7.4.19

Berfikir Positif


Fadilaturochman Tririzki Permana
18.310.410.1189
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Mata kuliah Psikologi Umum II
Dosen Pengampu: Fx. Wahyu Widiantoro S.Psi., M.A
 
 Kita sebagai seorang manusia tidak lepas dari perasaan negative yang selalu hinggap di benak kita. Perasaan ini yang terkadang membuat kita frustasi dan tidak ingin melakukan apapun. Berfikir positif merupakan cara menjalani kehidupan kita agar memiliki makna yang lebih. Berfikir positif sendiri bisa membuat kita melupakan tekanan sehari – hari.

Menurut Albrecth (1999: 70) “berpikir positif adalah kemampuan seseorang untuk memfokuskan perhatian kepada sisi positif dari suatu hal dan menggunakan bahasa positif untuk membentuk dan mengungkapkan pikiran”. Seseorang yang selalu berfikir positif akan selalu berkata baik terhadap orang lain dan tingkah lakunya cenderung baik. Secara pergaulan sendiri orang yang berfikir positif akan memiliki banyak teman di bandingkan yang selalu berfikir negative.

Kemampuan untuk berfikir positif ini akan membuat kita dapat menggali potensi – potensi yang ada pada diri kita, potensi dan bakat kita akan mudah untuk di asah karena dengan berfikir positif kita bisa mencari cara untuk memahami kendali dari bakat kita, sehingga kita bisa mebuat sikap positif dalam kehidupan kita. Kepribadian sifat positif yang dirancang ahli psikologi positif seperti rasa ingin tahu, kreatif, keberanian, pikiran masa depan, optimisme, setia, etika kerja yang baik, akrab, kejujuran, baik hati, semangat, kepedulian, keadilan, ketekunan dan memiliki kapasitas untuk mengalir dan mencerahkan (Seligman, 2002).

Dian (2018) mengatakan para peneliti berpendapat bahwa sifat diri menjadi penyangga kesehatan fisik dan mental dan pencegah penyakit fisik dan penyakit jiwa. Menjadi seseorang yang berfikir posif juga mencegah kita dari penyakit baik secara jasmani atau rohani. Sehingga dengan berfikir positif kita dapat membuat penyangga kesehatan bagi diri kita.

Menjadi seseorang yang selalu berfikir positif dalam kehidupan sehari – hari akan berdapak pada kehidupan orang tersebut. Jika kita dapat mengimplementasikan hal tersebut dalam kehidupan kita, banyak hal positif yang akan kita dapatkan. Kita bisa memulai dengan hal terkecil seperti berkata positif dengan cara mengucapakan kata tolong, terimakasih dan maaf. Hal ini bisa berdampak besar pada sudut pandang lawan bicara kita sehingga keakraban akan terjalin dengan harmonis.

Referensi :
Albrecht. 1999. Berpikir positif Edisi Revisi. Yogyakarta: PustakaPelajar
Seligman, M. (2002).Authentic Happiness. Menciptakan Kebahagiaan dengan Psikologi Positif. (Terjemahan), Bandung: Mizan
Yudawati, Dian. 2018. Jurnal :Implementasi Psikologi Positif Dalam Pengembangan Kepribadian Mahasiswa. PSYCHO IDEA Tahun 16. No.2 diakses 31 maret 2019 pukul 16.33
 

0 comments:

Post a Comment