24.2.18

Parenting


Slow Learner pada Anak Usia Dini

Ningnurani, Fakultas: Psikologi Up 45 Yogyakarta 




Anak slow learner merupakan anak yang mengalami lamban belajar,  lamban terampil,  dan lamban memahami suatu informasi yang di peroleh/ ditangkapnya.

Karakteristik anak Slow Learner dapat di kelompokkan menjadi beberapa aspek, yaitu : 1. Aspek Kognitif
             2. Aspek Bahasa
             3. Aspek Fisik
             4. Aspek Emosi
             5. Aspek Sosial dan Moral. 

Faktor penyebab Slow Learner ada beberapa hal, antara lain : 
🌸 Faktor Prenatal dan Genetik
🌸 Faktor  Biologis Non Keturunan
🌸 Faktor sesudah melahirkan dan         Lingkungan
🌸 Kekacuan Masalah Pribadi. 

Masalah yang sering di hadapi anak Slow Learner adalah : Prestasi akademik yang rendah,  mengalami kesulitan dalam berlatih mebaca,  menulis,  berhitung dan menghafal.  Juga anak Slow Learner mengalami kesulitan berkonsentrasi,  mudah bosan,  sehingga anak memiliki aktifitas yang tidak terarah. 


Pada kesempatan ini,  Kelompok Bermain Flamboyan,  yang beralamat di Rw 08, Cokrokusaman Yogyakarta mengadakan Parenteng dengan tema " Slow Learner". Yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para wali murid akan bagaimana Slow Learner itu terjadi pada anak, serta tindakan apa saja yang harus di lakukan oleh orang tua ketika menemui anak - anak dengan kategori Slow Learner. 

Acara ini di ikuti oleh kurang lebih 50 peserta,  baik dari wali murid, dari utusan BKR,  BKB,  maupun dari Lansia. Juga di hadiri oleh Ketua pengurus PKK Kelurahan Jetis,   utusan Dari Bunda Paud Kecamatan,  dan Juga Bunda Paud Rw 08.

Parenting di mulai dari pukul 07.00 w. i. b  dan berakhir pada pukul 11.00. Di buka oleh Ib.  Diah dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya,  di lanjutan sambutan - sambutan dan Isian parenting yang di isi oleh Dosen Fakultas Psikologi Up 45 Yogyakarta,  yaitu Bapak  Fx.  Wahyu W. 

Antusiasme dari para peserta sangat terlihat ketika adanya sesi tanya jawab.  Hampir semua peserta mengajukan pertanyaan seputar tema dan yang menyangkut perkembangan anak. 

Seperti salah satu pertanyaan yang disampaikan oleh Ib.  Evi " Bagaimana upaya yang dapat di lakukan untuk mendampingi anak Slow Learner? "

Upaya yang dapat dilakukan adalah " Dengan mendampingi secara intens dari orang tua,  untuk proses belajar akademik maupun proses tumbuh kembangnya.  Adanya latihan dan pemahaman materi pelajaran secara berulang-ulang.  Dan yang terpenting adalah adanya * Komunikasi* ". ( Seperti yang di jelaskan Bapak Wahyu) 

Dari kegiatan ini dapat di ambil kesimpulan bahwa : 
🌷 Pembekalan pengetahuan itu sangat penting bagi Orang tua untuk memahami tumbuh kembang anak. 
🌷Pentingnya Komunikasi dan Pendampingan dari Orang tua untuk anak -anak yang mengalami Slow Learner. 
🌷 Serta, sebagai orang tua dan lingkungan, hendaknya kita tidak memberikan " Label/ Mendjusment" anak-anak kita untuk hal - hal yang tidak baik,  karena akan menjadikan anak kita akan tidak percaya diri dan menganggu proses tumbuh kembang anak. 

Dengan adanya Program Parenting yang di selenggarakan oleh Kelompok  Bermain Flamboyan Cokrokusuman Jetis ini di harapkan kedepannya akan berlanjut kerjasama-kerjasama antara Segenap Organisasi yang ada di Kelurahan Jetis dengan Fakultas Psikologi Up 45 Yogyakarta kedepannya.


Pembukaan serta sambutan dari Pendidik KB Flamboyan

Penyampaian materi oleh Bapak Wahyu. W


Pertanyaan oleh Para Peserta Parenting

0 comments:

Post a Comment