1.4.19

Mengelola Emosi


MENGELOLA  EMOSI


Windha Nurhidayati
18.310.410.1176
Mata Kuliah Psikologi Umum II   






Masa remaja adalah periode yang banyak mengalami masalah, masa seseorang mulai dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan masyarakat sekitaranya. Para remaja memerlukan pendamping yang dapat memberikan nasehat-nasehat agar dalam pergaulanya tidak terjerumus pada  kepribadian buruk. Kebahagiaan yang memang sangat disukai para remaja yang dominan untuk mencari kebahagiaan seperti yang dikatakan Karl C.

            Karl. C. Garrison mengatakan bahwa “Kebahagiaan seseorang dalam hidup ini bukan karena tidak adanya bentuk bentuk emosi dalam dirinya, melainkan kebiasaannya memahami dan menguasai emosi-emosi atau nafsu-nafsunya”
            Kebiasaan buruk pada remaja seperti marah, egois, menggunakan obat obatan terlarang serta perbuatan melawan hukum sebaiknya selalu diingatkan oleh pihak lain kepada pibadi pribadi remaja agar tidak  terjerumus dalam perilaku buruk yang jika perilaku buruk itu  sering dilakukan akan menjadi kebiasaan buruk dan mampu menumbuhkan kesenangan sehinggaa dapat melupakan kebaikan kebaikan lainnya dalam  jati dirinya sehingga  terbentuklah  jati diri buruk pada remaja itu sendiri.
Pengaruh buruk yang mewarnai perjalanan hidup remaja pada  masa pancaroba, terutama dalam pengendalian diri yang masih mudah emosi, mudah tersinggung dan bersifat egois  sebaiknya dijauhi dan diupayakan untuk selalu dekat dengan orang  orang baik disekitarnya   mengingat orang orang baik mampu mempengaruhi kepribadian remaja menjadi baik jika sifat tersebut dilakukan secara terus menerus yang dapat  menimbulkan kebahagiian bagi para remaja yang melakukanya serta dapat  berpengaruh terhadap kepribadian remaja itu sendiri jangan sampai prilaku buruk berlarut-larut mewarnai hidup para remaja yang  justru dapat membentuk kharakter negatif pada individu remaja.
            Para remaja yang sedang mencari jati diri, sebaiknya menjadikan kejadian negatif sebagai pelajaran yang tidak perlu untuk ditiru jangan sampai  kejadian negatif yang mewarnai perilaku para remaja seperti tawuran, klitih, penggunaan obat terlarang yang banyak terjadi saat ini, mengingat ada beberapa cara meredam emosi negatif yang dapat dilakukan para remaja seperti :

  1. Berfikir positif
  2. Mencoba belajar memahami karakteristik orang lain
  3. Mencoba menghargai pendapat dan kelebihan orang lain
  4. Introspeksi dan mencoba melihat apabila kejadian yang sama terjadi pada diri sendiri, mereka dapat merasakannya
  5.  Bersabar dan menjadi pemaaf
  6. Mencoba mengalihkan perhatian pada objek lain dari objek yang pada mulanya memicu pemunculan emosi negatif.
Pada akhirnya kita harus peka terhadap situasi dan kondisi disekitar kita, serta mampu mengendalikan emosi untuk tidak melakukan kegiatan yang buruk selain itu mampu mengarahkan dan mengendalikan emosi yang bergejolak dan mampu menetralkan dengan perilaku yang positif.





Referensi : Mapiare, Andi, 1982.Psikologi Remaja.Usaha Nasional, Surabaya.
                  https://forumsejawat.wordpress.com/2010/10/28/mengembangkan-emosi-remaja-dan-implikasinya-bagi-pendidikan/

0 comments:

Post a Comment