24.4.18

artikel : KISAH PENSIUNAN BAWASLU HASILKAN MINIATUR CANTIK BERBAHAN LIMBAH


KISAH PENSIUNAN BAWASLU HASILKAN MINIATUR CANTIK BERBAHAN LIMBAH
Nur Roy Tri Rahayu
163104101129
Psikologi Lingkungan
Bicara tentang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak hanya soal pilkada dan pelanggaran. Di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, seorang mantan Ketua Bawaslu berkreasi dengan membuat kerajinan miniatur pemandangan alam. Perumahan di Kompleks Pasir Padi menjadi saksi saat penggagas Pulau Pemilu ini mempraktikkan keterampilan. Ditemani seorang rekannya, Zul Terry yang pensiun dari Bawaslu sejak lima bulan lalu mengolah bahan-bahan sederhana, seperti kertas atau karton bekas, serbuk gergaji, kawat, serta ranting pohon dan dedaunan.
Kompas.com mendapat kesempatan melihat langsung pembuatannya. Adonan yang sudah jadi kemudian dicampur dengan perekat yang terbuat dari tepung sagu. Setelah tercampur dengan baik, adonan kemudian dibentuk menjadi miniatur berbagai ukuran. Zul Terry mengungkapkan, dibutuhkan waktu satu hingga dua hari untuk menyelesaikan setiap miniatur. Selain dipercantik dengan mainan dan pewarna akrilik, miniatur juga harus dijemur agar cepat kering dan awet.
Miniatur menjadi indah dan menarik karena menggambarkan landscape pemandangan tertentu. Ada yang berbentuk benteng, hutan, hingga alam pedesaan. Kerajinan miniatur dibuat sebagai bagian dari program daur ulang sampah, sekaligus representasi karya seni yang mendatangkan manfaat ekonomi. Setiap miniatur dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 500.000. Saat ini terdapat berbagai miniatur yang sudah jadi dan siap untuk dipasarkan.
Komunitas perajin juga akan dibentuk agar keterampilan membuat miniatur bisa dikembangkan di kalangan generasi muda.
Kesimpulan : Adanya kkelompok pengrajin yang untuk menambahkan penghasilan mereka jadi lebih kreatif dan terus mengembangkan kerajinannya agar lebih bisa dijual diluar negeri.
Sumber : Kompas.com , 23 Februari 2018







0 comments:

Post a Comment