30.3.20

COVID-19 : TIPS ATASI KEBOSANAN ANAK SAAT BERADA DIRUMAH


Exwati Miatari / 19310410030
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
 Yogyakarta
Dosen Pembimbing : Eni Rohyati S.Psi., M.Psi.


Baru-baru ini tengah menjadi perhatian mengenai adanya virus baru yang menyerang saluran pernafasan yaitu virus COVID-19. Diketahui virus ini sudah mewabah di Wuhan, China pada bulan Desember 2019. Lalu pada awal Januari ini WHO sudah mengidentifikasi virus tersebut sebagai Novel Coronavirus atau 2019-nCoV kemudian pada Februari WHO mengumumkan nama resmi virus ini adalah COVID-19. Virus corona menyebar seperti virus penyebab flu lainnya, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Penyebaran secara tidak langsung misalnya lewat udara (batuk dan bersin), dengan menyentuh tangan atau wajah penderitanya, serta menyentuh benda-benda yang tersentuh oleh penderita flu, misalnya gagang pintu, ponsel, dstPenyebaran secara langsung adalah dengan bersentuhan dengan penderita.
  Untuk memutus angka penuluran COVID-19 ini, Presiden  pun mengambil langkah tegas dengan menghimbau masyarakat agar tetap melakukan kegiatan dirumah saja. Upaya ini dilakukan guna perlindungan diri dari paparnya COVID-19. Karena banyak kemungkinan yang dapat terjadi apabila kita tetap melakukan kegiatan yang mengharuskan kita untuk keluar rumah. Hal tersebut dipertujukan kepada semua masyarakat baik itu pelajar ataupun para pekerja agar dapat memaksimalkan segala kegiatan dengan berada dirumah. Dengan adanya hal tersebut, banyak hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat diantara kebosanan ketika tak banyak hal-hal yang dapat mereka lakukan saat berada dirumah. Bahkan hal tersebut juga dirasakan pada anak saat mereka merasa jenuh, dan sangat terbatas untuk dapat melakukan kegiatan didalam rumah.
  Berikut tips menghadapi anak agar mereka tidak merasakan kebosanan atau kejenuhan ketika berada dirumah.
1.  Edukasi anak tentang diri mereka yang harus belajar di rumah dan diberikan penjelasan bahwa selama periode ini mereka tidak boleh berpergian. Mengapa anak harus belajar di rumah, kita juga perlu terangkan. Bahwa pindahkan belajar ke rumah bukan berarti liburan. Dan beri penjelasan bahwa di akhir pekan pun mereka tidak boleh jalan ke luar rumah.
2.  Terapkan hobi yang disukai oleh anak. Mengapa demikian, karena anak akan menganggap bahwa dirumah ternyata lebih menyenangkan dan tidak membosankan karena mereka tetap bisa melakukan apa yang di sukai, tanpa harus keluar dari rumah. Anak pun akan menggap bahwa rumah adalah tempat yang paling nyaman apalagi disaat kondisi yang sedang genting seperti saat ini. Mereka tidak akan merasakan kebosanan karena dapat menyalurkan hobi yang mereka miiki.
3.  Kenyamanan dan kerapihan. Mengapa bisa demikian, karena anak akan lebih senang atau tidak bosan ketika rumah yang mereka tinggali tertapa rapih dan tidak berantakan. Ditambah lagi jika rumah tersebut dapat memberikan kenyamanan kepada sang anak dengan pemberian perhatian serta menunjukan rasa kasih sayang oleh orang tua terhadap anaknya  dan memberikan kesan kenyamanan ketika anak berada dirumah.
4.  Mengajak anak untuk membuat makanan yang mereka sukai. Hal tersebut dapat diterapkan karena akan membuat anak lebih bangga terhadap dirinya sebab mampu untuk membuat dan menyiapkan makanan yang mereka sukai dengan kerja kerasnya sendiri meskipun dengan bantuan dari sang ibu.
5.  Mengajak anak untuk membersihkan rumah. Dengan adanya hal tersebut, kita bisa semakin menambah kedekatan. Karena secara tidak langsung anak lebih memiliki waktu intensif terhadap ibunya dan mengajarkan anak akan pentingnya menjaga kebersihan rumah.

6.  Mengajak anak untuk berkebun disekitar rumah. Mengapa, karena hal tersebut dapat juga menambah motorik anak dengan bersentuhan langsung dengan tanah untuk melakukan penanaman buah dan sayuran serta menambah kecintaanya terhadap lingkungan sekitar rumahnya.
Dari beberapa tips diatas mungkin dapat dijadikan sebagai referensi untuk para orang tua dalam mengatasi anak-anaknya yang mengalami kebosanan ketika berada dirumah. Serta bisa menjadikan anak menjadi lebih dekat kepada orang tua, karena lebih banyak menghabiskan waktu ketika berada dirumah dan tetap mengikuti anjuran untuk tetap  #dirummahaja.

referensi : 



0 comments:

Post a Comment