14.3.18

Dialog Interaktif Human Interest di Pro FM 1 Yogyakarta

 Drg Erlin Setyati, MM
Fakultas Psikologi 
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta




Pada tanggal 7 maret 2018, saya diberi kesempatan oleh Bapak FX Wahyu Widiantoro, S.Psi, MA untuk bersama beliau mengisi acara Bincang Interaktif Human Interest di Radio Republik Indonesia ( RRI ) Pro FM 1 Yogyakarta. Mahasiswa Psikologi UP 45 yang diberi kesempatan mengisi acara tersebut adalah saya dan mbak Wulan. Acara di Pro FM 1 Yogyakarta tersebut rutin diisi oleh Bapak FX Wahyu, dan pada saat itu karena dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret, tema yang diangkat adalah  "Perempuan hendaknya mengenyam pendidikan setinggi - tingginya untuk bekal hidup yang lebih bermakna".

  Meski bagi saya bukan kali pertama berbicara melalui media radio, tetapi ini  adalah kesempatan pertama dalam konteks saya sebagai mahasiswa Psikologi. Saya sangat antusias terlibat dalam acara dialog interaktif ini, sehingga saya merasa siap untuk bersama - sama mengisi acara.
   Acara diawali dengan pembukaan oleh penyiar profesional Pro FM 1 Yogyakarta, selanjutnya adalah memperkenalkan Bapak FX Wahyu  sebagai narasumber, sedangkan saya dan mbak Wulan akan - sharing - pengalaman - pengalaman pribadi yang  sesuai dengan tema. Didukung oleh peralatan studio yang modern dan canggih, tempat yang nyaman serta  pembawa acara yang komunikatif sehingga dapat membawa suasana acara dengan menarik dan menyenangkan.
Pada awal dialog tersebut, saya diberi kesempatan -sharing- pengalaman kegiatan saya dan mengapa saya tertarik kuliah Psikologi. Perbincangan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari pendengar acara, baik lewat telepon, sms atau whatsApp. Banyak pendengar yang mengajukan pertanyaan, membuktikan tema acara tersebut menarik dan -up to date- sehingga diharapkan  tujuan tema tersampaikan.
   Saya sangat menikmati dialog tersebut dan merasa senang bisa berbagi inspirasi dan motivasi kepada para pendengar, baik pendengar wanita, pria, juga para remaja. Kendala saya adalah saya tidak mencatat pertanyaan pendengar, sehingga ketika saya menjawab pertanyaam harus sambil mengingat keras apa saja pertanyaannya dan poin - poin apa yang ingin saya sampaikan, dan itu membuat saya beberapa saat hilang fokus. Dari pengalaman tersebut, narasumber sebaiknya membawa catatan kecil untuk mencatat sehingga memudahkan dalam menjawab pertanyaan pemirsa. Yang harus dipersiapkan dan diingat saat siaran adalah bahwa sebagai narasumber harus memiliki wawasan yang luas, percaya diri dan selalu menjaga etika dalam berbicara atau menjawab pertanyaan yaitu bahwa narasumber menjawab pertanyaan tanpa menghakimi, tidak berkomentar negatif meskipun tidak setuju atau tidak menyukai pertanyaan yang diajukan dan tetap dalam koridor bahasa yg santun dan memotivasi.




Persiapan mental sebagai narasumber adalah pikiran tenang dan meyakinkan diri bahwa keberadaannya diacara tersebut dibutuhkan dan meyakinkan diri bahwa apa yg di sharingkan akan membawa dampak positif bagi pendengar.
   Sebagai orang yang kelak dalam tugasnya akan berhadapan dengan banyak orang, saya sangat setuju mahasiswa Psikologi dilibatkan dalam kegiatan - kegiatan seperti acara tersebut, karena akan melatih kemampuan berbicara, mengidentifikasi masalah dan berlatih mengemukakan pendapat yang memotivasi atau untuk membantu menyelesaikan masalah orang lain. Dari acara tersebut mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman mendapat pertanyaan yang bermacam - macam, sehingga menyadarkan bahwa wawasan yang luas sangat dibutuhkan untuk dapat menjawab secara tepat.

0 comments:

Post a Comment