7.4.19

LUPA DAN MENGINGAT




Nirbita Melani
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


            Pernah tidak teman-teman lupa ? atau pernah tidak teman-teman sengaja lupa tetapi selalu teringat? Lupa dan mengingat adalah kondisi yang melibatkan kerja otak,mengingat juga sering dikaitakan dengan memori pada otak.Orang mampu mengingat namun juga dapat lupa.
Lalu lupa dan mengingat itu apa?
            Lupa merupakan hilangnya kemampuan untuk mengingat kembali apa yang sebelumnya telah dipelajari,lupa juga bisa terjadi karena individu kurang merasa simpatik  terhadap suatu hal.
Sedangkan mengingat adalah kemampuan individu untuk memanggil memori pada otak terhadap hal-hal yang sudah terjadi di masa lampau.
            Seseorang dapat lupa akan sesuatu informasi yang pernah diterimanya karena beberapa hal berikut
a.    Displacement
Informasi yang pernah diperoleh menghilang dari sistem memori jangka pendek karena masuknya tambahan informasi-informasi baru yang terlalu banyak ke dalam sistem memori jangka pendek tersebut.
b.    Interferensi
Terganggunya proses pemunculan kembali informasi yang telah ada,yang disimpan pada sistem memori jangka pendek maupun meori jangka panjang karena 2 sebab yaitu : interferensi retroaktif dimana informasi baru yang masuk menganggu proses permunculan kembali informasi yang telah ada,dan selanjutnya adalah interferensi proaktif,dimana informasi lama yang telah ada menganggu proses pemunculan kembali informasi yang baru masuk (Feldman,1999)

            Hal-hal yag mempengaruhi lupa antara lain kondisi fisik,banyaknya materi,peranan emosi,usia,gizi,dan yang membuat lupa mengingat adalah jeda.
Cara untuk pengatifkan kembali hal-hal yang telah dicamkan yaitu; Metode Recall atau mengingat kembali tanpa obyek,recognition atau dengan menggunkan obyek sebagai pedoman,dan metode saving atau menabung.
Proses mengingat akan lebih mudah bila kita memahami makna,jangan sengaja melupa karena merupakan stimulus bagi otak untuk mengingat.

            Dapat disimpulkan bahwa Lupa dapat diatasi dengan berbagai metode,namun lupa berawal dari kurangnya rasa simpatik terhadap suatu hal,yuk mulai bersimpatik terhadap hal-hal kecil agar tidak mudah lupa.




Referensi

Feldman.1999.Struktur dan proses memori.Buletin Psikologi.16(2)74-88   


0 comments:

Post a Comment