13.4.18

Schizophrenia salah satu jenis psikosis fungsional

Nama : Yona Sahputri L
Nim : 163104101136
Psikologi Abnormal
Schizophrenia
Arti sebenarnya dari Schizophrenia adalah kepribadian yang terbelah (split of personality). Sebutan ini diberikan berdasarkan gejala yang paling menonjol dari penyakit ini, yaitu adanya jiwa yang terpecah belah. Antara pikiran, perasaan, dan perbuatan terjadi disharmoni.
1) Gejala-gejala schizophrenia (Singgih Dirgagunarsa, 1998 : 141-142)  Kontak dengan realitas tidak ada lagi, penderita lebih banyak hidup dalam dunia khayal sendiri, dan berbicara serta bertingkah laku sesuai dengan khayalannya, sehingga tidak sesuai dengan kenyataan.  Karena tidak ada kontak dengan realitas, maka logikanya tidak berfungsi sehingga isi pembeicaraan penderita sukar untuk diikuti karena meloncat-loncat (inkoheren) dan seringkali muncul kata-kata aneh yang hanya dapat dimengerti oleh penderita sendiri.  Pikiran, ucapan, dan perbuatannya tidak sejalan, ketiga aspek kejiwaan ini pada penderita schizophrenia dapat berjalan sendiri-sendiri, sehingga ia dapat menceritakan kejadian yang menyedihkan sambil tertawa.  Sehubungan dengan pikiran yang sangat berorientasi pada khayalannya sendiri, timbul delusi ata waham pada penderita schizophrenia (bisa waham kejaran dan kebesaran).  Halusinasi sering dialami pula oleh penderita schizophrenia.
2) Faktor penyebab terjadinya schizophrenia
Pendapat para ahlimengenai factor penyebab schizophrenia ada bermacam-macam. Ada yang menyatakan bahwa penyakit ini merupakan keturunan. Ada pula yang menyatakan bahwa schizophrenia terjadi gangguan endokrin dan metabolisme. Sedangkan pendapat yang berkembang dewasa ini adalah bahwa penyakit jiwa ini disebabkan oleh beberapa factor, antara lain keturunan, pola asuh yang salah, maladaptasi, tekanan jiwa, dan penyakit lain yang belum diketahui (W.F. Maramis, 2005 : 216-217).
Daftar Pustaka :
Dirgagunarsa, Singgih. (1999) Pengantar Psikologi. Jakarta: Mutiara.
Maramis, W.F. (2008) Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya : Airlangga University.

0 comments:

Post a Comment