18.4.17

KURANGNYA KEMAMPUAN BERBAHASA TERHADAP PERILAKU SOSIAL




ARTIKEL PSIKOLOGI SOSIAL
KURANGNYA KEMAMPUAN BERBAHASA TERHADAP PERILAKU SOSIAL
Oleh                : Chatu Septiana
NIM                : 16.310.410.1155
Fakultas           : Psikologi
Universitasi Proklamasi ’45 Yogyakarta

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh seseorang untuk menerima, meminta atau bertukar informasi. Kegunaan bahasa dalam kegiatan sehari-hari sangatlah penting demi keberlangsungan komunikasi seseorang. Tidak ada bahasa berarti komunikasi seseorang terputus atau bahkan tidak akan terjadi komunikasi.
Tidak semua orang memiliki kemampuan bahasa yang hebat dan bisa melakukan komunikasi terhadap semua orang karena penggunaan bahasa terhadap lawan bicara di kelas-kelaskan menurut derajat dan kelas sosial seseorang. Kemampuan berbahasa seseorang rendah akan susah berkomunikasi dengan orang-orang lain ayng kemungkinan kelas sosialnya tinggi atau berhadapan dengan orang penting. Seseorang perlu menata bahasanya untuk berkomunikasi yang baik dan benar dengan memperhatikan etika berkomunikasi.
Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakar untuk bekerjasama, berinteraksi dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik dan sopan santun yang baik. Kemampuan seseorang dalam berbahasa berarti kemampuan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain untuk membangun konteks sosial.
Dari kasus diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa seseorang mempengaruhi perilaku sosial seseorang karena ketika seseorang kurang menguasai bahasa atau kata-kata, maka seseorang tersebut susah bersosialisasi yang perantara dari perilaku sosialisasi tersebut adalah bahasa.

Sumber:
Uin Sukijo, Poniman. 2017. www.kompasiana.com. Diunduh pada tanggal 18 April 2017.

0 comments:

Post a Comment