18.5.19

GANGGUAN MOOD " DEPRESI "



DISUSUN OLEH : RENI SURYANI
NIM  : 173104101169
MATA KULIAH : PSIKOLOGI ABNORMAL
DOSEN PENGAMPU : Fx. WAHYU WIDIANTORO,. S.Psi.,MA




             Depresi merupakan suatu perasaan yang bias muncul dalam berbagai cara dan mempunyai sejumlah penyebab,tidak memedulikan jenis kelamin dan pekerjaan, dan bias menyerang kapanpun dari remaja sampai paruh baya. Dimana usia paruh baya ini merupakan usia puncak dari depresi. Pada setiap orang depresi ini berbeda-beda bentuknya. Kondisi ini bisa disertai dengan kecemasan, gelisah, dan berbicara gugup atau bias beralih menjadi periode mania (mood yang meningkat), berbicara terputus-putus, serta aktivitas kompulsif yang dinamakan pasien “manic depresif”. Namun, ada juga yang bersikap apatis dan cenderung menutupi kekhawatirannya. Penderita sering mengeluh tidak mampu berfikir dengan jelas, sulit berkonsentrasi, atau membuat keputusan.  Dalam proses berjalannya gangguan depresi, depresi ini merupakan gangguan yang dapat dibagi menjadi tiga tahap yang dimulai dari gejala yang ringan, sedang hingga berat.

Gejala atau ciri-ciri utama seseorang dengan depresi adalah afek depresif, kehilangan minat dan kegembiraan, dan berkurangnya energy yang menuju meningkatnya keadaan yang mudah lelah dan menurunnya aktivitas.


Gejala atau cirri lainnya :
a)      Konsentrasi dan perhatian berkurang,
b)      Harga diri dan kepercayaan diri berkurang,
c)      Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna,
d)     Pandangan tentang masa depan yang suram dan pesimistis,
e)      Gagasan atau perbuatan membahayakan diri atau bunuh diri,
f)       Tidur terganggu,
g)      Nafsu makan berkurang


A.  Depresi ringan
Depresi ringan ini di identikkan dengan depresi minor yang merupakan perasaan melankolis yang berlangsung sebentar dan disebabkan oleh sebuah kejadian yang tragis atau mengandung ancaman, atau kehilangan sesuatu yang penting dalam kehidupan si penderita .Orang dengan depresi ringan ini setidaknya memiliki 2 dari gejala lainnya dan 2-3 dari gejala utama.

B. Depresi sedang
Depresi sedang ini di alami oleh penderita selama kurang 2 minggu, dan orang dengan depresi sedang ini mengalami kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan social, pekerjaan dan urusan rumah tangga. Orang dengan depresi sedang ini setidaknya memiliki 2-3 dari gejala utama dan 3-4 dari gejala lainnya

C.  Depresi mayor
Depresi mayor merupakan salah satu gangguan yang prevalensinya paling tinggi di antara berbagai gangguan. Depresi mayor adalah kemurungan yang dalam dan menyebar luas. Perasaan murung ini mampu menyedot semangat dan energy serta menyelubungi kehidupan si penderita seperti asap yang tebak dan menyesakkan dada. Depresi mayor ini dapat berlangsung cukup lama mulai dari empat belas hari sampai beberapa tahun. Hal ini menyebabkan penderita akan sangat sulit utnuk berfungsi dengan baik di lingkungannya. Orang dengan depresi mayor ini juga terkadang disertai dengan keinginan untuk bunuh diri atau bahkan keinginan untuk mati. Orang yang sangat tertekan, mereka akan mengalami dampak hal-hal yang mengganggu kejiwaan mereka seperti gila, paranoia atau halusinasi pendengaran.



Referensi :
1.      Davidson, Gerald C., 2006, Psikoloogi Abnormal, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
2.      ü  Durand, V. Mark, 2006, Psikologi Abnormal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
3.      Nevid, Jeffrey S., dkk, 2003, Psikologi Abnormal, Jakarta: Erlangga

0 comments:

Post a Comment