketakutan yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Hal ini juga bisa memicu respons tubuh yang dapat menimbulkan gejala-gejala Covid 19 karena terlalu banyak membaca informasi tentang hal tersebut, sehingga membuat kita menjadi paranoid.
“Sekarang ada Covid 19, yang saat ini menjadi masalah dan selalu dibicarakan setiap hari. Tapi, tidak perlu takut, karena menghadapi hal seperti ini tidak perlu takut dan paranoid.” Kata Terawan, saat memberikan kuliah umum Ketahanan Kesehatan Nasional, di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Jum’at (28/2/2020).
Menurut Terawan dalam artikel Menkes: Tidak Perlu Takut dan Paranoid Hadapi Corona, sebagai salah satu contoh adalah terkait penggunaan masker. Terawan juga menegaskan, berdasarkan informasi yang ia terima dari World Health Organization (WHO), penggunaan masker diperuntukkan kepada orang-orang yang terinveksi Covid 19. Sementara untuk orang sehat, tidak perlu mempergunakan selama tidak ada orang sakit di sekitarnya.
Sebaiknya kita stop takut dan paranoid dengan cara beramai-ramai membeli masker, hand sanitizer, ataupun alat medis lainnya selama masih sehat. Lalu cara apakah yang harus kita lakukan agar kita bisa mengendalikan kecemasan akibat rasa takut dan paranoid yang sering dialami ini ?
Kecemasan dapat dikendalikan dengan 6 cara ini yaitu : Jangan coba menangkal perasaan cemas. Jangan hanya fokus pada informasi negatif. Batasi koneksi dengan media sosial. Tetap aktif bergerak. Makan makanan seimbang dan tidur tepat waktu. Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman.
Oleh karena itu, diharapkan agar kita bisa lebih bijak dalam menyikapi segala pemberitaan tentang Covid 19. Tetap tenang dan tidak panik, jangan takut dan stop paranoid, tetap di rumah dan jaga daya tahan tubuh dengan berfikiran positif, semoga musibah ini segera berakhir.

Referensi :

0 comments:

Post a Comment