10.7.18

ARTIKEL PSI LINGKUNGAN : Wisatawan Nyaman, Kekhasan Malioboro Terlihat


Wisatawan Nyaman, Kekhasan Malioboro Terlihat

PENGARANG             :  Chatu Septiana
SUMBER                    : Kedaulatan Rakyat
NIM                            : 16.310.410.1155
PENULIS                    : IRA
TANGGAL TERBIT    : Rabu 10 Januari 2018

            YOGYA ( KR )- Adanya kesepakatan dari Pedagang Kaki Lima( PKL ) dikawasan Malioboroutuk tutup atau tidak berjualan dan membersihkan lapak berjualannya setiap Selasa Wage mendapatkan sambutan positif dari para wisatawan. Karena selain mereka jadi lebih leluasa dalam menikmati kawasan semi pedestraian, kekhasan yang ada di Malioboro juga sangat terasa,untuk itu pengunjung maupun wisatawan berharap kondisi itu diperthanakan,serta keberadaan PKL lebih ditata demi kenyamanan wisatawan. Meskipun nantinya terlihat sepi karena PKL yang sudah tidak ada lagi namun hal ini akan membuat para pengunjung Malioboro merasa sangat nyaman dengan suasana baru tersebut. Para wisatwan juga bisa mersakan kenyaman berjalan di Malioboro karena dengan adanya PKL mereka merasa terganggu.
            Awalnya hal ini ada pemberontkan antara para PKL dengan pemerintah karena PKL menganggap tidak memperdulikan mata pencaharian mereka. Suasana baru Maliboro ini akan disambut hangat oleh para wisatawan yang berkunjung kembali ke Malioboro. Memang sangat pro dan kontra karena PKL yang merasa mereka harus berjualan setiap hari ini ada kebijakan lainnya yang membuat mereka belum  terbiasa. Namun dengan cara seperti ini pemerintah berharap Malioboro akan lebih tertata rapi kembali. Kenyamanan pengujung nanti nya akan menjadikan Yogyakarta Kota yang akan mereka kunjungi kembali.
Hal Positif : Hal baru ini memang disambut baik oleh wisatawan karena mereka berkunjung ke Yogyakarta untuk liburan maka mereka ingin hal terbaik yang mereka pandangi.
Hal Negatif : Jika hal ini diterapkan maka hal yang paling penting dalah sampah,samoah yang selalu menjadi permasalahan penting bagi Pemkot Yogyakarta untuk menata kembali lingkungan yang bebas dari sampah.

0 comments:

Post a Comment