20.4.17

POST TRAUMATIC STRESS DISORDER


DELIANA VICRIA NURACHYANI
153104101096
PSIKOLOGI ABNORMAL

Gangguan Post Traumatic Stress Disorder  (PTSD) adalah gangguan kecemasan parah yang dapat berkembang setelah terpapar setiap peristiwa yang menghasilkan trauma psikologis. Kejadian ini dapat memicu ancaman kematian diri sendiri maupun orang lain bahkan merusak potensi integritas fisik, seksual, atau psikologis individu.Sebagai efek dari sebuah trauma psikologis, PTSD (Post Traumatic Stress Disorder/ gangguan stress pasca trauma) biasanya menunjukkan frekuensi gejala yang tidak sering muncul namun berlangsung cukup lama bila dilihat dan dibandingkan gejala pada penderita stress akut.

KASUS :


Raul (Mantan Veteran) disebabkan oleh kematian prajurit yang di pimpinnya raul melihat ledakan besar dan berlari karena melihat kaki pria terpotong dan menghantui hidup raul. Setelah perang raul menikah , dalam satu tahun alisia(istri raul) menyadari  suaminya punya masalah minuman keras, ia sering mabuk dan ini disebabkan oleh peristiwa Vietnam. sikap pemarah  raul dan kecanduan alkohol mengancam kaluarganya. raul selalu bermimpi buruk dan flashback ke kejadian di Vietnam mengalami mimpi buruk karena PTSD. Raul mencoba untuk mengantung diri , untungnya  anak raul 5 (th), menyelamatkanya.
KESIMPULAN :

Merasa terguncang atau terpukul setelah kejadian tragis merupakan hal yang wajar, tetapi jika perasaan tersebut tidak kunjung berkurang atau bertambah parah setelah berlalu selama tiga minggu hingga satu bulan, segera periksakan diri ke dokter.

Sumber :


0 comments:

Post a Comment