17.3.18

Melatih Ketrampilan Anak Untuk Berkonsentrasi


Reni Suryani
Fakultas Psikologi
173104101169

      Mampu berkonsentrasi itu sangat dibutuhkan setiap anak di masa sekolah yang akan datang. Konsentrasi sangat berkaitan pada perkembangan otak anak,sehingga peran orangtua harus melatih dengan berrbagai macam kegiatan sedini mungkin. Perkembangan indrawi anak saat usia dini belum sempurna, sehingga orangtua perlu mempersiapkan rangsangan berupa ketrampilan motorik si anak secara bertahap. Anak diajak aktif untuk melakukan kegiatan seperti kegiatan yang dilakukan sendiri atau aktivitas yang menantang dirinya  seperti menyusun puzzle agar emosi anak itu tersalurkan dengan baik.

      Namun perlu diperhatikan ,orangtua harus bisa memilih kegiatan yang mengharuskan anak untuk focus pada satu objek seperti menyusun balok, memasukkan bentuk-bentuk geometris dari kayu kedalam lubang sesuai bentuknya, mengajak anak untuk berkreasi membuat karya yang mudah. Kemungkinan anak juga mudah bosan, jadi para orangtua harus mengolah missal tempat bermain,mainan, rasa nyaman anak tersebut agar dapat mencapai tujuan konsentrasi tersebut.

      Perlu disadari  bahwa anak tidak dapat memfokuskan pada satu hal, bisa juga anak tertarik dengan hal lain lalu membuatnya mengalihkan perhatiannya. Usahakan jangan memotong perhatian anak dengan tiba-tiba, karena dapat menghambat proses belajar anak yang memusatkan perhatiannya. Jika anak tampak bosan, bujuklah untuk bertahan beberapa saat agar bisa bermain dengan cara yang berbeda.

       Informasikan kepada anak tentang suatu kegiatan yang digabungkan dengan interaksi dan kegiatan yang membuat anak sibuk dengan mainannya. Missal mengajak bermain playdough atau lilin. Kegiatan ini akan mendorong anak memilin,menekan dan menarik, sangat bagus untuk ketrampilan motoriknya dan juga membantu untuk memegang alat tulis. Kegiatan yang melatih koordinasi tangan dan mata.selain berlatih menggambar, orangtua juga dapat melatihnya melalui kegiatan menulis dengan jari seperti finger painting. Berilah sang anak dukungan dengan mengajak anak bercerita tentang apa yang digambarnya, karena cara ini membuatnya kian matang mengapresiasi dunia kesehariannya.

       Dengan perkembangan otak yang semakin matang. Kemampuan konsentrasi akan lebih baik. Berkonsentrasi dan memusatkan perhatian adalah salah satu bentuk keterampilan, jadi syarat utamanya adalah proses belajar. Biarkan anak selalu berlatih kegiatan yang sudah disiapkan orangtua, kemudian berilah kesempatan pada anak sebanyak-banyaknya untuk melakukan  bermacam-macam kegiatan baik sendiri atau bersama orangtua.


Sumber : Tedjasaputra, Mayke, S. (2012). Tanya Jawab Tumbuh Kembang BatitaHal  85-86.

0 comments:

Post a Comment