31.3.20

Bagaimana Agar Anak Betah di Rumah Saja? | Pandemi Covid- 19

Nur Asma Maryam |19310410081
Dosen Pembimbing : Eni Rohyati, S.Psi., M.Psi.
Fakultas Psikologi – Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



Penyebaran Virus Corona yang terus meluas, membuat pemerintah untuk tegas mengambil kebijakan. Kasus Corona di Indonesia saat ini mencapai 1.414 positif, 75 sembuh dan 122 meninggal dunia. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pun menyampaikan agar seluruh aktivitas diminimalisir. Terkecuali kepentingan yang urgent dan tak bisa ditunda. Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk membatasi interaksi sosial di ruang publik. Pencegahan penularan COVID-19 tidak bisa dilakukan hanya pemerintah, kita harus waspada dan kita harus disiplin diri. Tidak hanya di Indonesia, imbauan social distancing juga dikeluarkan di sejumlah negara, seperti Australia, Selandia Baru.

Pandemi virus corona memaksa orang-orang menjaga jarak sosial yang membuat mereka terisolasi. Kegiatan sekolah dan belajar dilakukan di rumah secara bersamaan. Ketika orang tua menghadapi tantangan baru untuk keseimbangan kehidupan kerja, orang tua juga berusaha menjaga anak-anaknya tetap sehat, riang dan tidak bosan saat di rumah saja.

Lalu bagaimana caranya orang tua melakukan hal itu? Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak di rumah :

Yang pertama, beri pengertian untuk mematuhi aturan. Adanya pandemi corona yang mengharuskan untuk belajar dari rumah dalam jangka waktu yang tidak ditentukan adalah Kabar buruk bagi sebagian anak. Berikan pengertian kepada mereka mengenai social distancing dan aktivitas di rumah. Jelaskan bahwa belajar di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona karena tempat ramai seperti sekolah dan ruang publik lainnya dapat meningkatkan potensi penularan virus. Temani mereka belajar dan bantu mengerjakan tugas yang diberikan guru jika mereka mengalami kesulitan. Siapkan kegiatan yang menarik untuk menyibukkan mereka melewati masa pandemi Covid- 19. Katakan pada mereka walaupun di rumah saja tidak kalah menarik dari hari- hari biasanya.

Yang kedua, Tetapkan rutinitas pagi sejak dini dan mengajak mereka melakukan kegiatan Produktif. Jangan karena studying from home lantas membiarkan anak- anak melewatkan sejumlah rutinitas penting di pagi. Tetap latih mereka melakukan aktivitas pagi hari seperti saat sekolah semisal bangun tepat waktu, mandi, membereskan kamar, dan sarapan. Lalu, jadikan momen dirumah saja sebagai momen mempererat hubungan orangtua dengan anak. Ajak mereka memasak bersama, membereskan rumah, berkebun, membuat kerajinan tangan dan lainnya. Dan jangan lupa untuk mengapresiasikan apa telah mereka kerjakan dengan reward kecil, seperti mengajakan nonton film, membuatkan camilan favorit, menceritakan hal- hal menarik, piknik di belakang rumah dan lain sebagainya.

Yang ketiga, Mengajak mereka untuk menjaga diri dan lingkungan. Selalu latih mereka membiasakan diri untuk makan sehat dan bergizi, olahraga teratur, istirahat cukup, rajin mencuci tangan,emakai masker jika harus keluar rumah dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Yang Terakhir, Tanamkan pada diri mereka untuk selalu berdoa dan berpikiran positif. Ingatkan mereka untuk tetap tenang, tidak panik tetapi tetap waspada dan menyerahkan semuanya kepada tuhan yang maha esa. Karena segala penyakit datangnya dari-Nya dan Dia sebaik-baiknya penyembuh.

Referensi : https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/q7cfoq459  (Diakses tanggal 30 maret 2020)


1 comment: