16.4.18

TIPE GANGUAN KECEMASAN


                                 

                               MENGENAL GANGUAN KECEMASAN
Psikologi abnormal
Asep singgih wijanarko
16.310.410.1158   

    Kecemasan hal yang normal dan sering terjadi di kehidupan sehari-hari dan itu hal yang wajar.namun jika kecemasan tersebut di biarkan tanpa ada solusi dalam mengurangi stresor maka akan berdampak buruk bagi individu terebut. Kecemasan berfungsi sebagi respon untuk melawan stresor yang di dapat individu. Dalam kasus kecemasan normal respon individu terhadap stresor akan membantu untuk melawan kecemasan yang timbul dan menyelesaiakan permasalahan setelah stresornya hilang maka kecemasan tersebut juga hilang.
    Namun, jika respon ini berlebihan dan berkepanjangan atau menjadi terlampau paranoid terhadap masalah kecil, maka kemunngkinan individu tersebut mengalami gangguan kecemasan. Lalu beberapa tipe gangguan kecemasan yang ada.?
Gangguan kecemasan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe yaitu:
   Generalized Anxiety Disorder (GAD)/Gangguan Kecemasan Umum - Ini adalah gangguan berkepanjangan dan berlebihan terhadap situasi atau kejadian secara tidak spesifik. Pasien umumnya mengkhawatirkan segala macam hal secara berlebihan dan merespon dengan berlebihan. Contohnya, pasien dengan gangguan ini mengkhawatirkan masalah keuangan, kesehatan, pekerjaan, atau keluarga namun tidak bisa menentukan hal apa yang sebenarnya mereka khawatirkan
.
   Panic Disorder / Panik yang Tidak Normal - Pasien dengan gangguan ini menderita serangan rasa takut dan panik secara cepat dan tiba-tiba.

   Phobia - kondisi ini memiliki karakteristik rasa takut yang tidak diketahui mengapa terhadap suatu objek, situasi, atau makhluk hidup. Contohnya, takut ketinggian, takut ruangan sempit, takut terhadap laba-laba, atau takut terhadap binatang melata. Tidak seperti GAD dimana pasien tidak bisa menentukan apa yang dia khawatirkan, pasien phobia dapat dengan jelas menentukan apa yang dia takutkan. Walaupun apa yang mereka takutkan terkadang irasional, pasien tetap tidak bisa mengontrol rasa takut mereka.

  Social Anxiety Disorder/Gangguan Kecemasan dalam Bersosialisasi - Biasa disebut phobia sosial, gangguan ini terjadi saat pasien berada dalam situasi bersosialisasi. Pasien merasa gelisah dan terlalu sadar diri terhadap penampilan, perilaku, sikap, ataupun perkataan pribadi jika dihadapkan dengan seseorang. Umumnya, pasien menghindari perkumpulan sosial karena takut memalukan diri sendiri dan dipandang oleh orang lain.

   Obsessive Compulsive Disorder (OCD)/Gangguan Perilaku Obsesif - Gangguan ini adalah perilaku dan pemikiran yang membuat gelisah dan repetitif. Contohnya, beberapa pasien begitu terobsesi dengan tangah yang bersih sehingga mereka selalu mencuci tangan setiap jam atau melihat tangan orang lain kotor mereka juga merasa gelisah. Pasien yang menderita gangguan ini menyadari apa yang mereka lakukan itu tidak seharusnya namun tetap tidak bisa mengkontrolnya.
                                                                                                                    
    Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)/Gangguan Post-traumatic - Gangguan ini disebabkan oleh kejadian masa lalu yang menyebabkan trauma berat seperti kecelakaan, pemerkosaan, atau menyaksikan tindak kriminal. PTSD sering menyebabkan perubahan perilaku dan sikap dengan harapan dapat menghidar dari penyebab trauma.

  Separation Anxiety Disorder/Ganguan Kecemasan dalam Perpisahan - Pasien dengan gangguan ini akan mengalami kecemasan berlebihan dan kepanikan berlebihan ketika mereka berpisah dengan seseorang atau suatu tempat yang memberi rasa aman kepada pasien.
  
    Ganguan kecemasan tersebu jika tidak di tangani dengan tepat bisa menyebabkan penderitaan dan mengganggu kemampuan seseorang untuk menjalani kehidupan noral dalam sehari-hari. Beberapa cara mengurangi atau menyembuhhkan gangguan kecemasan ini dapat berupa obat-obatan atau terapi.
1           Kenali tanda tanda anxiety
Perlu untuk diketahui, tanda tanda anxiety disorder seperti diatas. Dari tanda tanda tersebut, apakah Anda mengalami beberapa gejala yang sama? Lihat ke dalam diri Anda apakah gejala tersebut ringan, sedang atau berat. Apakah gejala tersebut sangat sering Anda alamia tau hanya sesekali. Ingat kembali, bagaimana gejala tersebut timbul, dan dalam situasi yang seperti apa.
2          Kenali jenis anxiety
Anda juga perlu mengenali jenis jenis gangguan kecemasan untuk bisa mengklasifikasikannya. Setelah mengenali gejala kecemasan yang Anda rasakan, kira kira berada di klasifikasi jenis gangguan kecemasan yang manakah diri Anda berada? Dengan begitu Anda bisa mengenali dan mencari tahu lebih dalam lagi terkait jenis anxiety disorder tersebut dan mencari cara mengatasinya.
3        Ciptakan tata ruangan yang nyaman
Orang dengan anxiety disorder memiliki tekanan atau stres pada pikirannya. Rapikan rumah Anda, sehingga menjadi bersih dan nyaman. Buang barang barang yang mungkin tidak diperlukan lagi dan susun rapi barang barang yang masih dipakai. Dalam kondisi yang rapi, hal ini akan mengurangi beban pikiran Anda dan lebih mudah untuk mencari sesuatu sehingga tidak akan memicu kepanikan.

4         erapi psikologis seperti cognitive behavioral therapy (CBT)
Terapi ini merupakan metode yang paling efektif dalam menangani gangguan kecemasan umum. Melalui terapi ini, penderita akan mengenali dan memahami dampak masalah, perasaan, dan perilakunya terhadap satu sama lain.
          Obat-obatan
Diskusikanlah dengan dokter mengenai jenis obat yang cocok untuk kondisi Anda, contohnya durasi pengobatan yang akan dijalani serta efek sampingnya.

Summber:
Apa itu Kecemasan: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengobati.     https://www.docdoc.com/id/info/condition/kecemasan/ di akses pada 15.8.2018,( 23.03)

Sumarsono bambang, 2017. Anxiety Disorder adalah Gangguan Kecemasan yang Berbahaya. https://www.halopsikolog.com/anxiety-disorder-adalah-gangguan-kecemasan/335/ 15.8.2018,( 23.13)


Gangguan Kecemasan – Penyebab, Gejala dan Penanganan http://doktersehat.com/gangguan-kecemasan/  di akses pada 15.8.2018,( 23.26)

 



0 comments:

Post a Comment